Terjebak Pernikahan Pria Kejam

Terjebak Pernikahan Pria Kejam
porsi kuli,


__ADS_3

''


''


''


''Arumi tampak lemas merasakan begah di perut nya setelah makan malam porsi kuli nya,


''Daniel tersenyum senang melihat Arumi tersiksa, menahan begah akibat Kekenyangan,


''Jangan bermalas malasan sekarang cepat pijitin aku titah Daniel lagi,


''Sebentar tuan, biar nasi di perut saya sedikit turun, lirih Arumi,


''makanya lain kali jangan membuat kesalahan, itulah akibat nya, ucap Daniel dingin,


''Akibat, jadi tadi hukuman, tanya Arumi dengan polos nya,


''Ya sekarang pijitin aku itu juga hukuman, karna kamu sudah makan banyak pasti sudah bertenaga kan, titah Daniel lagi,,


''Hukum terus,, tidak ada habis nya dengan hukuman, gumam Arumi kesal, malam ini Arumi menjalani vonis hukuman nya dengan memijit punggung yang mulia raja, hingga Daniel tertidur di sofa, Arumi menatap wajah tenang Daniel yang tertidur damai,


''Sebenar nya sih tampan sangat tampan, tapi sayang anda pria kejam, ya tuhan kenapa aku harus terjebak dan hidup dengan pria kejam ini, perlahan Arumi menyelimuti tubuh Danil,


''Arumi juga ikut merebah kan tubuh nya di karpet bulu melapisinya dengan bed cover, menarik selimut menyusul daniel menjemput mimpinya,


''Hingga pagi menjelang namun masih sangat gelap, jam masih menunjukkan jam empat pagi, Daniel merentang kan tangan merasakan sakit di sekujur tubuh nya, bagai mana tidak sofa yang ia tiduri sangat sempit untuk ukuran tubuh Daniel,


''Bagai mana bisa aku sampai tidur disini gumam Daniel, melihat ke bawah, ada Arumi yang sedang nyenyak dengan tidur nya,


"Gadis ini bisa tidur di mana saja, tanpa merasa tidak nyaman, apa lagi sofa sempit ini, gumam Danil lagi,


"Pijitan nya boleh juga, lain kali aku akan menyuruh nya memijit ku di ranjang, jika aku ketiduran tidak perlu merasakan sakit saat bangun seperti ini, Daniel berdiri dari duduk nya dan bergegas pindah di ranjang nya yang nyaman,


"Satu jam kemudian Arumi sudah terbangun perlahan membuka matanya, melihat sofa sudah kosong

__ADS_1


"Jam berapa pria kejam itu pindah, gumam Arumi melihat Daniel sudah pindah di ranjang nya, Arumi bergegas ke kamar mandi menuntaskan perut nya yang mulas,


"Daniel rupanya sudah bangun semenjak pindah dari sofa, tidak bisa tidur kembali, hanya berbaring dan memejamkan matanya,


''Lama sekali gadis itu di kamar mandi, apa dia tidur lagi di kamar mandi,


''Daniel bangun berjalan menuju kamar mandi, dengan sedikit keras Daniel menggedor pintu kamar mandi,


''Dor,, dor,, dor,,,!


''Sudah belum gantian woi,, mendengar pintu di gedor Arumi mendengus kesal,


''Kenapa dia sudah bangun sih, mana aku belum selesai, gerutu Arumi kesal,


''Iya sebentar, terdengar suara Arumi dari dalam,


''Ceklek, pintu terbuka Daniel menerobos begitu saja melewati Arumi,


''Tuan saya belum menyiap kan air mandi anda, Arumi berkata pelan dan hati hati,


''Tidak usah aku bisa sendiri, Arumi menutup pintu kamar mandi bergegas ke ruang ganti pakaian, menyiap kan semua keperluan Daniel,


''Kita turun sekarang, Sura Daniel terdengar dingin dan datar,


''Tuan tunggu, boleh hari ini saya tidak ikut sarapan, rasa kenyang tadi malam masih membuat perut ku sakit, Sura Arumi terdengar pelan dan hati hati takut jika Daniel marah,


''Terserah, tapi jangan pergi dulu tunggu aku sampai selesai sarapan, tanpa menunggu jawaban Arumi Daniel keluar kamar duluan,


''Di meja makan Arumi hanya meminum jus jeruk itu pun hanya sedikit,


''Menunggu Daniel sampai selesai dan berangkat ke kantor, melewati pintu gerbang Daniel melihat pria berdiri di dekat mobil nya,


''Siapa lagi pria itu Al, tanya Daniel tanpa melihat ke arah nya,


''Teman nona tuan, jawab Allan jujur,

__ADS_1


''Cih berani sekali memanggil pria untuk menjemput nya, sinis Daniel,


''Mereka bertiga tuan, gadis yang kemarin juga ada, jelas Alan,


''Kamu tau kenapa gadis itu bekerja Al, apa uang dari kakek kurang banyak, bukan kah kakek sudah memberinya uang sarat dia mau menikah dengan ku, tanya Daniel lagi,


''Memang seperti itu tuan, tapi nona sama sekali tidak mengetahui uang itu, tuan Geri meminta suntikan dana dari kakek untuk perusahaan nya, dan tuan Geri menjanjikan akan membagi dua keuntungan, namun kakek menolak, kakek meminta salah satu putri tuan Geri untuk di nikah kan dengan om Johan sengaja kakek tidak mengatakan nama anda, karna kakek tau orang seperti apa tuan Geri, dan ahir nya nona lah yang tuan Geri berikan pada kakek sebagai sarat yang kakek minta, terang Allan,


''Jadi kesimpulan nya, dia gadis pembayar utang, kenapa dia mau kan bisa menolak nya, ucap Daniel


''Nona tidak bisa menolak nya jika itu menyangkut perusahaan ayah nya, jelas Alan


''Perusahaan ayah nya maksud nya apa,,,!


"Perusahaan itu adalah milik mendiang tuan Gerald, ayah nona muda yang di rebut paksa oleh tuan Geri dan istri nya, kematian tuan Gerald karna di sengaja, bukan murni kecelakaan, jelas Alan lagi,


''Jadi gadis itu benar benar putri paman Gerald, batin Daniel yang sangat mengenal ayah Arumi dengan baik,


'' Dari mana kamu tau cerita ini Al, kejadian itu sepuluh tahun yang lalu mungkin kita masih kuliah, tanya Daniel penasaran,


''Maaf tuan saya tidak sengaja mendengar kakek bicara dengan om Johan, jelas Allan,


''Jadi kakek sudah tau semua tentang ini, tentang paman Gerald dan keluarganya, Alan mengangguk pelan,


''Atas nama paman Gerald buka kembali kasus kecelakaan itu Al, usut sampai tuntas orang macam Geri harus di beri pelajaran, Daniel mengingat semua kebaikan sahabat ayah nya itu, perjuangan nya membangun perusahaan, meski usia Daniel masih kecil, akan tetapi Daniel masih mengingat dengan baik, yang Daniel tau sahabat ayah nya itu meninggal karna kecelakaan tidak tau jika kecelakaan itu memang di sengaja untuk melenyap kan nyawanya,


''Nona akan sangat senang mengetahui anda membantunya tuan, mendengar ucapan Allan, Daniel melirik Alan sekilas


''Entah lah aku tidak merasa membantunya, aku hanya ingin membantu mengambil kembali hak paman Gerald, daniel berkata jujur apa yang ada di pikiran nya,


''Apa kakek tidak ingin membantunya, tanya Daniel lagi,


''Saya tidak tau tuan, jawab Allan,


''Kakek hanya menunggu anda bergerak, yang jelas kakek pasti senang mendengar tuan membantu nona mendapat kan perusahaan nya kembali, batin Allan,

__ADS_1


''Pikiran Daniel jauh menembus masa lalu, mengingat kembali masa sulit nya, dimana Daniel baru saja kehilangan sang ibu, Gerald datang bersama istri nya, menyemangati Daniel di masa terpuruk nya, menjadi kekuatan nya, selain kakek dan sang ayah Gerald juga orang yang menjadi inspirasi nya, hingga sang ayah juga pergi, meninggal kan nya, Gerald tetap di sisi nya, hingga berita meninggal nya Gerald dalam kecelakaan,


''Bersambung


__ADS_2