Terjerat Skandal

Terjerat Skandal
TS | Bab 31


__ADS_3

“Ikut ke mana, Om?” Gabriel sangat antusias karena dia berkesempatan untuk pergi jalan-jalan yang sudah sangat lama tidak ia rasakan. Bara yang sibuk dengan pekerjaannya, dan Sheina yang sibuk dengan bayinya membuat Gabriel sering kali harus bermain sendirian.


“Om Mondy sama Onty Key mau naik kapal dong. Main di pulau, nanti sore baru balik, naik kapal lagi,” jawab Mondy yang sudah memegang tali kemenangannya. Rencananya kali ini pasti berhasil, dia tidak perlu memohon-mohon pada Bara supaya dipinjami mobilnya.


“Biel mau ikut. Mau ikut. Mau ikut.” Bocah empat tahun itu berdiri tegak lalu melompat-lompat heboh bahagia.


Mondy melirik Bara dengan tatapan yang aneh. Bibirnya menyunggingkan senyum yang membuat Bara bergidik ngeri.


“Apa lihat-lihat? Mau ngajak berantem?” tanya Bara sinis.


“Nggaklah. Aku bukan anak kecil lagi,” jawab Mondy masih sambil senyum-senyum.


“Om, Biel mau ikut. Biel belum pelnah naik kapal, Om.” Gabriel menggoyang-goyangkan tubuh Mondy, berharap dia akan benar-benar diajak pergi oleh mantan pacar ibunya itu.


“Boleh saja sih, tapi nggak bisa pakai mobilnya Om Mondy,” balas Mondy.


Bara mengerutkan keningnya. Kecurigaannya memang semakin kuat. Mondy tidak mungkin mengajak Gabriel pergi mengganggu kencannya. Ternyata, ada udang di balik batu.


“Mobilnya Om Mondy lusak?” tanya Gabriel polos.


“Mobilnya om Mondy sudah ketahuan sama penjahat Biel. Jadi, kita harus nyamar pakai mobil lain biar ngak ketahuan,” jawab Mondy dengan sedih. Dia sengaja menarik simpati Gabriel supaya mau membantunya kali ini.


“Dasar Kukis Lebaran tukang modus, bilang aja takut ketahuan KL Grup,” cibir Bara yang sudah tahu jalan pikiran Mondy.

__ADS_1


Mondy malah nyengir kuda. “Aku ganti bensinnya, tenang saja.”


Bara berdiri dan meninggalkan Mondy dan Gabriel. Dia tidak ingin mendengar ocehan Mondy lagi.


“Bar, aku serius. Aku ajak Gabriel pakai mobil kamu ya,” ucap Mondy yang sangat yakin Bara akan mengizinkannya.


“Terserah!”


“Yes!”


Mondy benar-benar berhasil menjalankan misinya.


**


**


“Lain kali kita harus pergi sama-sama deh, mungkin Bia bisa dititipkan ke Mama,” usul Bara sembari merangkul pinggang istrinya masuk ke rumah mereka.


“Sama kamu saja sebenarnya bisa loh, Dad. Bia ‘kan masih bayi banget, masih butuh aku.”


Sepasang orang tua itu akhirnya masuk ke rumah. Sementara itu, Gabriel terlihat sangat bahagia duduk di belakang sendirian. Dengan sebotol susu di tangannya, bocah laki-laki itu diam menikmati liburannya bersama Mondy dan Keyla.


Satu jam lebih mereka dalam perjalanan, hingga akhirnya mereka pun sampai di dermaga tempat kapal kecil milik keluarga Bara bersandar. Mondy menggendong Gabriel yang tertidur dan Keyla berjalan di sampingnya. Mereka tetap memakai topi dan jaket supaya tidak mudah dikenali.

__ADS_1


“Kita udah kayak keluarga bahagia ya,” ucap Mondy saat mereka berjalan ke arah kapal.


“Iya, kamu udah cocok kok jadi bapak-bapak,” sahut Keyla.


“Tenang saja! Meskipun aku jadi bapak-bapak, tapi kegantengan aku tidak akan pernah berkurang,” balas Mondy percaya diri.


Keyla hanya berdecih. Memang memiliki pacar yang luar biasa narsis mengharuskan Keyla untuk menambah stok sabarnya.


Mondy naik ke kapal lebih dulu melewati tangga khusus, lalu dia membantu Keyla melewati tangga sambil memegangi tubuh Gabriel yang terlelap dalam gendongannya.


“Pantas saja Bara jarang pergi sama anaknya, ternyata seribet ini bawa anak kecil,” ucap Mondy yag mulai kesulitan menggendong Gabriel.


Bocah itu sama sekali tidak terganggu tidurnya, meski tertidur dalam gendongan Mondy yang tidak stabil.


“Tapi, kalau mereka nanti dewasa sama-sama, Bara sama Sheina itu punya banyak waktu untuk masa tuanya, karena dua anaknya tumbuh dewasa bersama-sama,” sahut Keyla.


“Jadi, kamu mau kita kayak Bara Sheina begitu?”


Bukannya menjawab godaan Mondy, Keyla justru terperangah saat melihat dua orang di depannya.


“Hai, Mon. Hai Keyla!”


“Ke-kenapa mereka ada di sini?”

__ADS_1


🥨🥨🥨Hayo tebak, siapakah dia? Kembang kopi, sama votenya banyakin dulu wkkkkk💐💐💐


__ADS_2