
Selagi dalam perjalanan, Barron mengirim pesan pada Fla terlebih dahulu untuk menanyakan dimana keberadaan Fla tanpa memberitahu Fla kalau sekarang dirinya sedang dalam perjalanan menuju kampus Fla. Untungnya Fla masih ada di kampus dan tinggal menyelesaikan satu SKS lagi.
"I love you." ucap Barron mengirimkan voice note pada Fla.
Uweeek... Yudha yang mendengar itu langsung mual mendengar kata-kata Barron. Tingkah Barron saat berkirim pesan pada Fla saja sudah membuat Yudha geli karena Barron senyum-senyum sendiri, eh... sekarang di tambah dengan ucapan cinta, rasanya Yudha menyesal numpang di mobil Barron.
Yah maklumi saja Yud, si beruang kutub lagi kasmaran jadi colokannya korslet.
Dua puluh menit kemudian.
Universitas Dharma Pelita Bakti.
Kini Barron dan Yudha sudah sampai di kampus Fla.
Sesampainya di kampus Fla, Barron dan Yudha pun berjalan memasuki gedung kampus, benar saja dugaan Barron kalau di kampus Fla dirinya akan menjadi pusat perhatian para cabe-cabean dan untungnya Barron membawa Yudha sebagai tameng.
Barron dan Yudha terus berjalan melihat-lihat kampus Fla, sampai akhirnya langkahnya terhenti di papan pengumuman. Di papan pengumuman itu tertulis besar-besar HASIL UJIAN MID SEMESTER GENAP JURUSAN MANAJEMEN BISNIS.
Manajemen Bisnis? Itu kan jurusan Fla. Gumam Barron dalam hati.
Barron yang penasaran pun mendekati papan pengumuman itu dan mencari nama Fla.
Besar harapan Barron istrinya mendapat nilai B karena selama ini Barron sudah banyak memberikan materi yang di pelajari Fla yah walaupun waktu ujian kemaren Barron tidak lagi memberikan materi dan menemani Fla belajar, tapi Barron percaya kalau Fla belajar saat ujian.
__ADS_1
Tapi sayangnya harapan Barron tinggal lah harapan, ia melihat nama istrinya dengan nilai rata-rata C.
Barron menghela nafasnya kasar.
Kok bisa dapet nilai segini? Apa jangan-jangan materi yang aku berikan gak keluar di ujiannya? Gumam Barron dalam hati.
Bukannya menyalahkan Fla, Barron malah menyalahkan dirinya sendiri karena istrinya mendapat nilai yang tidak sesuai harapannya.
💋💋💋
Sementara di kelas Fla. Kelas baru saja selesai, Fla dan Rachel pun keluar dari dalam kelas. Baru juga sampai di pintu, Fla dan Rachel sudah mendengar para mahasiswi heboh karena melihat laki-laki tampan yang mereka sebut DEWA KEGANTENGAN.
Mendengar para mahasiswi sedang heboh membicarakan Dewa Kegantengan, Fla dan Rachel hanya terkekeh kecil.
"Gak lah! Orang lakik gue lebih ganteng dari laki-laki manapun kok! Lagian yang pantes di sebut Dewa Kegantengan itu cuma lakik gue doang deh, laki-laki yang lain mah gak ada pantes-pantesnya." jawab Fla.
"Cih! Dasar bucin! Gini nih kalau udah dapet vitamin C! Kemaren-kemaren aja ngedumel mulu loe tiap hari perkara si barongsai gak bilang cinta." ejek Rachel.
Fla hanya terkekeh kecil mendengar ejekan Rachel.
"Ngomong-ngomong vitamin C itu apaan?" tanya Fla.
"Vitamin Cinta, vitamin Ci.pok, vitamin Cangkul, vitamiii.....in...." Rachel menggantung kata-katanya kala matanya melihat Barron yang ada di depan papan pengumuman.
__ADS_1
Fla mengikuti arah pandang Rachel.
"Vitamin Cilaka dua belas gue, Chel!" pekik Fla.
Fla dan Rachel pun saling pandang.
"Jadi Dewa Kegantengan yang di bicarain anak-anak ternyata lakik loe Fla." ucap Rachel.
"Gak penting itu sama gue Chel! Sekarang kita pulang dari gedung sebelah aja yuk, bisa habis gue kalau Kak Barry liat gue!" balas Fla.
"Kenapa?" tanya Rachel.
"Loe gak ngeliat tuh Kak Barry ada dimana? Pasti dia udah ngeliat nilai gue, Chel!" jawab Fla.
"Udah yuk, kabur!" ajak Fla sambil menarik tangan Rachel.
"Fla!!!!" baru juga Fla dan Rachel membalikkan badannya, tiba-tiba saja seseorang memanggil Fla.
💋💋💋
Bersambung...
Jangan lupa tinggalin jejak yah. 💋💋💋
__ADS_1