Terjebak Pernikahan Pria Kejam

Terjebak Pernikahan Pria Kejam
kabar baik,


__ADS_3

''


''


''


''Siang itu, rose tampak termenung duduk di balkon kamar nya, rasa rindu dan kuatir pada sang kakak tak terbendung lagi, begitu bahaya nya jika paman Geri dan bibi Paula mengetahui keberadaan nya sekarang, tak lama kemudian, tampak mobil Darius memasuki halaman rumah, bisa rose lihat dari balkon kamar nya,


''bergegas rose keluar dari kamar nya berlari kecil menuruni tangga,


''Nona jangan berlari nanti jatuh, panik Nunik, melihat nona muda nya berlari menuruni tangga, mendengar teriakan Nunik bik Lasmi ter buru buru keluar dari dapur,


''Roose,, bik Lasmi yang panik juga ikut berteriak,


''Rose tidak apa apa Buu,,! lihat lah rose sudah mendarat dengan selamat, tersenyum senang tanpa tau perasaan panik bik Lasmi dan Nunik,


"Rose lain kali jangan seperti itu, ibu lama lama bisa jantungan, bik Lasmi sedikit cemberut, untuk menarik simpati Rose,


"Maaf Bu Rose janji tidak akan melakukan nya lagi, ucap nya sendu,


"Anak pinter janji nya tidak akan melakukan hal itu lagi, jangan buat ibu kuatir, rose mengangguk cepat


''kenapa turun, tanya bik Lasmi lagi,


"Rose melihat mobil paman sudah datang, Rose hanya ingin menemui paman,


"Siapa yang ingin bertemu dengan paman, seru Darius di ambang pintu,


"Paman,


"Apa keponakan paman tau kalau paman pulang bawa hadiah untuk keponakan paman yang cantik ini, lanjut Darius menggoda rose,


"Benarkah hadiah apa paman, tanya rose antusias begitu mendengar kata hadiah,


"Sebentar, Darius menunggu penjaga membawa nya masuk,


''mana paman,


"Itu hadiah nya, sebuah boneka beruang warna cokelat berukuran besar dua kali lipat tubuh Rose,


"Ini untuk Rose paman,,,! serunya senang,


"Bik Lasmi melihat itu hatinya terenyuh, jangan kan boneka baju saja menunggu Rumi punya uang untuk membelinya, semenjak di lahir kan belum pernah sekalipun rose menerima hadiah boneka, semua mainan nya adalah bekas Arumi punya, yang masih tersimpan rapi di gudang bahkan baju ganti sehari hari juga bekas Arumi punya, sejak di lahir kan tidak ada kehidupan mewah untuk Rose, berbeda dengan Arumi sempat merasakan nya sebelum kecelakaan itu terjadi,


"Terimakasih nak rius, lirih bik lasmi,

__ADS_1


"Jangan mengucap kan terimakasih Bu, ini sudah menjadi hak rose kita, hak yang seharusnya ia dapat sejak dulu, jawab Darius


"Sebulan tinggal bersama Darius, rose sudah mendapatkan kemewahan orang tuanya kembali meski belum sepenuh nya, kebebasan nya juga masih terenggut, Darius melarang nya keluar dari rumah, hanya untuk bersekolah saja itu pun dengan pengawalan yang ketat, meski rose sudah berfikir lebih dewasa dari usianya yang masih sepuluh tahun akan tetapi naluri anak anak nya juga masih ada, merasa sangat senang setiap kali Darius membawakan nya mainan baru,


"Tuan Darius, sapa peria tinggi tegap yang berdiri di ambang pintu,


"Oza kamu kembali, kenapa tidak mengabari ku dulu, Darius sedikit kaget dengan kehadiran salah satu orang kepercayaan nya,


"Saya ingin bicara dengan tuan, tegas Oza,


"Ke ruangan ku saja, Darius berjalan menuju ruang kerjanya di ikuti Oza dan salah satu anak buah nya,


"Ada kabar apa dari kota j, tanya Darius tanpa basa basi,


"Begini tuan sekertaris tuan Daniel ya itu tuan Alan sepertinya membuka kembali kasus kecelakaan mendiang tuan Gerald, lapor Oza,


"Apa kamu yakin, tanya Darius,


"Yakin tuan, saya sudah menyelidiki nya sendiri, dan semua nya atas perintah tuan Daniel sendiri, jelas Oza lagi,


"Kenapa kamu tidak memberi tau ku lewat telpon, tanya Darius lagi,


"Tidak tuan saya ingin menyampaikan nya secara langsung kepada anda, lanjut Oza,


"Aku akan ke Jakarta besok, lebih cepat lebih bagus, aku ingin segera dan sangat tidak sabar melihat Geri dan istri nya membusuk di penjara, enak sekali mereka menikmati harta kekayaan hasil jerih payah tuan ku, Darius tampak geram dan menahan marah mengingat kejahatan Geri,


''Bagai mana perkembangan nona Arumi, tanya Darius lagi,


''Sejauh ini seperti biasa tuan, tidak ada yang berubah, nona masih kuliah dan bekerja saat pulang kuliah, jelas Oza tanpa menambahi atau mengurangi, tapi tuan Daniel kelihatan nya sudah mulai menunjuk kan rasa suka nya terhadap nona muda, lanjut lapor Oza,


''Awasi terus jaga nona muda dari kejauhan, jangan sampai ada orang curiga termasuk orang orang suruhan istrinya Geri, pesan Darius pada Oza,


''Baik tuan anda jangan kuatir, soal itu, dan kapan tuan akan ke kota j, tanya Ozan memastikan,


''Secepat nya aku akan membicarakan ini dulu dengan Bu Lasmi, jelas Darius,


''Baiklah tuan kalau begitu saya permisi dulu, Ozan pamit undur diri meninggal kan ruangan Darius,


''darius juga hendak keluar dari ruangan nya memanggil Bu Lasmi membicarakan rencana kepergian nya ke kota j, kebetulan Nunik lewat di depan ruang kerjanya,


''Nunik,,


''ya tuan,,


''kenapa kamu di sini di mana rose,,

__ADS_1


''Saya baru dari kamar nona tuan, bik Lasmi sedang menyuapi nona salad buah, jelas Nunik,


''Ya sudah kamu gantikan, suapi nona salad buah, panggil ibu Lasmi kesini titah nya,


''Baik tuan,,


''Nunik bergegas menghampiri bu Lasmi yang sedang menemani rose bermain sekaligus menyuapi rose salad buah, di taman belakang rumah,


''Bu, panggil Nunik,


''Ada apa nik, jawab Bu Lasmi pelan,


''Tuan Darius memanggil anda, tuan menunggu di ruang kerja nya, ucap Nunik,


''Ya sudah kamu disini gantikan, awasi nona muda, Nunik tersenyum seraya mengangguk pelan,,


Darius di ruang kerja nya sedang menunggu kedatangan Bu Lasmi, tak lama kemudian pintu terbuka,


''Ibu,, duduk lah, Darius berdiri dari duduk nya membawa Bu Lasmi duduk di sofa,


''Ada apa nak, sepertinya penting sekali sampai harus memanggil ibu kesini, tanya Bu Lasmi penasaran,


''Iya Bu ini sangat penting, jawab nya seraya tersenyum mengurangi gurat ketegangan di wajah Bu Lasmi,


''Semoga kabar baik nak,, Darius mengangguk, pelan seolah mengiyakan ucapan Bu Lasmi,


''Ibu jangan tegang, tidak ada yang bahaya, justru apa yang ingin ku sampaikan akan membawa kebaikan untuk kita semua nantinya, Bu Lasmi mengangguk dan tersenyum,


''Bicaralah nak,


''Begini Bu, aku akan segera ke kota j, mungkin agak lama di sana, karna tuan Daniel ingin membuka kembali kasus kecelakaan tuan Gerald, dan aku akan membantunya, terang Darius, mendengar ucapan Darius bik Lasmi tak percaya sekaligus bahagia,


''benarkah yang ibu dengar ini nak kamu tidak sedang berbohong kan, Darius menggeleng,


''Ibu sangat bersyukur nak,


''Aku juga Bu, kini tidak ada lagi rasa ketakutan ku akan keselamatan kedua nona kita, dua dua nya di tempat yang aman sekarang, jelas Darius,


''Pergilah nak doa ibu selalu menyertai mu, Bu Lasmi mengusap lembut bahu pria matang itu,


''Terimakasih Bu, ucap Darius,,


''Gengss like dan komen nya dong, biar author semangat, kritik akan membantu author dalam menulis, jangan lupa tinggalkan jejak,


''bersambung,,

__ADS_1


__ADS_2