Terjebak Pernikahan Pria Kejam

Terjebak Pernikahan Pria Kejam
gadis bodoh,,


__ADS_3

''


''


''Mendengar laporan pak bin setiap hari kakek semakin senang hubungan cucunya dengan sang istri perlahan mulai membaik,


''Ada apa pak kenapa senyum senyum sendiri, seru Alan mengagetkan pak bin,


''Ah,,! tidak ada apa apa sekertaris Al, kilah pak bin,


''Seperti nya saya baru saja melewat kan sesuatu, alan mengulum senyum, meski pak bin tidak memberi tau nya Alan bisa dengan sendirinya bisa mengetahui,


''ya sudah pak bin, tuan muda sudah beristirahat, kalau begitu saya pamit pulang dulu, ucap Alan lalu pergi meninggal kan rumah mewah Daniel, berjalan menuju rumah nya sendiri masih di kawasan rumah Daniel,


''lima menit kemudian Alan sudah sampai di rumah nya, membuka jas yang ia kenakan, berjalan menuju dapur mengambil minuman dingin,


''Beberapa kali ponsel nya bergetar, terdengar decakan dari bibir Alan,


''Apa sih mau nya, gumam Alan melempar ponsel nya di sofa, kembali ponsel satunya juga bergetar,


"Kapan aku bisa beristirahat jika seperti ini, melihat pesan yang di kirim salah satu anak buah nya,


"Tuan bertemu nona Jessica hari ini, anak buah yang Alan tugaskan mengawasi Jessica,


''Membaca deretan pesan,


"Tuan ku tidak akan memakai barang yang sudah tercemar, dia menyukai kemurnian, Alan tersenyum sinis, sangat tau siapa tuan nya,


"Berusaha lah sekuat tenaga dan pikiran mu, kamu sudah membuat kesalahan bodoh, gumam Alan


Alan meletak kan ponsel nya di atas meja nakas


''Memasuki kamar mandi mulai melucuti pakaian nya satu persatu, sepertinya berendam air hangat sebentar akan merilekskan sedikit pikiran nya, tentang banyak nya pekerjaan hari ini,


"Sedang Daniel setelah selesai mandi dan mengganti pakaian nya, melirik Arumi sekilas gadis itu sudah sibuk dengan leptop nya,


"Leptop jadul milik sang ayah dulu,


"Tuan saya masih menyimpan beberapa file milik mendiang ayah dulu, saya tidak begitu faham dengan maksud nya, jika anda ingin memeriksanya silahkan mungkin bisa membantu untuk pengacara anda menangani kasus kecelakaan ayah saya, mendengar ucapan Arumi Daniel tertarik untuk melihat nya,

__ADS_1


"Dari mana kamu mendapat kan file ini, tanya Daniel penasaran


"File itu sudah ada di situ, karna leptop ini milik ayah dulu, jelas Arumi, Daniel semakin tertarik, jika benar leptop itu milik paman Gerald ayah mertua nya, pasti banyak file rahasia di sana,


"Aku akan mengambil leptop ini, Daniel mengambil leptop yang ada di atas meja,


"Lalu bagai mana aku mengerjakan semua tugas ku, seru Arumi,


"Pakai saja komputer di ruang kerjaku, ucap Daniel tanpa menunggu jawaban Arumi lalu pergi,


"CK dasar, main ambil saja gerutu Arumi,


"bangun dari duduk nya keluar kamar menyusul Daniel yang ada di ruang kerja nya,


"Kamu bisa memakai nya disini, seru Daniel melihat Arumi berdiri di ambang pintu,


''Nanti biar Alan membelikan leptop baru untuk mu, lanjut Daniel mata nya masih fokus ke leptop mendiang paman Gerald sang ayah mertua,


''Begitu menghidup kan komputer tampak di layar foto seorang gadis yang tak begitu jelas wajah nya, foto gadis yang sedang menunduk wajah nya tertutup sebagian rambut nya, tampak foto daniel berukuran lebih kecil sedang tersenyum ke arah gadis itu,


"Apa ini" kekasih pria kejam itu, gumam Arumi, pria kejam itu manis juga kalau tersenyum, tidak terlihat kejam sama sekali Hem, gumam Arumi lagi, tak lagi menghiraukan foto yang di duga kekasih Daniel Arumi mengerjakan tugas kuliah nya,


''Daniel menemukan sesuatu yang tak pernah di lihat nya, foto sang ayah Arthur bersama paman Gerald di samping sang ayah ada sosok anak laki laki, Daniel tak begitu jelas melihat sosok nya, foto itu di ambil dari samping, akan tetapi tidak asing,


''Jadi benar ayah merawat anak wanita itu, kenapa aku begitu familiar, dengan wajah nya ia tak asing bagiku, siapa anak itu Daniel tertanya tanya dalam hati,


''Daniel juga melihat foto masa kecil Arumi,


''Cantik wajah nya mirip sang ibu, batin Daniel seraya melirik ke arah Arumi,


'Quinn Orlando, Daniel membuka file yang berjudul Quin Orlando,


''Apa ini resort batin Daniel, melihat gambar di layar laptop itu, hotel vila taman bermain, danau buatan batin Daniel, terus menyelami layar laptop nya lebih dalam lagi,


''Surabaya,


Kamu tau ayah mu punya, tanah di Surabaya tanya Daniel tiba tiba, tatapan nya masih fokus di layar laptop nya,


''Apa anda bicara padaku, tanya Rumi memastikan

__ADS_1


''Memang nya disini ada siapa lagi, apa ada hantu kembaran mu, jawab datar Daniel,


''Mana ada hantu secantik aku, gumam Arumi mencibir,


''Bagai mana apa kamu tau ayah mu punya tanah di Surabaya tanya Daniel lagi, intonasinya sedikit bertambah keras,


''Aku tidak tau dulu ayah sering membawaku berlibur ke Surabaya di vila dekat danau, terang Arumi,


''Lihat lah ini salah satu aset ayah mu, tanah yang luasnya hampir lima puluh hektare, seru daniel


''Mendengar ucapan Daniel Arumi teringat paman Geri nya selalu menanyakan hal itu, tentang keberadaan resort yang entah di mana keberadaan nya,


''Benarkah Arumi mendekati Daniel tanpa sadar duduk di samping nya,


''Paman Geri selalu menanyakan hal ini, lirih Arumi,


''Darius masih menjaganya dengan baik, adik mu berada di sana sekarang bersama nya, tutur Daniel, Arumi mencoba melihat gambar di layar laptop di depan nya itu,


''Aku tau tempat ini gumam Arumi,


''Hebat bagaimana bisa Darius menyembunyikan aset bernilai puluhan milyar ini, tanpa di ketahui Geri,


''Jangan kan paman Geri aku sendiri bahkan tidak tau ucap Arumi lagi,


''Kamu memang gadis bodoh, bisa bisa nya memakai laptop ini sudah lama sampai tidak tau, tapi bagus lah kamu bodoh Geri jadi tidak tau tentang aset itu,


''Aku memang bodoh, lirih Arumi, membuat Daniel melirik nya sekilas,


''Iya memang kamu gadis bodoh, aku sampai heran kenapa paman Gerald punya anak sebodoh kamu, ucap Daniel ketus,


''Kebodohan ku yang ter bodoh adalah menikah dengan mu, mau menandatangani surat perjanjian itu, menerima setiap hukuman mu, cacian mu, batin Arumi berkata menyesal,


''melihat Daniel Arumi baru sadar posisinya sangat dekat dengan Daniel bahkan kulit lengan nya saling menempel,


''Menyadari hal itu Arumi bringsud duduk bergeser sedikit menjauh,


''Maaf aku tidak sengaja duduk di sini, ucap Arumi buru buru kembali ke tempat nya semula, rupanya Daniel juga tidak menyadari posisi duduk nya dengan Arumi tak berjarak,


''Gadis bodoh batin Daniel, tapi Daniel menyukai kebodohan Arumi, lebih tepat nya kepolosan Arumi,

__ADS_1


''Bersambung,,


__ADS_2