
Mondy dan Sheina terpaksa mondar-mandir di mal untuk mencari ganti kerudung Sheina yang terbang ke laut. Mondy pikir semua kerudung sama saja, tapi ternyata Keyla bilang itu berbeda. Mereka benar-benar kebingungan mencari ganti, apalagi penampilan Keyla sangat mencurigakan untuk berkunjung di mal.
"Kita pulang aja deh, kayaknya emang itu kerudung nggak di jual di Indonesia. Mungkin Sheina belinya di luar negeri," ucap Mondy yang sudah merasakan kakinya pegal-pegal.
"Tapi, kalau Bara–" Keyla tidak melanjutkan ucapannya karena tiba-tiba Mondy menempelkan ujung jari telunjuknya pada bibir Keyla.
"Urusan Bara biarin aja, palingan dia minta ganti rugi. Udah sekarang kita pulang, pikirkan besok kamu mau kencan ke mana!" kata Mondy yang lalu menarik tangan Keyla untuk pulang.
Keyla memperhatikan tangannya yang digenggam erat oleh tangan Mondy. Ada senyum yang sedikit menghiasi wajah cantiknya. Mereka berjalan bergandengan menuju parkiran karena hari sudah mulai gelap.
Dalam perjalanan pulang, Keyla berusaha mencari tahu di mana Sheina membeli kerudung itu. Dia berencana menggantinya dengan yang baru daripada harus melibatkan Mondy dan Bara dalam urusan ini.
Mondy mengantar Keyla sampai rumahnya, Papa Yudha yang merupakan ayah sambung Keyla meminta Mondy untuk mampir. Mondy pun dengan senang hati menerima tawaran itu.
"Om, Tante. Tolong bujuk Keyla dong supaya mau tinggak di sini aja, jangan balik ke luar negeri," kata Mondy usai menyesap teh yang disuguhkan untuknya.
__ADS_1
"Tante juga maunya gitu, Nak Mondy. Tapi, Keyla keras kepala anaknya," sahut mama Keyla.
"Padahal ya Tante, kalau Keyla mau sama saya, dia bisa bebas loh, saya nggak akan mengekang dia atau mengatur-atur dia."
"Kalau masalah itu, Keyla berhak menentukan hidupnya sendiri, Nak Mondy."
Jawaban papa Keyla membuat harapan Mondy agar papa Keyla mau membantunya pun jatuh begitu saja. Sepertinya Mondy harus berjuang sendirian kali ini. Keyla, harus dengan cara apa Mondy bisa mendapatkanmu?
***
Beberapa tamu undangan sudah mulai datang, Bara masih ribut menanyakan kerudung pemberiannya yang sebenarnya terbang ke laut saat dipakai Keyla.
"Aku mau kamu pakai kerudung itu Sayang, limited edition loh itu," kata Bara yang tetep kekeh dengan pendapatnya.
"Kerudung ini juga bagus Dad, serasi kan sama baju kita, warnanya juga sama kayak kerudung Bia," balas Sheina yang tidak mau membalas kerudung pemberian Bara, karena ia belum memberitahu Bara bahwa kerudung itu dipinjam Keyla.
__ADS_1
"Tapi, Sayang. Apa salahnya sih nyenengin suami yang pengen lihat kamu pakai kerudung itu?"
Sheina diam saja karena ia juga bersalah. Apa dia harus berterus terang saja?
"Mommy, bukannya kerudung yang dikasih Daddy itu dipinjam Onty Key ya?" sahut Gabriel yang sedari tadi memperhatikan kedua orang tuanya yang sibuk mempermasalahkan kerudung.
"Dipinjam Onty Key? Kok bisa?"
Sheina menarik napas dalam dan menghembuskannya dengan berat. "Sebenarnya, kerudungnya emang dipinjem Keyla. Tapi, kemarin pas Keyla pergi sama Mondy, kerudungnya terbang dan hanyut ke laut. Mereka bilang akan ganti tapi aku pikir nggak perlu."
"Waduh, harusnya si Kukis yang ganti Sayang, itu aku beli dua juta loh harganya, limited edition soalnya."
"Dua juta!?"
🥨🥨🥨Duit segitu kalau biat Daddy sih nggak masalah, tapi kalau berhubungan sama Mondy, pasti jadi masalah 🤭🤭💐💐💐
__ADS_1