Terpaksa Menikah Dengan Presedir

Terpaksa Menikah Dengan Presedir
penjelasan


__ADS_3

"astaga...!!" luna terjingkat kaget karena edward yang tanpa permisi menyelonong begitu saja ke kamar luna...


tanpa permisi pula edward duduk di samping luna...


luna hanya diam memandang edward,ingin melihat apa sebenarnya yang di inginkan lelaki di depan nya ini...


"luna...aku ingin menjelaskan sesuatu..."


luna diam menatap intes wajah edward..


"tentang pembunuhan itu....


edward menjeda ucapan nya,dia ingin melihat expresi luna


"aku...sungguh aku tidak tau kejadian itu luna, waktu itu aku masih kecil,dan semua yang di perlihatkan jhustin padamu tidak semua benar,kau tau luna... ayah ku dan ayah jhustin adalah sahabat..."


edward terdiam sejenak,merasai sesak di dadanya jika mengingat mereka,kedua sahabat yang sangat akrab,namun terpecah hanya karena mengejar kesenangan dunia saja...


"mereka adalah dua sahabat yang saling melindungi,mereka pun memiliki bisnis ilegal berdua,dan ayah mu adalah kepala produksi di pabrik permen milik ayah jhustin,ketika ayahmu menemukan sebuah kejanggalan,dia mencoba untuk melaporkan ke pihak berwajib,namun sayang niat ayah mu ter endus oleh salah satu anak buah om brian papa jhustin,om brian marah dan menyuruh papa ku membunuh ayah mu,waktu itu aku mendengar semuanya,ayah ku menolak,namun om brian menggunakanbsegala kelicikan nya untuk menjebak ayah ku,jadi mau tidak mau ayah ku menuruti perintah om brian ..."


"taukah kau luna...di ďàlàm mobil itu,juga ada aku ,jhustin dan om brian,namun entah kenapa hanya ayah ku yang terlihat di sana,mungkin suatu saat foto itu bisa di gunakan untuk terus menekan ayah ku.." lanjut edward...


akhirnya dia menceritakan semuanya...


hanya satu yang belum,jati dirinya...


"luna...??"


melihat luna tidak memberi respon apapun, edward memberanikan diri mendekat ke sisi ranjang luna...


sama dengan luna...edward juga bersandar di kepala ranjang...


luna menatap kosong pemandangan di depan nya...


perasaan nya campur aduk...

__ADS_1


edward mengenggam tangan mungil yang kini sudah terasa sedikit berdaging itu...


"luna..." luna menoleh...


tatapan mereka bertemu..


deg...deg...deg...


sepasang jantung berdetak begitu kencang nya,dua hati saling berdesir mengalirkan cipratan cipratan rindu dari sorot matanya...


"kau tetap saja jelek...!!"


bug....!!


"pergi sana !! tidak usah kemari jika kamu hanya ingin mengumpat ku...!!


greb....


edward meraih tubuh luna dan membawanya ke dalam dekapan yang memang di rindui nya itu...


"jangan pergi..." ucap edward sendu,tersirat banyak sekali kesakitan di setiap kata nya...


edward mengelus sayang surai hitam luna,dan cup....


edward mencium kening luna ...dia memandang mata yang masih terpejam setelah mendapat kecupan lembut dari bibir manis edward...


"apa kau sangat merindukan ku...??" luna membuka matanya dan menghempas kasar tangan edward yang masih bertengger memegang pipi nya...


kenapa jadi luna ...??


katakan jika kau yang merindukan nya edward..!!


"hei...kenapa kau marah...??aku kan cuma bercanda..."


"heuh...!! kau menyebalkan..! "

__ADS_1


greb...


"maaf...."bisik edward lirih


"kamu jahat edward...jahat.." suara luna sedikit bergetar dan edward semakin mempererat pelukan nya


"ayah kamu yang membunuh ayah dan ibu ku,kamu tau ...?? aku sangat kesepian..."


hiks... luna mulai ter isak tidak dapat di kondisikan...


"maaf...maafkan atas semua kesalahan ayah ku"


terdengar suara isak tangis yang sedikit mengeras di sana...


edward tau,hati luna kini sedang kacau...


"hei...sudah.." edward menghapus air mata luna,


"berjanjilah ini adalah air mata terakhir yang keluar dari mata indah mu,aku berjanji akan terus menjaga mu .."


cup...cup...


edward mencium ke dua mata yang masih mengeluarkan air itu...


"hei...."edward menghapus air mata yang masih saja terjatuh di pipi mulus luna...


"kita mulai semuanya dari awal..."


"luna...??" edward mendongak kan wajah luna


terlihat luna yang masih berusaha menahan tangis nya...


edward memajukan wajah nya,dan dia kecup sekilas bibir yang selama ini menjadi candu bagi nya itu...


perasaan edward lega telah menjelaskan semuanya,dia berharap luna mau menerimanya lagi...

__ADS_1


😙😙😙🙏🙏....


__ADS_2