
mentari pagi telah bersinar ,menerobos kelambu putih yang masih menutupi jendela kamar luna..
dia masih terlelap ,namun edward sudah bangun ,dia tengkurapkan tubuh neked nya dan menopang kepalanya dengan kedua tangan nya..
memandangi wajah cantik wanita nya yang mampu memberi warna dalam hidup nya
dan wanita yang menjadi satu satunya alasan dia berubah menjadi yang lebih baik...
maria luna...
satu nama yang selalu terukir indah dalam benak dan hati seorang edward arthur alexis...
huuuuf....
kebiasaan lama yang sudah jarang sekali edward lakukan,meniup niup bagian sensitif luna....
"eeeuhhh..." luna membalik badan nya kerena merasa terganggu
"berani kau membelakangi ku...!! " gumam edward..
dia mendekat dan kembali meniup niup luna,kali ini pada tengkuk nya..
" e eeehk.... !!" luna mengibas ngibaskan tangan nya karena kesal tidurnya kembali di ganggu oleh edward
namun seperti biasa..edward tetaplah edward...
dia terus melancarkan aksinya..
"hei...!! bangun... mandikan aku..." edward menggoyang goyangkan bahu luna...
namun luna tidak juga bangun..
dia dengar ucapan edward,namun luna mengabaikan nya..
dan itu membuat edward kesal ,dia bangun dan menggendong tubuh luna
"adward..!! apa yang kamu lakukan..??" dia kaget dan membuka matanya ketika merasa tubuhnya melayang di udara..
"edward...turunkan aku.."sungut luna
"oke...!! "
seperti permintaan luna ,dia menurunkan luna tepat di bawah sower..
__ADS_1
edward menekan tombol dan seketika air turun berjatuhan dari shower..
"akh.... edward...!! " luna reflek melompat ketika air dingin menyentuh tubuh nya..
"hahaha... kau kaget...??" edward memegang dagu luna
cup..
dan dia mengecup bibir manyun itu..
"kau kenapa...?? bukan kah ini merupakan kewajiban mu..?? "
luna tak menjawab..
namun edward tau jika kini luna sedang berada dalam mode lesu..
dan edward tau penyebab nya..
edward menarik lembut tangan luna,di tuntun nya ke dalam bathup yang sudah terisi air hangat...
"aku hanya ingin memijat mu... "
namun luna ragu...
"kau tidak percaya pada ku..??" tanya edward lagi..
"ya sudah ... kau mandilah sendiri... aku pun akan mandi sendiri.."
edward keluar dari dalam bathup,dan nampak lah senjata edward yang sudah berdiri tegak menantang langit..
"ck ..!! " luna hanya berdecak saja..
mana bisa edward di percaya..!!
dasar modus..
"jangan salahkan aku .. salahkan dia yang tidak bisa tahan jika melihat mu.." ucap edward santai
"dia tidak punya mata edward...!! "
akh...!! sebal sekali luna ,mana ada alasan seperti itu...
"hahaha... cup...."
__ADS_1
"berendam lah... agar kau segar kembali.." ucap edward setelah kembali mengecup bibir manyun luna
dan edward...
dia membuktikan ucapan nya,dia benar benar mandi di bawah shower, tanpa menganggu ritual berendam luna...
***
"apa elxi sudah berangkat..?? " tanya luna pada jesica..
kini dia dan edward sudah berada di ruang makan,melakukan sarapan yang tentunya sudah kesiangan..
"sudah nyonya... " jawab jesica singkat
"dia sarapan..? "
"iya..."
"kenapa melamun..? ambilkan aku roti saja... aku sudah terlambat.."
benar...
dia lupa jika ada meeting pagi ini ..
"huhf...." luna mendesah pelan..
kembalinya edward ke perusahaan lagi membuat luna kembali kesepian..
setelah memakan sarapan nya edward beranjak pergi dengan terburu buru..
"baik baik di rumah,jaga diri mu.."
cup...
luna memandang hampa kepergian suami nya..
entah kenapa akhir akhir ini dia sering merasa kesepian..
semenjak dom ada di indo,tidak ada lagi yang selalu menggoda luna dan membuat nya kesal...
kerinduan itu semakin menusuk ke ulu hati ketika dia menyadari perbedaan waktu antara indo dan as...
jangan lupa...
__ADS_1
like comen vote...