Terjerat Skandal

Terjerat Skandal
TS | Bab 41


__ADS_3

Pertemuan dua perusahaan besar akhirnya terjadi. KL Grup mengundang Garuda Grup untuk bertemu di restoran yang telah di pesan khusus untuk pertemuan ini. Mondy datang bersama kakek dan papanya mewakili Garuda Grup, sedangkan KL Grup yang diwakili oleh Freya dan papanya, juga tante dan omnya yang mengajak Keyla juga. 


Saat melihat Keyla, kakek Mondy langsung terkejut dengan kehadiran gadis itu di pertemuan kali ini. Kakek langsung menatap cucunya dengan tatapan curiga. 


“Ngapain kamu bawa pacar kamu yang artis itu? Kamu sengaja ya biar mereka batalin perjodohan ini?” tanya kakek yang kini sudah melotot pada Mondy. 


“Kakek nggak usah berburuk sangka terus. Kita duduk dulu biar tahu permasalahannya!” jawab Mondy dengan santai. Dia sempat mengedipkan mata genit pada Keyla yang memakai gaun hitam yang sama persis dengan yang dipakai Freya. 


“Dasar cucu kurang ajar! Awas saja kalau kamu bikin masalah!” Kakek mengepalkan tangan, lalu berjalan menghampiri calon besannya. 


Papa Mandala hanya geleng-geleng kepala berada di antara papa dan anaknya yang sama-sama absurd.


Mereka lalu duduk bersama-sama. Saling menatap sebelum akhirnya papa Freya membuka suara.


"Selamat datang Tuan Mandala, Tuan Salim, dan tentunya Nak Mondy. Kalian pasti bertanya-tanya kenapa kami mengadakan pertemuan keluarga secara mendadak."

__ADS_1


"Ya, tidak masalah Tuan Fredy, kami mengerti. Pasti ada sesuatu yang sangat mendesak dan harus segera disampaikan kepada kami bukan?"


"Iya, benar Tuan Mandala. Jadi, sebenarnya kakak saya Meysa, ingin menggantikan Freya dengan putrinya untuk dijodohkan dengan Mondy," ucap papa Freya.


"Siapa yang akan menggantikannya?" tanya kakek Mondy dengan suara tegasnya. Ada rasa kesal yang ditahan dari nada bicaranya itu.


"Keyla. Putri dari Mas Faris, anak sambung Kak Meysa," jawab papa Freya lalu menatap Keyla yang duduk bersebelahan dengan Freya dan juga mama tirinya.


Mendengar hal itu, papa dan kakek Mondy saling berpandangan, sementara Mondy tersenyum penuh kemenangan.


Akhirnya, jadi nikah juga. Mondy melirik Keyla dan mengedipkan matanya saat Keyla melihat ke arahnya.


Keyla hanya menundukkan kepala sementara Freya juga ikut menggoda.


Di satu sisi, papa dan kakek Mondy saling berbisik. Sebenarnya, kakek tidak setuju, tetapi KL Grup juga memiliki pengaruh besar untuk perusahaan mereka.

__ADS_1


"Bagaimana Tuan Salim? Apa Anda keberatan jika putri kami menjadi menantu Anda?" tanya mama tiri Keyla dengan gayanya yang elegan.


"Kek, kita nggak punya pilihan lain. Mondy seneng-seneng aja kok dijodohin sama Keyla. Mondy terima dengan ikhlas dan lapang dada. Iya 'kan, Key?"


Keyla melotot pada Mondy karena tidak bisa mengontrol cara bicaranya. Padahal mereka sedang pertemuan keluarga saat ini.


"Papa suka sama gaya pacar kamu. Dia apa adanya dan nggak berpura-pura. Papa yakin, dia bisa membahagiakan kamu, Keyla," bisik papa Keyla dengan yakin.


Keyla menatap papanya, dia juga yakin bahwa Mondy pasti akan membuatnya bahagia. "Tapi, Pa. Sepertinya keluarga Mondy–"


"Baiklah, kami setuju," ucap papa Mondy yang membuat semua orang tercengang.


Beberapa detik kemudian, mereka tertawa dan saling mengucapkan selamat.


Keyla dan Mondy saling berpandangan. Tanpa bicara pun, Keyla tahu apa yang dikatakan Mondy. Wanita itu sangat bahagia karena sudah tidak ada lagi rintangan yang menghalangi cinta mereka.

__ADS_1


Mondy tiba-tiba berjalan menghampiri Keyla. Tanpa diduga-duga, dia menekuk satu lututnya dan mengeluarkan sebuah cincin. "Will you marry me?"


🥨🥨🥨Cie cie yang senyum-senyum sendiri gara gara Pak Rete, kembang kopinya dong banyakin 💐💐💐


__ADS_2