
"sekarang tidur lah...aku akan keluar.."
edward beranjak dari kasur,namun pergerakan nya berhenti ketika luna mencekal tangan nya..
luna memandang edward dengan tatapan mengiba,edward tersenyum ,dia tau ...
edward kembali mendudukan dirinya dan membawa luna dalam dekapan nya...
"kita tidur..?" edward meringkan wajahnya untuk melihat luna..
"atau....??"
"edward...!!" luna merengek manja ketika edward menggoda luna...
dan akhirnya mereka pun tidur dengan saling mendekap memberi kehangatan satu sama lain ..
****
"eeeuuuhhh..." luna melengguh merenggangkan otot nya yang terasa kaku ketika mentari pagi sudah tersenyum menampakan exsistensinya...
"hei...bangun...tuk...tuk...tuk..." edward mengetuk ngetuk kening luna dengan jari nya..
betapa bahagianya dia ketika bangun pagi dapat melihat pemandangan yang begitu menyejukan hati...
"hei...!! dasar kerbau..!!" umpat edward ketika luna malah semakin masuk ke dalam selimut nya..
"baiklah...terserah kau..aku pergi.."
edward pun melangkah meninggalkan kamar nya,
"katakan aku akan menelfon nya ketika dia sudah bangun..."
"baik tuan.." jawab pelayan satu satunya di mansion edward...
dan edward pun kini berangkat ke perusahaan nya bersama mike ,sang asisten pribadi yang setia menggunya dari jam 6 pagi...
"katakan jadwal hari ini..." ucap edward dari balik punggung mike
mike pun dengan cekatan menjelaskan dan menerangkan segala kegiatan edward hari ini...
edward mendesah pelan ketika mendengar penuturan mike,sepertinya jadwalnya padat sekali ,padahal dia ingin pulang cepat dan menghabiskan waktu dengan luna nya...
"mike..." panggil edward
__ADS_1
"saya tuan..."
"apa bisa aku pulang cepat kali ini saja...?? heuh... aku benar benar ingin pulang cepat mike..."
mike memandang wajah edward dari kaca,sungguh dia ragu ...
apakah orang yang duduk di belakang nya ini benar seorang edward alexis..??
"aku lihat kau semakin berani mike.."
hueh...
tadi seperti anak kecil yang merengak meminta sesuatu pada ibu nya,belum ada lima menit dia sudah berubah lagi seperti singa ...
dimana suaranya saja sudah mampu menggetarkan hati orang yang mendengarnya..
"maaf tuan..." mike memilih aman saja..
"anda bisa pulang sesuai keinginan anda tuan,semua jadwal akan saya tangani.." timpal mike...
tidak apa lah dia bekerja sedikit keras ,demi menjaga mood sang tuan...
edward mengembangkan senyum cerah,secerah mentari pagi yang sudah mulai meninggi..
gubrak....!!!
"tapi tidak sepagi ini juga tuan..." mike menggerutu dalam hati..
benar benar dia merasakan jebakan batman nya sendiri...
niat hati ingin menghindar dari amukan tuan nya,malah terjebak dalam amukan pekerjaan ...
huhft....mike menghembuskan nafal kesal
namun apalah daya...
dengan sangat terpaksa dia menuruti titah edward..
mike memutar balikan mobil yang ia lajukan,padahal jarak perusahaan sudah sangat dekat...
sepanjang perjalanan edward selalu tersenyum membayangkan hari indah nya bersama luna...
oh sungguh edward merasa dia sudah gila...
__ADS_1
gila karena luna...
mobil pun mendarat dengan selamat di tempat tujuan,sebelum mike memasukan mobilnya ke gerbang,edward sudah berkata
"turunkan aku di sini mike,dan kau kembali lah ke perusahaan..."
oh sungguh kejam kau tuan...
edward berjalan dari pintu gerbang menuju dalam rumah,dua satpam dan dua tukang kebun menatapnya dengan tatapan heran,sejak kapan tuan nya itu mau berjalan kaki..??
namun keterheranan itu mereka pendam sendiri dalam hati,siapa yang berani memngusik singa yang sedang senang hati...??
edward melangkah dengan tergesa menuju kamar yang mungkin akan selalu membuatnya gerah itu
ketika sampai di depan pintu,edward menarik nafas panjang dan menghembuskan pelan..
entah...
jantungnya berpacu lebih cepat kali ini...
ceklek...
semua jendela kamar sudah terbuka,wanita yang tadi masih ternyenyak di atas kasur pun sudah tiada...
edward mencoba tenang melangkah ke arah kamar mandi..
ceeeessss....
seketika hatinya yang sudah mulai bergemuruh menjadi tenang ketika dia mendengar suara gemricik air dari dalam...
oh astaga luna....
"kau membuat ku gila luna...!!" gumam edward
edward berbalik ,memilih menunggu luna di balkon kamar,dia ingin menetralisirkan degupan jantung yang sempat terpacu keras karena khawatir kejadian itu terulang lagi...
dia duduk di sana dan menyalakan rokok,menikmati asap yang masuk lewat tenggorokan dan bersirkulasi di paru paru..
edward duduk sembari melihat ke arah dalam kamar..
glug...
astaga....
__ADS_1