Terjerat Skandal

Terjerat Skandal
TS | Bab 40


__ADS_3

Setelah bertemu dengan Bara saat pulang bersepeda, Mondy jadi memikirkan omongan laki-laki itu. Apa yang Bara katakan memang ada benarnya. Kakek Mondy mungkin akan keberatan jika memiliki menantu seorang artis seperti Keyla.


“Kenapa ada saja sih halangannya buat nikah?” gumam Mondy yang kini sedang memasak di dapurnya.


Tiba-tiba ada seseorang yang membuka pintu rumahnya yang tidak pernah terkunci saat dia di rumah, membuat Mondy terheran dan langsung mengecek keadaan. Tidak pernah disangka oleh laki-laki itu bahwa papanya akan datang ke rumahnya saat ini.


“Kenapa bengong begitu?” tanya Papa Mandala saat melihat putranya mematung dengan apron yang menutupi pakaiannya.


“Papa tumben mau ke sini. Papa mau apa?” tanya Mondy. Laki-laki itu masih memegang sutil di tangannya.


Papa Mandala malah duduk santai di sofa ruang tengah yang dekat dengan dapur. Dia merebahkan punggungnya seolah menjajal empuknya sofa milik Mondy itu. Dengan santai, papa kandung Mondy itu menjawab, “Papa mau pastiin, apa yang sudah kamu lakuin sampai Papa Freya mau kita semua ketemu besok?”


“Apa ya? Aku cuma bilang kalau aku pacarnya Keyla, itu saja.” Mondy tanpa merasa berdosa sedikit pun langsung berjalan kembali ke dapur. Dia lebih suka membuat papanya itu penasaran dan

__ADS_1


“Dasar bo doh! Pakai otak dong, Mondy. Kenapa buru-buru begitu sih?” teriak Papa Mandala dengan kesal.


Namun, anak tunggalnya itu justru semakin menggodanya dengan membuat papanya penasaran. Dengan terpaksa Papa Mandala bangun dari sofa dan menghampiri Mondy. Papa Mondy merebut sutil yang dibawa Mondy itu dan mengambil alih pekerjaan Mondy yang sedang menggoreng ikan.


“Papa ngapain sih? Mau minta makan sama Mondy?” tanya Mondy berusaha merebut peralatan memasaknya itu dari tangan sang papa.


“Jangan banyak alasan! Buruan cerita, apa yang bikin papinya Freya sampai ngajak papa sama kakek kamu buat ketemu mereka?” Papa Mandala mulai tidak sabar. Sutil yang dipegangnya itu dipukulkan ke meja dapur sampai tanpa terduga, benda itu sampai penyok.


“Papa, itu belinya susah loh, harus lari-lari ngejar tukang yang jualan itu,” protes Mondy sembari merebut benda murah yang sudah menemani memasak sejak pindah ke rumahnya sendiri.


“Iya-iya sabar, Pak Mandala. Angkat dulu ini ayam gorengnya, nanti gosong.” Mondy menyenggol tubuh papanya agar mau bergeser karena dia akan meniriskan ayam gorengnya.


“Repot benar jadi anak muda!” cibir papa Mondy.

__ADS_1


“Jangan resek ah Pa. Kalau nggak mau sabar, pulang saja sana, Pa!” Mondy mulai meniriskan ayam gorengnya.


“Jangan kurang ajar kamu, Mondy!” Papa Mandala memilih untuk mengalah. Tidak ada habisnya jika berdebat dengan Mondy.


Setelah beberapa saat menyelesaikan masakannya, Mondy akhirnya menghampiri papanya. “Papa jangan kaget ya, kalau besok perjodohannya berubah. Bukan aku sama Freya, tapi aku sama Keyla,” ucap Mondy sembari senyum-senyum membayangkan apa yang akan terjadi besok.


Papa Mandala tiba-tiba memukul lengan Mondy. “Jangan ngaco! Bisa-bisa kamu bikin perusahaan bangkrut kalau main-main sama mereka.”


“Ih, Papa. Keyla itu anak dari Om Faris, suami dari tantenya Freya,” balas Mondy menggebu-gebu. Dia tahu papanya sangat mengenal keluarga Freya, jadi pasti papanya itu mengenal juga papa kandung Keyla.


“Yang tinggal di New York!? Jangan bohong kamu!”


“Iya, serius, Pa. Besok Papa buktikan deh! Tapi, kalau aku berhasil yakinin KL Grup Papa yang harus yakinin Kakek.”

__ADS_1


🥨🥨🥨In fo ya gaes, kalau mau masuk GCNT Itta Haruka. Paswordnya nama tokoh novel aku favorite kalian, lalu tambahin Love You, atau Saranghae, atau apa saja yang intinya lope lope, Biar admin langsung konfirm kalian 💐💐💐


__ADS_2