Terjerat Skandal

Terjerat Skandal
TS | Bab 37


__ADS_3

Keyla sama sekali tidak menyangka jika pertemuannya dengan tante Freya yang awalnya untuk meminta bantuan, justru membuatnya bertemu dengan sosok yang sudah lama dia rindukan. Laki-laki dengan sedikit uban di kepalanya itu menatap Keyla tanpa berkedip. Dua tatapan yang sama-sama diselimuti tanda tanya itu saling bertemu. 


“Pa-papa,” ucap Keyla dengan lirih. Dia sedikit ragu, takut jika itu bukan papanya. Salah-salah dia bisa dimarahi orang, terutama tantenya Freya. Ingatan tentang sosok ayah di memorinya sangat sedikit. Dia masih terlalu kecil untuk mengingat kenangan tentang ayah di otaknya. 


Laki-laki yang dipanggil papa itu langsung berkaca-kaca dan menyentuh kepala Keyla. “Kamu Keyla?” tanya laki-laki itu dengan suara bergetar. Sudah sangat lama dia tidak melihat wajah putrinya. Rasanya sangat sesak di dada, bahagia bercampur sedih yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. 


“Iya, aku Keyla, Pa,” jawab Keyla dengan mata memerah menahan tangis. 


“Anakku.” Laki-laki itu mendekap erat tubuh Keyla. 


Seketika itu tangis air mata mereka pun pecah. Dalam pelukan papanya, Keyla menangis dan menumpahkan segala perasaan yang dia tahan selama lebih dari dua puluh tahun ini. Beruntung dia masih menyimpan potret papanya dan laki-laki itu tidak banyak berubah, sehingga Keyla masih bisa mengenalinya. 


“Maafkan papa, Keyla.” Laki-laki itu sangat menyesal karena baru bertemu dengan putrinya setelah sekian lama. Ia terlalu lama tinggal di luar negeri setelah menikah dengan istri barunya. Sehingga, dia kehilangan jejak atas anak dan mantan istrinya. 

__ADS_1


“Mas.” Tante Freya yang merupakan istri dari papa Keyla itu juga tidak bisa menahan tangis harunya. 


Papa Keyla melepaskan pelukannya dari tubuh putrinya. Dengan mata berbinar bahagia dia berkata, “Ini anakku Mey.” 


“Anak!?” Tante Freya menyentuh wajah Keyla. 


“Ya, anakku dan mantan istriku sebelum menikah denganmu,” jawab papa Keyla. 


“Jadi, mereka ada di Indonesia, Mas?” Tante Freya masih menyentuh seluruh wajah Keyla. Air matanya tiba-tiba mengalir. Dilihat sekilas memang wajahnya mirip dengan wajah suaminya. “Kamu sudah besar ya, Keyla.”


Keyla hanya mengangguk. Suasana haru tiba-tiba menyelimuti restoran itu. Tante Freya tiba-tiba memeluk Keyla dengan hangat, demikian juga dengan papa Keyla yang memeluk istri dan putrinya. Mereka sama-sama mengharu biru dalam suasana yang tidak pernah disangka-sangka.


Freya ikut menangis karena terharu dengan pertemuan itu, Reno yang ada di sampingnya turut bahagia sembari mengusap punggung Freya.

__ADS_1


Usai pengakuan yang mengejutkan itu, mereka semua kembali duduk dengan tenang. Mulai melanjutkan tujuan mereka bertemu malam ini.


"Pa, ini pacar aku, Mondy." Keyla memperkenalkan Mondy pada papanya secara resmi.


"Hai, Om. Saya Mondy, ketua auw ...." Mondy memperkenalkan diri, tetapi Keyla mencubit pinggang Mondy, lalu memberi kode dengan menggeleng kepala. "CEO Garuda Grup," sambungnya sembari meringis kesakitan.


"Tante, kalau Keyla anaknya Om, berarti anaknya Tante juga dong. Masa' Tante tega biarin Keyla sakit hati kalau Mondy dijodohin sama aku?" tanya Freya mulai memancing suasana.


"Papa kamu mau jodohin kamu sama pacarnya Keyla?" tanya Papa Keyla yang baru tahu.


"Iya, Om. Jadi, Om dan Tante mau bantu kita 'kan?" tanya Mondy antusias.


🥨🥨🥨 Gaes, kira kira si Tante bakalan mau bantu nggak?💐💐💐

__ADS_1


__ADS_2