Terjebak Pernikahan Dengan Pria Dingin

Terjebak Pernikahan Dengan Pria Dingin
65. Lah Kok????


__ADS_3

Fla menghela nafasnya kasar sambil menoleh ke sebelah kirinya untuk melihat jalanan.


Mendengar itu Barron yang sedang fokus menyetir langsung melirik Fla sesaat.


"Kenapa lagi?" tanya Barron.


"Aku masih kepikiran sama kata-katanya Andin tadi." jawab Fla.


"Kata-kata yang mana lagi? Udah lah gak usah di pikirin masalah ini lagi, cukup kamu pikirin kuliah kamu aja, urusan lain biar aku yang pikirin." balas Barron.


"Yang bilang kalau nanti anak kita hasilnya kayak aku waktu dulu, kamu jadi perburukan keturunan." jawab Fla.


Barron terkekeh kecil mendengar jawaban Fla. Sontak Fla menoleh ke arah Barron.


"Kok Kakak ketawa sih? Emangnya lucu apa! Ini tuh masalah besar tau gak! Kalau nanti anak kita di bully karena bentuknya kaya aku dulu gimana?" omel Fla.


"Aku yakin kalau nanti gen aku lebih banyak dari gen kamu, yah... bisa di bilang nanti anak-anak kita plek ketiplek semuanya sama aku. Jadi gak ada yang harus kamu takutkan lagi." jawab Barron penuh percaya diri.


"Cih! Pede banget!" decih Fla.


"Ya udah kalau gak percaya, kita liat aja nanti!" balas Barron.


Tiba-tiba Fla tersenyum licik.


"Kalau gitu, udah bisa lah kita cicil dari sekarang." goda Fla.


Barron langsung menoleh ke arah Fla dan memberikan tatapan sinis pada Fla.


"Jangan sembarangan ngomong! Aku gak suka nyicil! Kalau memang udah saatnya, aku kasih langsung kontan!" ucap Barron.


"Cih! Gak suka nyicil tapi tiap malam ngajakin mulu! Buang di dalam terus lagi itu." sindir Fla.


Mendengar itu, tiba-tiba Barron teringat sesuatu.


"Kamu minum pil-nya kan tiap hari?" tanya Barron dengan raut wajah serius.

__ADS_1


Mata Fla langsung membulat lebar.


Mati gue! pekik Fla dalam hati.


Sudah satu bulan ini Fla tidak pernah mengkonsumsi pil penunda kehamilan.


"I-iya." jawab Fla berbohong, ia takut kena marah Barron kalau Barron tau dirinya sudah tidak lagi mengkonsumsi pil penunda kehamilan.


Barron menghela nafasnya kasar. Ia yakin hal yang ia takutkan tidak akan terjadi.


"Bagus lah kalau begitu." balas Barron.


Tapi tidak dengan Fla, lehernya terasa tercekik dan nafasnya terasa sesak mengingat kalau dirinya tidak lagi minum pil penunda kehamilan.


Habis gue nih kalau sampe gue hamil! Bisa kena pasal gue sama Kak Barry. Gumam Fla dalam hati.


Fla mengambil ponselnya dari dalam tas lalu membuka kalender.


Udah lewat seminggu, apa jangan-jangan gue udah hamil? gumam Fla lagi.


"Kamu kenapa? Muka kamu kok merah gitu?" tanya Barron yang sejak tadi mencuri-curi pandang melihat Fla.


"Hah? Gak pa-pa kok Kak. AC-nya kurang dingin." jawab Fla grogi lalu menurunkan suhu AC mobil.


Barron hanya membulatkan mulutnya dan kembali fokus menyetir.


💋💋💋


Apartemen.


Sesampainya di apartemen hal yang langsung Fla lakukan adalah mencari pil KB lalu cepat-cepat membawanya ke dalam kamar mandi.


Demi menghilangkan jejak, Fla pun membuang pil-pil itu ke dalam kloset.


Setelah tiga puluh pil terbuang di kloset, barulah Fla bernafas lega.

__ADS_1


"Mudah-mudahan gak ketauan." lirih Fla sambil memegang dadanya.


Pukul 20.00


Selesai makan malam, Barron menggiring Fla ke ruang tengah lalu mendudukkan Fla di sofa panjang.


Fla mengernyitkan keningnya.


"Kakak gak nyuruh aku belajar?" tanya Fla bingung karena Barron kan sudah melihat hasil UTS Fla jelek, jadi harusnya sehabis makan Barron menggiringnya ke ruang belajar bukan malah ke ruang tengah.


"Hari ini libur dulu. Mood aku juga lagi gak bagus buat belajar atau ngajarin kamu belajar. Jadi besok aja kita mulai belajar yang serius." jawab Barron.


OOO. Fla hanya membulatkan mulutnya.


"Terus sekarang kita ngapain?" tanya Fla.


"Nonton. Aku mau kamu nemenin aku nonton Harry Potter, aku mau rewatch Harry Potter 1 sampe 8." jawab Barron.


"Hah???? Mau selesai jam berapa nanti itu Kak?" kaget Fla.


"Eits, gak boleh protes itu hukuman kamu!" balas Barron.


Barron pun memasukkan flasdisk ke soket USB di televisi. Semua koleksi film Harry Potter Barron, Barron simpan di dalam flashdisk itu.


Setelah itu, barulah Barron duduk di sebelah Fla.


Film pun mulai di putar, tapi ada yang aneh karena pembukaan film Harry Potter tidak seperti pembukaan seperti biasanya.


Kok JAV HD? Gumam Barron dalam hati saat melihat pembukaan film.


💋💋💋


Bersambung...


Yang tau JAV HD wajib komen!!!!

__ADS_1


Jangan lupa tinggalin jejak yah. 💋💋💋


__ADS_2