Terjerat Skandal

Terjerat Skandal
TS | Bab 63


__ADS_3

Mondy dan Bara sama-sama sudah melayang parah. Namun, lucunya mereka justru terlihat sangat akrab dengan keadaan itu. Dua laki-laki yang biasanya adu mulut itu justru kompak untuk meledek Gery dan sukses membuat pria jomblo itu iri.


"Dad, ayo kita pulang!" ajak Sheina saat melihat suaminya semakin tidak sadar. Dia tidak mau jika harus memapah sendiri suaminya itu sampai rumah, karena semua orang mulai mabuk termasuk Keyla.


"Bentar lagi, Mommy Sayang, masih tanggung nih, aku juga masih sadar," balas Bara. Padahal dengan sangat jelas bisa dilihat bahwa dia saat ini sudah mulai kehilangan kesadaran.


"Hei, tunggu!" Mondy menggelengkan kepala, melarang Sheina membawa Bara pulang. "Ini siapa yang minum? Kalau aku minum sendiri, nanti aku sama Keyla bisa mati, kita minum bareng-bareng." Mondy langsung menuang serbuk dari botol kecil itu ke botol minuman mereka.


"Itu apa, hey Mondy jangan gila! Apa yang kamu masuki, Mondy?" teriak Sheina yang paling sadar di antara mereka karena dia sama sekali tidak ikut gila.


"Apa sih, ini tuh penawar, biar nggak muntah," kata Mondy sambil mengocok botol itu.


Keyla hanya memperhatikan apa yang dilakukan suaminya karena otaknya sudah mulai melayang-layang. Dia kalau sudah tidak sadar karena minuman, seperti orang bengong, diam saja tidak mau banyak bicara. Sangat kontras dengan Mondy yang justru semakin banyak omong.


"Ini buat aku, buat istriku tercinta, buat Bara Kokok, buat Gery siput, ini buat Silperkuin." Mondy menuang satu per satu minuman itu ke dalam gelas mereka berlima.

__ADS_1


"Serah kalianlah. Habis ini pulang, Dad!" teriak Sheina yang mulai kesal.


"Sheina ternyata bawel juga ya, rejekimulah Bar dapat istri bawel," oceh Mondy yang kemudian memeluk dan mencium Keyla.


"Lihat aja Keyla kalau udah jadi emak-emak juga bakalan ngomel. Lagian kamu ini ngasih contih yang nggak bener, malah minum-minum gini, gimana sih?" balas Sheina. Dia merebut gelas dari tangan suaminya, dan menjauhkannya.


"Ya jangan bilang-bilang kalau aku minum, awas kalau kamu ngadu ke warga. Kamu mau Bara gantiin aku, eh tapi dia minum juga." Mondy tertawa terbahak-bahak. Sampai-sampai Keyla mencium bibirnya tiba-tiba.


"Berisik tau, aku lagi menikmati pemandangan indah, kalian berisik aja," balas Keyla setelah mencium bibir Mondy.


Bara menutup telinga karena teriakan istrinya membuat telinganya sakit.


Dengan susah payah, Sheina membawa suaminya pulang, meski Mondy beberapa kali berusaha menarik tangannya.


Setelah berhasil membawa Bara sampai di ruang tamu, Sheina kembali mengurus adik dan iparnya, untung saja Mondy dan Keyla masih bisa berjalan tanpa harus dipapah. Namun, Sheina bingung dengan nasib Gery dan Selvy.

__ADS_1


"Aku gimana?" tanya Gery saat Sheina membantu Keyla dan Mondy untuk pulang.


"Kamu di sini aja Ger," sahut Selvy.


"Nanti aku urus kamu, diem di sini jangan macem-macem, lagian pembantu kamu ke mana sih Sel, masa' udah tidur jam segini."


Sheina mendorong tubuh Mondy dan Keyla agar bisa berjalan lurus sampai ke rumahnya. Dia lalu mengunci rumah mereka dari luar. Setelah berhasil mengantar dua orang itu, dia berencana kembali ke rumah Selvy, tetapi, tiba-tiba mata Sheina melihat Bara berjalan keluar.


"Mau ke mana lagi? Pulang!" omel Sheina lalu menghampiri suaminya.


"Kamu yang mau ke mana? Aku lagi pengen banget, ayo kita ke kamar!" ucap Bara yang berusaha mencium Sheina.


"Kamu kenapa sih, itu si Gery masih di rumah Selvy." Sheina berencana mendorong Bara lagi ke rumah, tetapi Bara malah berusaha melepaskan pakaian Sheina padahal mereka masih ada di halaman depan rumah.


Nasib Gery sama Selvy gimana?

__ADS_1


__ADS_2