Terjebak Pernikahan Pria Kejam

Terjebak Pernikahan Pria Kejam
menyusun rencana


__ADS_3

''


''


''


''


''Kakek terbahak mendengar laporan dari pak bin mengenai Daniel dan istrinya, dengan beraninya Arumi menendang aset masa depan nya, karna merasa Daniel hendak memperkosanya, jika ia itu terjadi semua nya halal untuk Daniel dan itu juga adalah hak nya,


''Biar anak itu tau rasa anggap saja ini balasan nya, hari itu hampir saja mencelakai Arumi,


''Akan tetapi mendengar laporan Allan yang akan membuka kembali kasus kecelakaan mendiang Gerald, membuat kakek senang, hal yang di tunggu akhirnya datang juga, poin yang membuat kakek senang adalah kepekaan Daniel, melakukan yang seharusnya di lakukan tanpa perintah dari kakek,


''Mengenai adik Arumi Rose, kakek juga sudah mengetahui keberadaan nya,


''Semua akan kembali kepada pemilik aslinya orang yang serakah tidak akan bertahan lama, berbeda dengan orang merintis semua dari awal, sudah saat nya, gumam kakek Alek,


''Jho'' kamu awasi saja Allan dan cucu ku dari jauh, jika mereka membutuhkan bantuan kamu muncul lah, titah kakek,


''Seperti nya tidak perlu tuan, saya yakin Alan pasti bisa mengatasi nya sendiri, ucap johan


''Anak itu memang, aku juga sangat percaya pada nya, kita hanya berjaga jaga saja, lanjut kakek,


......................


Di tempat lain Paula sedikit kuatir dengan ucapan sekertaris Daniel, yang ingin membuka kembali kasus kecelakaan sepuluh tahun yang lalu,


''Siang ini tepat nya di markas mereka, sebuah vila di pinggiran kota Paula dan Geri mengumpul kan semua anak buah mereka, tepat nya mereka sedang meeting untuk menyusun sebuah rencana, Geri yang mulanya hatinya sedikit membaik terhadap kedua keponakan nya, kini kembali di kejam setelah mendengar laporan sang istri, tepat nya sedang ketakutan, takut jika kejahatan nya melenyap kan sang kakak akan terbongkar,


''Rencana apa yang ingin kita lakukan tanya Geri pada sang istri,


''Kita akan Serang dua duanya, terang Paula,


''Maksud nya apa,,! tanya Geri lagi,


"Kita akan memakai plan B yaitu menculik Arumi, untuk kita jadikan Sandra, supaya mereka mundur untuk tidak mengusik kisah sepuluh tahun lalu, sembari mencari keberadaan rose,


"Anak sialan itu pakai kabur segala,

__ADS_1


"Bagai mana dengan suami Arumi tuan Daniel, Arumi di bawah lindungan mereka sekarang, ucap Geri, Paula tersenyum tipis,


"Aku sangat yakin tuan Daniel tidak pernah mencintai Arumi, untuk apa kita takut, tuan Daniel tidak akan pernah merasa kehilangan jika Arumi tidak ada, lagian sebentar lagi kekasih nya juga akan kembali, kita manfaat kan saja semua nya, terang Paula,


"jika tuan Daniel tidak perduli pada Arumi, lalu untuk apa sekertaris nya membuka kembali kasus itu, ucap Geri lagi,


"Aku tidak perduli, yang terpenting sekarang aku bisa menyelamat kan kehidupan kita, putri putri kita bisa hidup dengan layak dan mewah tanpa kekurangan sedikit pun, Paula begitu berambisi,


''Kita culik Arumi kita ancam dia, bilang saja adik nya sekarang di tangan kita dan sedang berada di suatu tempat, dengan begitu Arumi tidak akan bisa berkutik lagi, aku yakin mereka juga pasti belum menemukan anak itu, lanjut Paula,


''Terserah kamu saja, aku sudah menyiap kan orang orang ku, sebagai bukti dan saksi terjadinya kecelakaan itu, kita sabotase kembali, ucap Geri,


''Bagus kamu memang paling bisa ku andal kan, Paula tersenyum licik,


mengingat kisah lalu, Paula dan Talia adalah saudara sepupu, Paula yang selalu iri dengan kehidupan Talia bahkan setelah mereka menikah, kehidupan Talia yang mewah karna menikah dengan pengusaha muda, sedang Geri kala itu hanya menjadi bawahan kakak nya, meracuni pikiran Geri untuk merebut perusahaan sang kakak, merencanakan pembunuhan, seolah terjadi kecelakaan dan menyabotase kematian sang kakak, Talia yang kala itu sedang hamil besar, dokter hanya bisa menyelamat kan bayinya tidak dengan sang ibu,


''Selamat siang nyonya, Darko anak buah Paula datang menghadap,


''Ada apa,,,


''Maaf nyonya semua sudah berkumpul, lapor anak buah Paula,


''Paula dan Geri bergegas menemui seluruh anak buah nya yang sedang menunggu di tempat biasa,


''Bagus kalian semua sudah siap, dan kalian tau kan tugas Masing masing, tanya Paula,


''Siap bos, kami semua mengerti,


''Darko kerah kan anak buah mu, untuk menculik Arumi bawa dia kesini hidup hidup,


''Siap bos di mengerti,


''bagus,,,!


''Dan kamu Jono, awasi pergerakan sekertaris Al, titah Paula,


''Siap bos,,,!


"Dan kamu jawara, awasi setiap pergerakan dari anak buah tuan Alex, titah nya lagi,

__ADS_1


"Dan kalian segera ketemukan anak itu, bawa anak itu kesini hidup hidup,


"Paula tersenyum senang, setelah memberi perintah dan tugas untuk anak buah nya, dengan begini dia bisa membaca pergerakan setiap musuh, yakin berhasil dengan rencana nya, sedang Geri menurut semua rencana sang istri, dahulu juga seperti itu semua skenario yang kecelakaan sang kakak otak di balik semua adalah sang istri,


''Berhasil merebut perusahaan sang kakak nyatanya Geri tak begitu piawai dalam berbisnis, terbukti dalam sepuluh tahun terakhir sudah beberapa kali perusahaan hampir gulung tikar di tangan Geri,


''Selain istri dan kedua putrinya yang gemar hidup mewah, menghamburkan uang untuk sesuatu yang tidak penting, tak jarang mereka berkumpul dengan kaum sosialita hanya untuk ajang pamer kekayaan,


''Sayang,, Paula menghampiri suaminya yang tampak sedang termenung,


''Iya ada apa, membawa sang istri duduk di pangkuan nya,


''Ada apa, tanya lagi,,


''Kamu setuju kan dengan semua rencana ku, ucap Paula seraya bermanja manja,


''Terserah kamu saja, asal kamu bahagia aku ikut saja,


''Bukan hanya aku tapi ini untuk keluarga kita aku kamu dan anak anak, kamu tidak ingin kan melihat hidup anak kita sengsara, Geri mengangguk pelan senyum tipis menghiasi bibir nya,


''Kali ini kita harus berhasil lagi, tidak siapapun yang akan menggagal kan semua rencana kita, apa lagi membuat hidup kita hancur, ucap Paula wajah nya menyeringai jahat, Geri hanya diam seraya mencium mengendus bahu terbuka istrinya,


''Aku tau,, akan tetapi entah mengapa kali ini perasaan ku merasa takut, lirih Geri,


''Apa yang kamu takut kan, dahulu kita belum punya banyak anak buah hanya beberapa saja, nyatanya kita berhasil, apa lagi sekarang kita punya begitu banyak anak buah handal, tidak ada alasan kita untuk takut, ucap Paula,


''Sayang apa kamu mendengar ku, tanya Paula merasakan geli di bahunya kecupan demi kecupan ia rasakan semakin membuat nya terlena,


''Sayang kita sudah lama tidak melakukan nya, aku terlalu sibuk di luar kota, apa kamu tidak merindukan ku, suara Geri mulai terdengar serak, menahan hasrat yang mulai menjalar,


''Sayang aku akan memberi servis terbaik mu, tapi apa kamu tadi mendengar semua yang aku ucap kan, ucap Paula lagi,


''Aku mendengar nya sayang, pendengaran ku masih berfungsi dengan baik, aku selalu mendukung mu apapun itu


''Terimakasih sayang, ucap Paula,,


''Selamat hari natal, bagi yang merayakan nya, raider setiaku terimakasih masih setia di lapak receh author,


'''Bersambung,,

__ADS_1


__ADS_2