Terjerat Skandal

Terjerat Skandal
TS | Bab 29


__ADS_3

Gery semakin berani untuk mendekati Selvy. Kesempatan emas tidak boleh dilewatkan begitu saja. Sambil menunggu Keyla selesai pemotretan, laki-laki itu mencoba bersikap lebih akrab dengan Selvy.


“Kamu pacaran ya sama Keyla?” tanya Selvy mencoba menyimpulkan kedekatan Gery dengan Keyla.


“Ha!? Kata siapa?” Gery menggelengkan kepala. Mau berkata jujur tentang hubungannya dan Keyla, tapi takut terjadi sesuatu dengan sahabatnya itu. Kalau tidak jujur, nanti Selvy pikir dia playboy, sudah punya pacar tapi masih menggoda cewek lain.


“Ya, nebak saja sih. Habisnya kalian dekat banget. Mending sama kamu sih daripada sama Mondy.” Selvy memang sempat menyukai Mondy saat SMA, tetapi karena Mondy berpacaran dengan Sheina, dia lebih memilih mundur. Sampai akhirnya, beberapa minggu setelahnya Mondy dengan percaya dirinya mengatakan pada seluruh warga sekolah bahwa Selvy menyukainya, sejak saat itu dia mulai kehilangan perasaan pada ketua RT-nya itu.


Gery tersenyum bangga. Dari segi fisik, dia memang jauh lebih tampan dari Mondy, hanya saja dari segi materi Mondy adalah juaranya. “Ya, harusnya sih. Cuma aku nggak tahu isi hati Keyla. Dia nggak mau merusak persahabatan kami kalau andai kata kami tidak cocok.”


“Aku itu malas banget sama Mondy, sok kecakepan banget dia. Mana rumahku sama rumah dia sebelahan lagi,” gumam Selvy seraya mencebikkan bibirnya.


“Ya, kalau pun Keyla sama Mondy, itu bagus ‘kan buat kamu. Jadi, nggak ada kemungkinan kamu sama Mondy lagi,” ucap Gery sembari tertawa.


“Ih, aku saja menyesal dulu pernah suka sama dia,” sahut Selvy. “Semoga aja sih si Keyla nggak sama Mondy.”


Keyla yang menjadi bahan pembicaraan pun tiba-tiba muncul di hadapan dua orang itu. Dia mendengar semua yang dibicarakan Gery dan Selvy.


“Kenapa emangnya kalau aku sama Mondy?” Keyla duduk di antara Gery dan Selvy yang tengah membicarakan dirinya dan Mondy.

__ADS_1


“Nggak apa-apa. AKu bilang mending kamu sama Gery daripada sama Mondy.”


“Iya sih Mondy nyebelin, tapi dia berjuang banget buat dapatin aku. Kalau Gery, dia lebih cocok jadi sahabat aku. Iya ‘kan, Ger?” Keyla meletakkan tangannya di pundak Gery membuat cowok ganteng itu mengangguk, mengiyakan perkataan Keyla.


**


**


**


Usai pemotretan, Gery mengantar Keyla dan Selvy ke kompleks perumahan Mondy. Selvy mengajak Gery untuk mampir ke rumahnya, sedangkan Keyla diam-diam ke rumah Mondy. Dengan hati-hati, Keyla memasuki rumah Mondy yang tidak terkunci.


“Iya, barusan diantar Gery,” jawab Keyla sembari melepaskan pelukan Mondy dari tubuhnya. Dia mendongak untuk menatap wajah Mondy yang tersenyum menatapnya.


Sambil menyelipkan rambut Keyla ke belakang telinganya, Mondy merespons cerita Keyla. "Terus si Siput sekarang di mana? Sudah pulang?”


“Ke rumah Selvy kayaknya. Mereka kayaknya lagi dekat banget.”


Mondy menuntun tubuh Keyla untuk duduk di sofa ruang tengahnya. Dia lalu membuatkan minuman dingin untuk Keyla yang baru pulang bekerja.

__ADS_1


“Apa mereka pacaran?” Mondy menyerahkan segelas minuman buatannya pada Keyla.


“Nggak taulah, biar aja bukan urusan kita,” jawab Keyla.


“Oke, kalau begitu kita bahas kita berdua saja. Aku punya info penting, Sayang”


“Info apa? Jangan bikin penasaran dong!”


“Perusahaan aku akan memberikan sponsor penuh untuk agensi kamu. Jadi, Marisa tidak akan bisa lagi mengatur kehidupan pribadi kamu,” ucap Mondy yang membuat Keyla berbunga-bunga.


“Serius!?”


“Iya dong, sekarang kamu harus kasih aku hadiah!”


“Hadiah apa sih?”


Mondy menunjuk bibirnya dengan jari telunjuk, memberi isyarat bahwa dia minta dicium Keyla.


🥨🥨🥨Pak Rete jangan aneh-aneh deh, belum halal juga, minta cium terus sih💐💐💐

__ADS_1


__ADS_2