Terjebak Pernikahan Pria Kejam

Terjebak Pernikahan Pria Kejam
pohon duit,,


__ADS_3

''


''


''Sepulang dari makan siang, Daniel membawa Arumi langsung pulang ke rumah, masih sama sepanjang perjalanan keduanya diam membisu,


larut dalam pikiran masing masing,,


''Kenapa gadis ini diam saja cuek, kenapa tidak bertanya pada ku siapa wanita tadi, batin Daniel yang melihat ekspresi Arumi biasa saja setelah bertemu dengan Jessica,,


''kita langsung pulang, tanya Arumi melihat mobil mengarah jalan pulang,


''Memang nya kamu mau kemana lagi, tanya Daniel masih fokus dengan kemudi nya, Arumi diam melihat jam di dalam mobil tepat jam tiga sore,, jika kembali lagi ke restoran tinggal satu jam tanggung,


''Kamu ada sesuatu yang mau di beli tanya Daniel, Arumi menggeleng pelan,


''Tidak ada, jawab nya pelan,


''Dimana sekertaris Al, tanya Arumi baru sadar ekor Daniel tidak mengikuti nya hari ini,


''Kenapa kamu merindukan nya, jawab Daniel balik bertanya alih alih menjawab pertanyaan Arumi,


''Arumi membuang muka ke samping, kembali melihat ke arah luar jendela,


''Apa anda tidak sibuk di kantor, ini masih jam kantor lho,, tanya Arumi lagi,,


''Kenapa memang nya aku bos nya di sana, jadi terserah aku,


''Menyebal kan, gumam Arumi masih dapat di dengar Daniel, seraya membuang muka kembali,


''Mobil sudah sampai di mansion mewah Daniel, Arumi bergegas turun dan segera masuk kedalam rumah,, , tanpa menunggu Daniel


''Nona tumben sudah pulang tanya Dira sedikit heran, tidak melihat Arumi pulang dengan tuan mudanya,


''Iya terpaksa sebenar nya aku bosan berada di rumah tidak ada kerjaan, jawab Arumi


''Kamu bisa ngobrol dengan ikan mu kan, ucap Daniel datar,


''Memang nya ikan bisa bicara, jawab ketus Arumi,


''Bisa kemarin aku melihatmu bicara dengan ikan mu itu, jawab Daniel lagi, hah Arumi terbengong mendengar ucapan daniel,,


''Dasar aneh,, gerutu Arumi,,


''Kamu yang aneh bicara sama ikan, balas Daniel,


''Huh,, Arumi mengepal kan tangan nya kesal dengan gerakan seakan ingin memukul punggung kokoh Daniel yang menjauh pergi,,


''Arumi mengikuti langkah kaki Daniel, memasuki rumah tidak di pungkiri Arumi memang ingin segera melihat ikan ikan nya,

__ADS_1


''Arumi terdiam sesaat melihat ada beberapa ikan yang terlihat mengapung tak bergerak,


''Pak bin, ikan ku ada yang mati, teriak Arumi, membuat Daniel menghentikan langkah kakinya di tengah tangga,


''pak bin segera menghampiri nona muda nya, melihat ikan di aquarium memastikan, benar ada yang mati beberapa,


''Kenapa bisa mati pak tanya Arumi raut wajah nya tampak sedih,


''Kebanyakan makan mungkin nona, jawab pak bin,


''Masak iya kebanyakan makan bisa mati, bukan nya tambah gemuk, gumam Arumi, mengingat lagi tadi memberinya makan sedikit banyak sebelum pergi ke kampus,


''Dira mengambil ikan ikan yang mati dan membuang nya ke dalam sampah,


''Jangan di buang ke sampah, seru Arumi mengambil kembali ikan ikan itu,,


''Mau di apain nona, tanya Dira heran,


''Di kubur, ikan juga harus di hormati, kasian, lirih Arumi, mendengar ucapan Arumi Daniel menghela nafas nya pelan, kembali turun tidak jadi naik keatas,


''Kuburkan saja di belakang, seru Daniel menimpali,


''Apa kamu butuh kembang tuju rupa juga, tanya Daniel sedikit meledek,


''Memang nya yang mati manusia kasih kembang segala, gumam Arumi,


''mana tau kamu memerlukan nya, lanjut Daniel, pak bin tersenyum melihat tuan mudanya banyak bicara, biasanya irit bicara, sepertinya sekarang tidak berlaku lagi,


''Di bantu Dira Arumi mengubur ikan ikan nya,


''Sudah selesai nona, ucap Dira


''Sebentar, Arumi berdiri memetik beberapa tangkai bunga mawar, dan menaburkan nya di atas pusara sang ikan, Daniel tergelak di balik jendela, melihat tingkah Arumi yang menurut nya ke kanak Kanakan,


''Kak rumi sedang apa, di sini,, seru Delia


''Ngubur ikan, jawab Rumi seadanya,


''Hah ngubur ikan,, ikan nya mati gitu,, tanya Delia memastikan,


''Iya, jawab Arumi lagi,


''Biar apa di kubur kak, kayak sinetron aja,,


''iya siapa tau bisa tumbuh pohon duit, jawab Arumi,


''Kak rumi kan memang sudah punya pohon duet, seru Delia lagi,


''hah, pohon duet maksud mu, tanya Arumi tidak mengerti,

__ADS_1


''Pohon duet nya kak Rumi, kak Daniel, jawab Delia lagi,


''Oh,, itu belum bisa di panen, jawab Rumi berkelakar menanggapi ucapan adik ipar nya, Delia dan Rumi tertawa bersamaan,


sedang Daniel ikut tergelak pelan, mendengar obrolan rendam adik dan istri nya,,


Cepat masuk kak di luar gerimis, seru Delia lagi,


"Iya ini sudah selesai, Arumi berjalan menghampiri adik ipar nya yang hanya berdiri di teras,


''Munah terbengong tidak berani menegur, lantai yang baru selesai di pel, kembali kotor berlumpur bekas tapak sandal Arumi,


''Nona,,! panggil Dira, Arumi menoleh ke sumber suara,


''Ada apa Dira, jawab Arumi terus melangkah kan kakinya, semakin kedalam rumah,


''Nona kenapa membawa masuk serta sandal nya, di luar habis hujan, seru Dira,, Arumi melihat ke arah lantai penuh jejak sandal berlumpur,


''Maaf aku tidak sengaja, Arumi segera melepas sandal nya,


''Diam di situ biar pelayan yang membersih kan nya, ucap Danil menghampiri Arumi,


''Aku mau mandi ucap nya lagi, seraya pergi meninggal kan Arumi,


'' bik Munah maaf ya, ucap Arumi tak enak hati,


''Tidak apa apa non, biar bibi bersih kan lagi, ucap bik munah,


''Aku naik dulu ya,,,!


"Silahkan kak Rumi,,


"Diana yang sedari tadi memperhatikan melihat tak suka, Arumi,


"Nikmati saja hari ini sepuas mu, sebentar lagi posisimu akan segera di geser dengan pemilik asli nya, gumam Diana dalam hati tersenyum senang,


"Ibu, kenapa ibu tidak mencoba mendekati kak Rumi saja, belum tentu kak Daniel mau balikan lagi dengan kak Jessica, seru Delia melihat ibu nya senyum sendiri, senyuman penuh arti,


"Kamu diam saja, tidak usah ikut campur hanya Jessica yang bisa membuat kakak mu menganggap ibu ada, tidak dengan gadis itu,


"Kalau nyatanya kak Daniel menyukai gadis itu bagai mana,,!


"Tidak mungkin, secara look Jessica lebih segalanya, sedang gadis itu tidak ada apa apa nya,


"Waktu dua tahun bisa merubah segala nya Bu, bisa jadi kak Daniel sudah tidak mencintai kak Jessica lagi, di tambah lagi selama dua tahun pergi tanpa kabar, jelas Delia,


"Kita lihat saja nanti,,,


"Diana sangat yakin Daniel akan kembali lagi dengan kekasih nya Jessica, Diana berharap Jessica bisa mendekat kan hubungan nya dengan Daniel sang anak sambung, yang sedari dulu tidak pernah menganggap keberadaan nya,,

__ADS_1


bersambung


__ADS_2