Terjebak Pernikahan Pria Kejam

Terjebak Pernikahan Pria Kejam
sikap manis Daniel


__ADS_3

''


''


Seperti yang sudah direncanakan hari ini Daniel membawa Arumi mendatangi kantor polisi, untuk memenuhi panggilan penyidik, Arumi di cecar berbagai pertanyaan, ada yang tidak bisa di jawab nya kejadian sudah lumayan lama dan Arumi juga masih sangat kecil masa itu,


'Di ruangan sebelah tampak Paula dan Geri duduk lesu sedari pagi hingga menjelang siang penyidik masih mencecar nya dengar berbagai pertanyaan, semua jawaban Paula banyak yang tidak sesuai dengan bukti yang Darius serah kan pada penyidik seminggu yang lalu, dari situ penyidik bisa menyimpulkan keterlibatan paula dan Geri atas kecelakaan itu, di tambah lagi pernyataan Arumi selama tinggal bersama paman dan bibi nya Arumi masih bekerja menghidupi diri nya sendiri dan sang adik, kelas satu smp Arumi sudah harus bekerja,


''Kamu pasti capek kita makan siang dulu Daniel berkata lembut meski nadanya masih datar,


''Apa anda sedari tadi menunggu di sini, anda tidak ke kantor, tanya Arumi


''Hem,, jawab Daniel dengan deheman,


Arumi tak percaya mendengar ucapan Daniel pria kejam di depan nya itu menunggu nya dari pagi hingga ke siang,


''Masuk lah, titah Daniel membuka pintu samping kemudi untuk Arumi,


''Kenapa dia bersikap manis ya, terkadang kejam dan jahat, batin Arumi berkata,


Sepanjang perjalanan menuju restoran Daniel dan Arumi saling diam, daniel tau Arumi sangat lelah sedari pagi menjawab semua pertanyaan dari penyidik, Daniel membelok kan mobil nya di sebuah hotel, yang sudah ia reserve sebelum nya,


''Kenapa kita kesini tuan bukan nya kita mau makan, tanya Arumi heran ketika Daniel langsung menuju lift melewati restoran hotel,


''Kita makan di atas saja kamu juga perlu istirahat, sebelum kita datang lagi ke kantor polisi, bisa jadi kita sampai malam, ucap Daniel


Arumi mengikuti langkah kaki Daniel tanpa bertanya lagi, Arumi juga merasakan badan nya cukup lelah dan capek setengah hari duduk tegang dengan pertanyaan dari penyidik, tak berapa lama Daniel dan Arumi sudah sampai di lantai yang di tuju Daniel segera membuka pintu kamar nya,


''Masuk lah, Arumi memasuki kamar hotel itu langsung membaringkan tubuh nya di sofa,


''Tidurlah di ranjang, ucap Daniel datar,


''Tidak disini saja, Arumi cukup tau diri di kamar Daniel juga tempat Arumi hanya di sekitaran sofa,


Tak berapa lama pelayan hotel datang dengan membawa makan siang Daniel dan Arumi,

__ADS_1


''Makan lah dulu setelah itu beristirahat lah, ucap Daniel yang juga memulai makan siang nya, Arumi pun segera memulai makan siang nya karna memang perut nya juga sudah lapar, keduanya makan dengan tenang tanpa ada yang bicara, hingga makan siang keduanya selesai, Daniel sibuk dengan layar gawai nya, begitu juga Arumi,


''Tadi apa saja yang di tanyakan penyidik, tanya Daniel tanpa mengalih kan pandangan dari layar gawai nya,


''Banyak sekali, dari sepuluh tahun yang lalu dan ketika aku tinggal dengan paman dan bibi, jawab Arumi,


''Jika jawaban mu semua memberatkan paman dan bibi mu aku yakin Meraka tidak akan pulang malam ini kerumah nya karna penyidik resmi menahan nya sebagai tersangka, semua bukti yang Darius bawa semua memberat kan paman dan bibi mu,


''Jadi paman dan bibiku di penjara, berapa lama, tanya Arumi,


''Berapa lama belum di tentukan, masih menunggu persidangan, jelas Daniel,


''Jika paman dan bibi di penjara bagai mana dengan Olin dan Lina, gumam Arumi menguatirkan sepupu nya itu,


''itu urusan mereka, bukan urusan mu, jawab Daniel datar tidak perduli dengan nasib kedua putri Geri,


''Aku tau bagai manapun mereka saudaraku, lirih Arumi,


''Berhentilah memikirkan orang lain, apa mereka pernah memikirkan dirimu dulu, ucap Daniel mencoba membuat Arumi mengerti


''Sebenar nya Olin dan Lina baik itu karna bibik Paula, selalu menanamkan kebencian padaku, mereka mengikutinya, ucap Arumi lagi,


Terdengar ketukan pintu dari luar, Daniel bergegas membuka nya,


''Masuk lah, ternyata Alan yang datang membawa berkas yang harus Daniel pelajari dan tandatangani,


''Kamu sudah makan tanya Daniel pada sekertaris nya itu,


''Sudah tuan baru saja, jawab Alan singkat,


''Kamu istirahat lah di ranjang, titah Daniel pada Arumi,


''Aku disini saja, tolak Arumi tidak mau istirahat di ranjang,


''kami di sini mau bekerja, apa kamu mau tetap disini, ucap Daniel lagi menatap Arumi dengan tajam,

__ADS_1


Bekerjalah aku akan tetap disini, kekeh Arumi tidak mau pindah ke ranjang, tatapan Daniel semakin tajam seakan ingin menelan Arumi hidup hidup,


''Mau di ku hukum, Daniel berkata datar,


''Iya aku pindah, ketus Arumi balas menatap tajam daniel,


''Untung menggemaskan, batin Daniel berkata,


''Tuan yang ini tolong tandatangani dulu, Alan menyodorkan berkas yang sudah ia teliti dan pelajari,


''Kamu sudah meeting dengan perusahaan Anggara, tanya Daniel tampan ke arah Alan fokus nya pada tumpukan berkas di meja,


''Setelah ini tuan, karna Alan masih menunggu berkas nya di tandatangani oleh Daniel,


''Jika mereka tidak mau, tidak usah kita bisa cari perusahaan lain, mereka terlalu mencari keuntungan tinggi, Alan mengerti dan faham apa yang Daniel ucap kan,


''Aku tidak bisa tidur aku bosan, Arumi kembali datang dan duduk di samping Daniel,


''Jika tidak bisa tidur lihatlah siaran tv, jangan ganggu kami,,,


''Aku hanya melihat aku tidak mengganggu, ucap Arumi


''Keras kepala sekali anak ini, batin Daniel melirik Arumi, yang bersandar di sofa,


Tanpa memperdulikan Arumi lagi Daniel dan Alan melanjutkan pekerjaan nya, memeriksa semua berkas dan menandatangani nya, Daniel merasa punggung belakang nya terasa berat, rupanya Arumi tertidur bersandar di punggung Daniel,


''Tian nona tertidur, apa tidak sebaik nya anda membawa nona dulu ke ranjang, takut nya leher nya sakit tuan, Alan bicara hati hati


''Tunggu dia benar benar terlelap, takut nya saat aku menggendong nya dia terbangun,


''Al apa kamu yakin setelah kesaksian gadis ini Geri dan istrinya malam ini status mereka dari saksi menjadi tersangka,


''Sangat yakin tuan pengacara kita juga mengatakan hal yang sama, bahwa tuan Geri dan istri nya tidak akan lepas malam ini, sudah cukup kuat semua bukti dan saksi untuk menjadikan mereka tersangka, kita tinggal menunggu kasus nya naik ke persidangan, setelah itu semua selesai, dan nona muda dan adik nya bisa hidup dengan layak, terang Alan


Daniel menyimak dengan baik penjelasan Alan, berharap semua masalah ini cepat selesai, Daniel juga senang mantan kekasih nya itu tidak mengganggunya seperti yang dia takut kan, tanpa Daniel sadari sebenarnya Daniel sudah ada rasa pada istri nya itu, tapi Daniel masih merasa bahwa perasaan nya hanyalah tentang paman Gerald nya, karna Arumi adalah putri paman Gerald nya,,

__ADS_1


''Gengss tinggal kan jejak like komen dan vote nya, jejak kalian adalah penyemangat author,, karna kalia adalah segalanya,


''Bersambung


__ADS_2