Terpaksa Menikah Dengan Presedir

Terpaksa Menikah Dengan Presedir
kegilaan edward


__ADS_3

di dalam mobil elxi terus mengembangkan senyum nya... tak di pungkiri dia mendapat semangat nya kembali ketika dia di ganggu oleh jho..


namun elxi adalah duplikat edward...


dia tidak akan mengatakan sesuatu atau mengambarkan isi hatinya kepada orang yang sejak pertama dia tolak mentah mentah..


gengsi donk...


oke lanjut ke kediaman papa edward dan mama luna..


semakin hari ,hari hari mereka semakin indah saja...


edward selalu berada di samping luna dan menghabiskan waktu hanya untuk quality time mereka...


melupakan setumpuk map dan segudang meeting yang harus dia tangani..


dia hanya ingin bersama luna kini..


menikmati hari tuanya dengan bidadari hati nya..


benar benar seperti seorang remaja yang sedang di mabuk cinta,merek berkencan , berbelanja , dan jalan jalan mengunjungi tempat tempat yang menurut mereka indah...


seperti hari ini...


edward dan luna sedang ingin pergi ke sebuah taman di sore hari..


namun mata jeli edward melihat mobil yang bergoyang di sudut gang yang sepi..


jiwa muda edward langsung berkobar..


dia menepikan mobilnya dan mengedikan matanya pada luna...


memberi kode jika dia juga ingin..


ck...!!


dasar...!!


dengan sangat terpaksa luna pun menuruti keinginan gila edward..


dert... dert...


ponsel edward bergetar di saku nya kala dia belum selesai menuntaskan tugasnya dengan luna di dalam mobil..


ups...


salah...


bukan menuntaskan tugasnya tapi menikmati dan menuntaskan hasrat nya dengan luna..


dert... dert...


"edward... hanpone mu berbunyi..." luna mendongak menatap wajah edward..


"oh ayolah luna... sedikit lagi... " edward memohon, dia menjambak rambut nya frustasi...


"tapi handpone mu terus bergetar... "

__ADS_1


"ck...!! " edward berdecak kesal..


dia bersumpah akan menghajar siapa pun yang berani menganggu kesenangan nya..


dia merogoh handpone nya dengan gerakan cepat..


kemudian.. klotak....


"sekarang lanjutkan..."


mata luna membulat... seenaknya saja edward membuang handpone nya.. beruntung masih di dalam mobil..


"apa yang kau tunggu...!! "


luna berjingkat ,namun buru buru dia melaksanakan tugas nya lagi, sebelum singa itu meraung dan menghabisinya di dalam mobil...


entah kenapa semakin kesini kegilaan edward semakin menjadi ,semakin tua bukan semakin loyo malah semakin bersemangat...


hampir setiap hari edward meminta jatah pada luna,bahkan lebih parahnya edward tidak tau tempat, contoh nya seperti sekarang ...


"aaahhh.... oh my God luna... sssshhh.... " edward menggigit bibir bawah nya menikmati rasa yang baru saja di berikan oleh luna...


nafasnya ngos ngosan karena ulah luna...


"kamu itu sudah tua... lihat ... lama lama kamu bisa terkena sesak nafas kalau setiap hari seperti ini..."


edward melotot di sana...


tak terima dengan ucapan yang di lontarkan luna..


"apa...?? jangan melotot.. nanti eummmm..


luna terus memukul mukul dada edward,


dia kaget kala edward menyerang bibirnya secara mendadak ,dia belum siap...


luna terus memberontak ,namun apa daya ...


tengkuk luna terus di pegang oleh tangan besar edward...


edward menyerang nya tanpa ampun ,hingga luna merasa pasokan oksigen nya akan segera habis ,dia pun menggigit kecil bibir edward..


"aw...!!"


"salah siapa...!! bahkan kamu hampir membunuh ku edward...! "


akh...!! semakin berani saja luna pada edward...


"maka jangan pernah menyepelekan ku ... sekalipun dalam fikiran mu..!!"


brrrr....


ngeri...


luna langsung menciut kala edward menatap nya dengan tajam...


lelaki itu benar benar menyeramkan ketika di singgung soal harga diri nya..

__ADS_1


beruntung itu luna...


coba kalau yang lain..


pasti sudah di penggal habis kepala mereka..


greeb...


"jangan pernah menatap ku dengan mata seperti itu... kau tetap bidadari ku, tapi aku tidak suka di sepelekan... "


edward memeluk luna kala luna menatap nya dengan mata berkaca kaca ,dan reflek edward meraih tubuh luna saat luna beringsut sedikit memberijarak pada edward..


edward tau.. luna takut dengan sisi menyeramkan nya..


dan edward benci itu...


benci dengan wajah cantik yang berubah memucat karena takut...


"hiks...


"hei...!! kita baru saja bercinta... kenapa kau menangis...??!! "


bug...!!


"mana ada... kamu sendiri yang menikmati nya.. aku tidak... !" ucap luna di dalam pelukan edward setelah dia memukul lembut dada edward..


edward tersenyum di sana..


dia melepas pelukan nya,dan di pandanginya wajah wanita yang dulu telah di jebak nya..


"apa itu artinya kau meminta lebih...?? "


blus...


wajah luna memerah...


"mana bisa begitu...!! " dia memalingkan wajah nya..


malu pada edward...


kenapa lelaki itu selalu bisa membuat nya seperti ini...


tiba tiba menangis ,dan sedetik kemudian dia berbunga...


entah sejak kapan luna dapat menyesuai kan hatinya dan menerima cinta edward yang penuh dengan keanehan itu...


luna tidak tau...


yang dia tau kini ,dia bahagia dapat hidup dengan lelaki yang kembali memeluknya ini..


dia memang lelaki kasar ,namun hatinya sangat lembut... tidak hanya materi yang di dapat luna dari lelaki nya itu..


namun curahan kasih dan sayang serta cinta selalu dia rasakan setiap hari nya...


"terima kasih edward...


terimakasih telah hadir dalam hidup ku... "

__ADS_1


vot... vot.. vot... 😚😚


__ADS_2