
luna berlari saking malunya karena baru saja dia mencium pipi edward
sementara edward mematung sambil tersenyum memandang gadis yang baru saja mencium nya..
"tangani agenda besok mike,q akan pergi bersama luna..."
tut...
edward menutup panggilanya sepihak,dia pergi ke balkon dan menyalakan rokok yang dia ambil dari nakas samping tempat tidurnya
ya...selain perokok ,edward juga seorang yang suka mengonsumsi minuman keras,namun di saat tertentu saja..
ketika dia sedang frustasi atau mengalami banyak masalah ,dia akan pergi ke sebuah bar milik teman nya,dia akan minum alkohol sampai puas di sana,tanpa wanita,hanya di temani mike sang asisten...
"aaakkkhhh....!!!"
edward mendengar teriakan dari kamar sebelah nya
"luna...!!"
edward berlari panik,dia membuang putung rokok ke sembarang arah
braaaak....!!
"luna...!! luna...!! "
suara menggelegar terdengar di setiap sudut ruangan
dia terus mencari luna namun tidak ada
"kamar mandi ..!"
ya...hanya itu tempat yang belum edward cek
edward berlari menuju kamar mandi dan mengetok nya
"luna...!!"
dor...dor..dor..
edward menggedor pintu kamar mandi dengan kuat
"tuan..." luna memanggil edward
"ya...kau di dalam ...?"tanya edward
"iya...tolong aku..."luna merengek bak anak kecil
brak...!!
edward panik dan mendobrak pintu kamar mandi
"luna...apa yang kau lakukan ..!!"
pekik edward ketika dia melihat luna berdiri di atas kloset kamar mandi hanya dengan menggunakan handuk
dan lihat itu...
tubuh luna masih di penuhi dengan busa sabun
"tuan ...tolong ...itu..." luna menunjuk kecoa yang ada di pojokan ruangan
"kau...!!" edward bersungut menunjuk luna
dia tak habis fikir ,lagi lagi karena kecoa luna membuat edward kalang kabut
huhft...
sungguh menyebal kan...!!
__ADS_1
kalau tidak cinta,sudah edward lempar gadis itu ke kandang singa di belakang rumah edward
"turun kau ...!!"
titah edward setelah menginjak kecoak itu dengan kejam
"iiiihhh...itu...siram dulu...huek...!!" luna bergidik ngeri melihat kecoak yang seluruh isi perutnya sudah keluar akibat ulah edward
"berani kau ya...!!"
"plis..."luna menangkup ke dua tangan nya dan menatap edward dengan memohon..
bukan acthing..
namun..memang semenjak kecil luna paling takut dengan binatang yang bernama kecoa itu..
walaupun dengan mendumel tidak karuan karena kesal kepada luna,tak urung edward pun mematuhi permintaan luna,dia menyiram kecoa itu hingga masuk ke dalam pembuangan air...
masih dengan komat kamit tak jelas edward keluar dengan membanting pintu kamar mandi,
sedangkan luna terkikik geli melihat expresi tuan nya itu,entah kenapa dia senang melihat edward gusar ...
"astaga...!!"
luna berjikat kaget karena melihat edward yang sedang bersandar di dinding dekat pintu kamar mandi..
edward menoleh dan menatap luna dengan tatapan tajamnya..
luna tau ...edward masih marah...
"hehehe maaf..." ucap luna dengan sedikit cengiran
"huh....maaf kata mu..? kau tau ...rumah ini hampir kebakaran hanya karena kecoa sialan mu itu...!!"
luna mengeryit bingung...
ada ada saja tuan nya itu
"ikut aku...!!"
edward menyeret tangan luna menuju kamarnya
"kau lihat...!!"
edward berdiri di depan tirai yang sudah terbakar dan tinggal setengah nya saja
lantai nya sangat becek dan kotor
sepertinya itu air bekas memadamkan api dari tirai itu...
luna menoleh menatap edward...
terlihat aura kemarahan di wajah edward
dan itu membuat luna sedikit takut
luna menunduk...
dia ingin bertanya...namun dia takut edward semakin marah...
"ini semua karena ulah bodohmu kau tau...!!kau berteriak dan membuat q panik..!!"
ya...akibat kecoa sialan itu luna berteriak, dan reflek edward membuang putung rokok nya dan mengenai tirai di kamar edward
"maaf..." walaupun luna tidak mengerti apa yang terjadi ,namun dia memilih jalan aman saja...
"ck....!!"edward berdecak
"sudah lah...!! percumah saja aku marah marah padamu...kau tak akan mengerti...!"
__ADS_1
edward melangkah pergi meninggalkan luna yang masih tidak mengerti dengan sikap edward
kamarnya yang kebakaran,kenapa luna yang di salahkan..??
"huh...dasar aneh...!!"
luna memilih tidak memikirkan sikap edward...
bukan nya sikap edward yang suka marah marah memang sudah menjadi kebiasaan nya ya...?
jadi biarkan saja...besok juga sembuh sendiri batin luna
luna keluar dari kamar edward dan masuk ke kamarnya untuk ganti baju
tidak seperti biasanya setelah makan malam luna akan menonton tivi di temani dengan edward sebelum dia tidur,
namun teringat jika lelaki itu sedang marah maka luna memutuskan akan langsung tidur saja...
dia melangkah menuju kasurnya dan merebahkan dirinya di sana
baru saja dia mendapatkan ketenangan dia sudah di kagetkan lagi dengan adanya pergerakan di sisi kasurnya
"astaga tuan...apa yang tuan lakukan di sini...?"
tanya luna sembari memelototkan matanya
"apa lagi...?ya tidur lah..."jawab edward santai
"ta..tapi..
"kau tida lihat kamarku sudah seperti kapal pecah..? dan kau harus ingat...semua itu karena ulah mu...!!"
astaga tuan...masih saja membahas itu...!!
"tap..tapi tuan.."
edward menoleh dan menatap tajam luna..
"katakan lagi...!!"
luna diam ...bingung tidak mengerti..
apa yang harus dia katakan..?
"kau panggil aku apa..?"
oh Tuhan....luna baru sadar...sejak tadi dia reflek memanggil edward tuan...
"sekali lagi aku dengar kau memanggilku dengan sebutan itu..aku tidak akan lagi perhitungan dengan mu...!!"
sungguh luna bergidik ngeri mendengar ancaman dari singa PMS di sampingnya ini...
kemana hilangnya sikap manis selama dua minggu ini ..?
sungguh luna tidak dapat menebak apa mau lelaki di sampingnya ini..
"tidur kau...!!"
bagai kerbau yang di cocok hidungnya
luna pun menuruti perintah edward
"jangan banyak bergerak ,jika tidak ingin yang lainya ikut bergerak...!!"
happy readyng readers...😚😚
jangan lupa terus suport othornya ya...
like,comen ,vote.🙏🙏
__ADS_1