Terjerat Skandal

Terjerat Skandal
TS | Bab 61


__ADS_3

Mondy masih tidak sadar dengan apa yang diucapkannya. Meski dia dan Bara saling bermusuhan, tetapi sebenarnya dia menikmati waktu saat Bara ada di sekitarnya.


"Kamu serius pengen ajak Bara?" tanya Keyla. Dia sendiri heran karena suaminya itu memang tidak pernah akur dengan kakak iparnya, kenapa tiba-tiba berpikir untuk mengajak Bara di pesta mereka?


"Iya, Sayang. Aku mau lihat dia tersiksa. Sheina pasti larang dia minum banyak. Jadi, lihat muka dia yang lagi pengen minum banyak tapi takut istri, itu lebih menyenangkan," jawab mondy bersemangat. Dia lalu mengambil ponselnya dan mengetikkan sesuatu.


"Ya udah, kamu sama Gery mending beli minumnya Mon, aku sama Keyla tunggu di rumah," kata Selvy.


Mondy dan Gery setuju, akhirnya mereka membeli minuman beralkohol untuk melengkapi pesta mereka malam ini. Meski sebenarnya Keyla sedikit khawatir karena Mondy mengajak Bara juga, tetapi demi kebahagiaan semua orang akhirnya dia memilih diam saja dan berhenti mencemaskan hal yang belum tentu terjadi.


***


Keyla dan Selvy masih menunggu kedatangan Mondy dan Gery yang masih membeli minuman. Keyla memberi nasehat pada Selvy agar membuka hatinya untuk Gery yang terlihat jelas menyukai Selvy.


"Ya, jalani dulu aja lah Key, takutnya nanti dia nyakitin juga kayak yang udah-udah," kata Selvy sambil makan martabak yang tadi dibawa oleh Gery.

__ADS_1


"Ya, kan setidaknya kalau kamu buka hati, kamu nggak kelamaan galaunya," balas Keyla.


Dua artis yang sudah bersahabat lama itu pun menikmati makanan yang ada di meja. Tidak peduli besok harus berolahraga dengan ekstra untuk menghilangkan lemak yang saat ini sedang mereka tumpuk di tubuh mereka.


Mondy dan Gery akhirnya datang membawa beberapa botol minuman. Terakhir mereka minum bersama saat merayakan kesuksesan film Keyla di rumah Bara. Saat itu, Mondy dan Keyla belum menikah dan Sheina belum hamil anak keduanya. Sudah terlalu lama jika diingat-ingat.


Beberapa menit setelah kedatangan Mondy dan Gery, Bara datang sendirian. Ternyata, Mondy berhasil memprovokasi saudara iparnya itu untuk datang.


"Sheina mana?" tanya Keyla karena tak melihat kakaknya datang bersama Bara.


"Bagus kalau Sheina nggak mabuk, biar ada yang awasin kamu, Bar," balas Mondy. Dia mulai mengendus-endus leher Keyla dan membuat sang istri terpaksa mencubitnya.


"Belum minum aja udah mabuk," sindir Gery saat melihat kelakuan Mondy.


"Emang punya istri itu bawaannya mabuk aja Ger, nggak perlu alkohol kok. Apalagi kalau udah tau rasanya." Mondy menggigit bibir bawahnya dengan genit, membuat Bara memukul pahanya dengan bungkus pizza. "Apa sih Bar," protesnya.

__ADS_1


"Lihat sikon dong, nggak kasihan apa si Selperkuin sama Gery jadi wafer."


"Baper!" teriak Keyla dan Selvy bersamaan membenarkan kalimat terakhir Bara.


"Siapa yang baper?" Sheina yang baru datang, mengambil duduk di sebelah suaminya.


"Itu si Kukis pamer-pamer kemesraan, kita juga bisa ya, Mom." Bara menarik pinggang Sheina dan tiba-tiba mencium bibir istrinya.


"Parah banget si Bara kokok." Mondy melempar kacang kemasan yang masih terbungkus rapat, dan akhirnya ciuman Bara dan Sheina terlepas.


"Dasar kalian gila!" cibir Gery yang kemudian menengguk segelas minuman.


"Kita kan mau pesta, kok kalian minum duluan sih?" Keyla mengerutkan keningnya, menatap Bara dan Gery dengan kesal.


"Jangan lihatin mereka kayak gitu, Sayang. Maklumi aja, mereka nggak pernah minum."

__ADS_1


__ADS_2