Terjebak Pernikahan Dengan Pria Dingin

Terjebak Pernikahan Dengan Pria Dingin
45. Kelicikan Barron


__ADS_3

Setengah jam kemudian.


Beberapa rangkaian kalimat untuk menyatakan perasaannya pada Fla pun sudah tersusun rapih di otak Barron sekarang. Barron pun beranjak dari duduknya lalu keluar dari ruang belajar dan berjalan menuju ruang tengah.


Sesampainya di ruang tengah, Barron langsung menghela nafasnya lemas karena ternyata Fla sudah tidur diatas sofa.


Ambyar sudah rangkaian kalimat yang susah payah Barron rangkai.


Tidak tega membangunkan Fla, Barron pun menggendong Fla dan memindahkan Fla ke kamar.


Sesampainya di kamar, Barron langsung membaringkan Fla diatas ranjang lalu menyelimuti tubuh Fla, setelah itu Barron duduk di tepi ranjang sebelah Fla untuk menatap wajah Fla yang sedang tidur.


Setelah beberapa menit memandangi wajah Fla, Barron pun mengecup kening Fla.


"I love you, Fla. Mimpi indah yah." ucap Barron setelah mengecup kening Fla.


Setelah itu Barron pun beranjak dari duduknya lalu keluar dari dalam kamar dan berniat kembali ke ruang belajar untuk menyelesaikan tugasnya.


Melihat meja ruang tengah yang masih berantakan, Barron pun membereskan meja ruang tengah terlebih dahulu sebelum lanjut belajar.


💋💋💋

__ADS_1


Pukul 23.30


Karena sudah larut malam dan mata Barron juga sudah tidak bisa diajak kompromi, Barron pun menutup laptopnya dan keluar dari ruang belajar lalu masuk kedalam kamar.


Saat masuk di ruang tidur dan melihat Fla yang sangat pulas, tiba-tiba saja Barron tersenyum licik, entah setan apa yang merasuki pikiran Barron, hingga ia punya ide untuk membuat Fla memeluknya sepanjang malam.


Barron merendahkan suhu ruangan di suhu terendah kemudian mengganti selimut dengan yang lebih tipis setelah itu barulah ia mengganti lampu ruang tidur menjadi mode remang-remang, tak lupa Barron menyembunyikan remote AC dan lampu agar Fla tidak bisa mengubah suhu AC sebelum ia naik keatas ranjang.


Kini Barron sudah berbaring diranjang dengan posisi terlentang dan siap menerima pelukan dari Fla sambil mengucapkan mantra dalam hati.


Ayo peluk, ayo peluk, ayo peluk. Begitulah mantra Barron.


Sebenarnya tanpa perlu mengucapkan mantra pun Barron bisa langsung menarik Fla untuk memeluknya atau bahkan Barron yang langsung memeluk Fla. Tapi Barron tidak mau melakukan itu karena beresiko tinggi akan membuat Fla terbangun.


Tak lama Fla pun mengerjapkan matanya saat menyadari kalau dirinya sedang memeluk guling hidup. Melihat Fla mengerjapkan matanya, Barron pun cepat-cepat memejamkan matanya dan pura-pura tidur.


Mata Fla pun terbuka lebar, betapa kagetnya Fla melihat kalau saat ini dirinya sedang memeluk Barron.


"Astaga, kok bisa-bisanya sih gue meluk dia!" gerutu Fla pelan tapi masih bisa di dengar Barron yang sedang pura-pura tidur.


"Ini kenapa jadi dingin banget gini sih!" dumel Fla lagi sambil menjauhkan tubuhnya dari Barron kemudian beranjak dari atas ranjang dan hendak mengambil remote AC yang biasanya menempel di dinding.

__ADS_1


"Loh remotenya mana?" monolog Fla bertanya-tanya karena tak mendapati remote AC di tempatnya.


Fla pun berjalan menuju nakas di sebelah Barron untuk mencari remote lampu ruang tidur, tapi remote lampu pun juga tidak ia dapati dimana-mana.


"Pada kemana sih remote semua? Gue mana bisa tidur kalau dingin banget gini, bisa hipotermia gue!" Gerutu Fla kesal.


Tak lama Fla melihat Barron yang kelihatannya tidur dengan nyenyak. Melihat Barron yang terlintas di otak Fla kalau Fla tidur dalam pelukan Barron untuk membantu tubuh Fla agar tetap hangat.


Karena matanya sudah sangat ngantuk dan dia juga sudah malas mencari remote AC dan lampu, mau tidak mau Fla naik lagi diatas ranjang dan melakukan apa yang barusan terlintas di otaknya.


Ia menarik tangan Barron dengan sangat hati-hati agar tidak membangunkan Barron. Gengsi lah kalau sampai Barron bangun dan melihat aksinya, begitulah pikir Fla.


Fla pun mengarahkan tangan Barron untuk memeluknya setelah itu Fla menarik selimut sampai menutupi kepala Fla tapi ditubuh Barron hanya menutupi sebatas leher Barron.


Setelah selimut menutupi sampai kepala Fla, Barron pun tersenyum tipis karena rencananya berhasil.


💋💋💋


Bersambung...


Modusmu Barongsai 🤦

__ADS_1


Jangan lupa tinggalin jejak yah. 💋💋💋


__ADS_2