Terpaksa Menikah Dengan Presedir

Terpaksa Menikah Dengan Presedir
tak singkron..


__ADS_3

pagi hari pun telah menjelang...


memang sekarang masih pukul 04:00 pagi,namun luna bergegas bangun kerena dia ingin segera menyelesaikan tugasnya di mansion dan berangkat kerja di tempat barunya...


luna membersihkan diri dan bergegas turun untuk membersihkan mansion dan menyiapkan sarapan untuk tuan yang seperti macan putus cinta atau singa sedang datang bulan itu...


entah lah ,dua binatang itu memang cocok untuk nya...


ceklek....


luna membuka pintu kamar dengan sangat pelan,takut membangunkan sang singa...


luna segera mengambil sapu dan alat pel untuk membersihkan seluruh ruangan,karena mansion memang cukup luas maka membutuhkan waktu cukup lama untuk pekerjaan itu...


"huuuuhf... capek nya...." luna mengelap keringat yang menganak akibat kerja keras nya...


"ekheeem..." suara bariton mengagetkan luna yang sedang berkacak pinggang


dan dia tau,suara siapa itu...


luna mencari keberadaan jam,ingin melihat jam berapa ini,kenapa di sudah bangun ??


ini kan baru jam 05:30...!!!


!


"sampai kapan kau di situ ..?" edward bersidekap dada dan bersandar di pegangan tangga,


luna membalik dan menundukan kepalanya...


"apa otakmu itu sangat kecil sehingga kau tak dapat menampung segala tulisan di berkas itu ...?"


"bagaimana aku bisa menampungnya kalau dia terus menggangguku ...!!"luna berteriak dalam hati...


sedangkan edward tersenyum karena rencananya benar benar berhasil...


"siapkan aku air mandi...!!"edward menaiki tangga meninggalkan luna


luna yang melihat tuan nya sudah melangkah naik pun menyusulnya...


tak...tak...tak...


luna berusaha mengimbangi langkah edward dengan sedikit berlari namun


bug....


"aw... maaf tuan..." luna menubruk punggung edward yang berhenti mendadak


edward tersenyum namun tidak ada satupun orang yang melihatnya...


edward membalik dan menatap luna...


yang di tatap berdiri kikuk tidak tahu harus apa...


"apa yang kau tunggu ...?" ucap edward masih dengan bersidekap dada

__ADS_1


"eh...iya iya tuan ...maaf..." luna berlari menuju kamar mandi


segera menyiapkan air hangat dan sabun,tidak lupa dia memberi beberapa tetes aroma terapi yang tercium sangat menenangkan


ketika busa mulai membumbung tinggi ,tanpa sadar tangan luna mulai memainkan nya,dia duduk di luar bathup dan mengayunkan tangan nya ke depan dan ke belakang...


saking asiknya luna sampai tidak sadar jika edward sudah berada di depan pintu melihat luna...


"apa kau mau mandi sekalian ...?" edward menyeringai


"hah... apa ..!!" luna kaget dan melotot


"ma...maaf tuan..airnya sudah siap,silahkan..." luna lari tunggang langgang melarikan diri dari kamar mandi...


dia menutup pintu dan segera berlari ke walk in closet,


dia menyandarkan tubuhnya di lemari dan memegangi dadanya


"lama lama aku bisa kena serangan jantung jika terus di sini,dia itu kenapa,kadang seperti singa lapar kadang seperti makhluk halus ...iiiiiii ...."luna bergidik ngeri..


setelah dia menyiapkan pakaian kerja edward ,dia turun untuk menyiapkan sarapan edward


setelah selesai ,luna menunggu edward sambil berdiri di depan meja makan,dia kembali mengingat tingkah edward yang selalu membuatnya bergidik ngeri...


seperti kejadian tadi malam...


setelah edward memanggil luna untuk mendekat,dia duduk menyandarkan kepalanya di sandaran ranjang nya...


luna mendekat dan edward menyuruhnya untuk duduk di tepi kasur


"baca...!!"


baru juga luna membaca lembar pertama ,adward mendekatkan kepalanya tepat di samping luna


dia menyangga kepalanya dengan tangan kirinya...


huuuf...huff..huuf..


lagi...edward meniup niup rambut luna yang di kuncir...


luna sudah merasa tak nyaman dengan posisi ini,karena nafas edward yang mampir di leher luna...


entah si tuan nya itu sengaja atau tidak...


di rasa tidak ada pergerakan dari luna ,edward menyandarkan kepalanya lagi di sandaran ranjang


dia memainkan ujung rambut luna dengan jemari nya..


"tuan...."luna menggeser duduknya berharap edward berhenti mengganggunya...


"kanapa kau selalu menggangguku ...?"edward berucap dengan suara beratnya...


"apa ..!!aku ...???tidak kebalik duhai tuan yang mengerikan ...??"luna menggerutu dalam hati..


"sana pergi kau ...!!" usir edward dengan kakinya

__ADS_1


"tidur di sofa itu,semua kamar di sini sudah ada yang menempati !! atau kau mau tidur di lantai ..!! terserah ..!!" edward berucapa lagi dengan nada kesal


"ihhh kenapa jadi dia yang marah ..?" gerutu luna


luna beranjak dari kasur dan duduk di sofa,dia membuka berkas itu lagi dan mulai membacanya,lama kelamaan tubuhnya merosot dan semakin merosot hingga dia tertidur dengan posisi duduk dan kepalanya berbantalan pegangan kursi...


ohhh sungguh menyebalkan si edward itu,membuat luna capek jiwa dan raga...


tak...tak...tak...


suara langkah sepatu membuyarkan lamunan luna


luna menoleh dan benar ,sang singa sedang turun dari tangga,luna menunduk ketika edward melewatinya


kali ini ,luna menyiapkan sarapan langsung tanpa di suruh oleh edward


satu gelas susu,sandwich dengan isi selada ,tomat dan taburan kacang almond,sungguh sebuah sarapan yang lezat ...


bagi edward...


di tambah yang menyiapkan nya pun orang yang bisa membuatnya senyum senyum sendiri


edward menggelengkan kepalanya karena fikiran nya sudah tak sesuai jalurnya...


dia memakan sarapan nya dengan tenang tanpa gangguan...


setelah selesai dia beranjak tanpa sepatah kata pun ,dia pergi menuju mobilnya,di sana sudah ada mike yang setia menunggu nya....


"pagi tuan..."mike membungkukan badan nya


edward tak menyaut dia langsung masuk dan duduk di kursi penumpang....


hari ini hatinya sedang kacau...


fikiran nya menuntut agar dia balas dendam kepada luna,namun hatinya....


hah !!! entah lah ....


hati nya benar benar tak singkron lagi dengan fikiran nya...


****


"maaf tuan kami belum bisa menemukan nona luna..."


"apa...!!kalian benar benar tidak becus...!!mencari seorang wanita saja tidak bisa ...!!" orang itu marah marah ketika mendengar laporan dari orang suruhan nya


bagaimana dia tidak frustasi,sudah beberapa hari dia mencari luna,namun tak ada setitik pun petunjuk yang di tinggalkan luna...


dia mengambil gelas yang ada di depan nya dan


prannnnnnkkkk !!!!!


gelas itu tepat mengenai pelipis orang nya...


"pergi kalian ...!!"dia berteriak..

__ADS_1


kedua orang itu membungkuk kan badan dan pergi dari hadapan bos nya....


klik like...😚😚


__ADS_2