
''
''
''
''Sore itu sepulang meeting Alan dan Daniel tak kembali lagi ke kantor, tanggung sebentar lagi waktu nya jam kantor pulang, Alan membawa mobil nya menuju restoran, sesuai perintah Daniel, menunggu dengan sabar kepulangan Arumi, tiga puluh menit sudah berlalu Arumi tak kunjung keluar Daniel melihat jam di tangan nya, tepat jam empat,
Benarkah dia pulang jam segini Al, kenapa dia belum pung juga, Daniel berdecak kesal,
''Kita tunggu sebentar tuan, Alan merasa ada yang aneh dengan tuan nya, tingkah nya sama persis seperti empat tahun lalu, saat merasakan jatuh cinta,
''Sepuluh menit kemudian tampak Arumi keluar dari restoran melalui pintu samping, Alan segera turun membuka pintu belakang untuk Arumi,
''Kenapa datang kesini, ketus Arumi,
''Patuh dan masuk lah nona, tegas Alan, suaranya terdengar datar, masih di kawasan restoran Arumi menurut dan patuh masuk kedalam mobil duduk di samping Daniel yang berwajah datar,
''Lihat lah Arumi bak Cinderella, gadis miskin yang beruntung di nikahi pria kaya, bisik bisik orang orang di dalam restoran, mereka hanya berani berbisik satu sama lain,
''Dengan kecepatan sedang Alan melajukan mobil nya menuju mansion, hening tak ada yang bicara satu sama lain
''Arumi menatap luar jendela, melihat pepohonan yang seakan ikut bergerak seiring mobil berjalan, ini kali pertama Arumi menaiki mobil Daniel,
''Alan memberhentikan mobil nya di sebuah supermarket, ada sesuatu yang ingin di belinya, Arumi melihat bapak bapak penjual ikan hias, duduk termenung menunggu dagangan nya,
''Mau kemana, Daniel sedikit kaget melihat Arumi yang tiba tiba membuka pintu dan turun,
''pak, panggil Arumi, penjual ikan hias itu menoleh seraya tersenyum,
''sudah laku ikan nya pak, tanya Arumi, seraya melihat ikan ikan di dalam plastik,
''Baru satu neng, jawab nya jujur,
''Dari jam berapa di sini pak, tanya Arumi lagi,
''Dari jam satu neng, jawab nya lagi,
''Ikan nya berapa satu pak, tanya Arumi lagi, melihat plastik berisi tiga ikan yang kecil ada juga berisi satu ikan yang besar, dalam satu plastik yang di kembangkan,
''Lima belas ribu neng, jawab nya lagi,
__ADS_1
''Ya sudah pak ini tinggal berapa aku belum semua,
''Ya sudah pak aku ambil semua, ini ada berapa, ucap Arumi seraya mengambil dompet di tas Selempang nya,
''semua seratus lima ribu neng ini ada tuju bungkus, ucap nya membungkus semua dagangan nya,
''Ini pak, kembali nya ambil saja, Arumi memberikan dua lembar pecahan seratus ribu,
''Neng ini kebanyakan kembalinya,,,!
"Tidak apa apa pak ini Rezki bapak, ucap Arumi tersenyum manis,
''Terimakasih neng, semoga Allah selalu melimpahkan kebahagiaan untuk neng, ucap bapak itu mendoakan Arumi,
''Amiin, jawab Arumi pelan,
''Nona biarkan saya yang membawa nya, Alan mengambil alin ikan di tangan Arumi, meletak kan nya di kursi depan samping kemudi Arumi kembali duduk di belakang di samping Daniel,
''Ada yang mau di beli lagi nona, tanya Alan sebelum menyalakan mesin mobil nya
''Tidak ada jawab Arumi singkat, Alan kembali menyalakan mesin mobil nya dan bergegas menuju mansion mewah Daniel,
''Tak berapa lama mobil Alan mulai melewati pintu gerbang, tampak penjaga menunduk hormat, ketika mobil melewatinya,
''saya masih punya tangan dan bisa membuka pintu sendiri pak, ucap Arumi, pada pak bin,
''Biar saya yang bawa nona anda masuk saja, Alan mencegah Arumi yang hendak mengambil ikan nya,
''Pak bin'' apa ada tempat kaca tanya Arumi, sesampainya di dalam rumah,
''Sebentar lagi nona, ucap pak bin, mengerti yang di maksud Arumi, untuk tempat ikan nya, sedang Alan sudah memberitahu pak bin ketika Arumi masih membeli ikan,
''tak berapa lama datang dua penjaga membawa aquarium berukuran sedang, dengan segala perlengkapan nya,
''Siapa yang pesan ini, cepat sekali gumam Arumi, sedikit merasa senang,
''Nona sebaik nya nona naik ke atas tuan sesudah naik,, ini biar kami yang bereskan nanti kalau sudah jadi nona boleh melihat nya, ucap Alan takut jika tuan muda nya marah karna istrinya tak segera naik,
''Baik lah, aku akan mandi dulu setelah nya aku akan turun untuk melihat nya, ucap Arumi lalu bergegas naik menuju kamar nya,
''Sesampai nya di kamar Arumi tak mendapati Daniel, terdengar gemericik air dari dalam kamar mandi,
__ADS_1
''Gawat dia pria kejam itu sudah mandi, mana aku baru naik lagi, gumam Arumi melangkah kan kakinya menuju ruang ganti baju menyiap kan baju rumahan untuk Daniel, setelah nya memunguti satu persatu pakaian Daniel yang berserak di depan pintu kamar mandi,
''Apa dia bila baju nya di sini, gumam Arumi, meletak kan baju kotor itu kedalam keranjang baju,,
''Arumi juga mengambil bajunya sendiri, bersiap mandi jika Daniel sudah selesai, agar terhindar dari daniel yang meminta Arumi membantu nya memakai baju,
''Tak berapa lama Daniel keluar dari kamar mandi dan memasuki ruang ganti baju, berfikir Arumi belum naik rupanya gadis itu sudah menyiap kan baju dan semua keperluan nya,
''Dimana gadis itu Daniel mengintip keluar mencari sosok arumi, terdengar suara gemericik istri dari dalam kamar mandi, Daniel mengulum senyum tipis,
''Tak berapa lama Arumi sudah selesai dengan ritual mandi nya, keluar dari kamar mandi sudah berpakaian rapi tinggal mengeringkan rambut nya, sama hal nya Arumi mencari soso suami yang di sebut nya pria kejam,
''Di mana pria kejam itu, apa dia sudah keluar, gumam Arumi secepat nya mengeringkan rambut, berniat segera turun melihat aquarium ikan emas nya, benar saja setelah selesai Arumi bergegas keluar kamar dan turun kebawah,
''Sesampai nya di bawah Arumi tampak senang, melihat aquarium yang sudah selesai di rakit dengan lampu dan beberapa jenis tanaman di dalam nya,
''Wah,, bagus sekali seru Arumi girang, teringat masa kecil nya, hampir setiap Minggu ayah nya mengajak Arumi berburu ikan hias,
''Pak bin siapa yang menyuruh pak bin, membeli aquarium ini, aku bahkan belum meminta, tanya Arumi matanya tak lepas dari ikan ikan kecil yang sedang berenang, sembari memberi makan ikan nya,
''Sebelum pulang sekertaris Al memberi tau, kalau nona sedang membeli ikan, jawab pak bin jujur apa ada nya,,
''Oh,, aku pikir pria kejam itu, ucap Arumi pelan,
''Tuan muda suami anda nona, ucap pak bin memberi tau,
''Iya tapi dia monster' kejam, ucap Arumi lagi,
''Nona maaf, jaga bicara anda, Ucap pak bin lagi nada bicaranya juga pelan tapi penuh penekanan,,
''Aku tau pak bin tuan adalah raja nya disini, tiada siapa yang bisa membatah ucapan nya, termasuk aku istrinya yang selalu mendapat hukuman, ucap Arumi lagi,
''Karna itu jangan membuat kesalahan, ucap pak bin lagi, Arumi mendesah pelan tidak akan ada orang yang membelanya, karna semua di bawah perintah Daniel,
''tidak mau berdebat dengan pak bin Arumi kembali melihat ikan ikan nya,
''Makan lah yang banyak, hidup lah dengan baik, dan cepat tumbuh besar, gumam Arumi mengusap dinding kaca aquarium nya,
''Daniel sedari tadi memperhatikan Arumi di pertengahan tangga, Daniel juga mendengar perdebatan nya dengan pak bin, yang menyebut nya pria kejam monster, Daniel tersenyum tipis, Daniel kembali menaiki tangga membiarkan Arumi bermain dengan teman baru nya, hal sederhana tapi sudah membuat Arumi bahagia,
''Pak bin juga melihat tuan mudanya yang berdiri di tengah tanga, sedikit heran, melihat tuan mudanya itu tidak marah sama sekali, padahal tadi jelas jelas mendengar semua ucapan sang istri,
__ADS_1
''Bersambunf,,