Terjerat Skandal

Terjerat Skandal
TS | Bab 65


__ADS_3

Sheina dan Keyla mendatangi Selvy di kamarnya. Keduanya cukup terkejut saat melihat Selvy yang menggigil kedinginan.


"Sel, kamu kenapa?" tanya Keyla sambil menyentuh dahi Selvy yang terasa panas. Sepertinya gadis itu sedang demam.


"Dia demam ya. Apa perlu aku telfon dokter?" Sheina ikut menyentuh lengan Selvy yang terasa panas.


"Aku tadi malam berendam air dingin, jadinya sekarang demam." Selvy mengatakan itu dengan mata tertutup. Kepalanya terasa sangat pusing sekarang.


"Kok bisa sih, Sel. Shein, kayaknya mending panggil dokter aja deh," kata Keyla yang merasa demam Selvy cukup parah. Dia lalu mengompres kening Selvy dengan air hangat yang ada di nakas samping tempat tidurnya.


"Non Selvy tadi pagi menggigil, saya tidak tahu kenapa Non Selvy berendam malam-malam. Mas Gery juga gitu, dia berendam terus demam juga. Jadi, saya bingung kenapa mereka sama-sama berendam," ucap asisten rumah tangga Selvy itu.


***


***

__ADS_1


***


Selvy dan Gery sudah sama-sama ditangani oleh dokter. Mereka terlalu lama berendam air dingin sehingga membuat keduanya demam.


"Jadi, kamu lampiasin keinginan kamu lewat berendam?" tanya Mondy pada Gery.


"Iyalah, gila aja masa' aku lampiasin ke Selvy sih. Bisa-bisa dia benci sama aku, apalagi kalau sampai ada hasil dari hubungan itu. Nggak kebayang deh bencinya Selvy kayak gimana. Mungkin seperti Sheina yang lebih milih besarin anaknya sendiri." Gery bergidik ngeri membayangkan nasibnya jika sampai senasib dengan Bara.


"Iya juga sih, apalagi ternyata Selvy nikahnya sama orang lain. Kasihan banget pasti hidup kamu, Ger," balas Bara.


Sementara di kamar Selvy, gadis itu merasa kagum dengan sikap Gery yang berhasil menahan diri.


"Cerita dong, kok kamu bisa punya ide gitu sih!" kata Sheina yang sebenarnya juga turut merasa bersalah.


Masalahnya, dia tadi malam ingin menyeret Gery keluar dari rumah Selvy, tetapi karena suaminya yang tidak bisa menahan, akhirnya Sheina melupakan nasib Gery dan Selvy.

__ADS_1


"Sebenarnya, tadi malam aku juga nggak tahan banget sih. Aku bahkan sampai mencium Gery, tapi dia bisa menahan dan malah bawa aku ke kamar mandi. Sampai akhirnya, kami sama-sama berendam," ucap Selvy. Dia menundukkan kepala dan merasa harus berterima kasih pada Gery.


"Kalian sampai nahan itu? Wah, hebat banget ya si Gery," puji Keyla.


Sheina mengangguk setuju karena dalam pengaruh obat seperti itu, siapa pun pasti kesulitan menahan. Sheina bahkan bisa merasakan bagaimana pengaruh minuman itu terhadal suaminya.


"Apa aku harus buka hati ya buat Gery. Langka banget nggak sih cowok kayak dia," kata Selvy yang sepertinya mulai tertarik dengan Gery.


Sheina dan Keyla sama-sama mengangguk.


"Bagus itu Sel. Gery juga baik banget kok. Dia pekerja keras loh," balas Sheina antusias.


"Iya, setuju banget aku. Ya, walaupun kamu baru saja putus, tapi nggak masalah lah Sel. Kalau kalian nikah 'kan kita bisa jadi ibu-ibu komplek yang gahol, kamu tetap di sini nggak perlu pindah karena Gery pasti setuju meskipun tinggal di rumah kamu," sahut Keyla.


"Kamu mikirnya kejauhan, Key."

__ADS_1


"Ya 'kan siapa tau aja, Sel."


__ADS_2