
luna terus mencoba memejamkan matanya,namun berbaring di samping singa PMS ini tidak hanya membuat matanya susah tertidur,namun dia pun merasakan susah bernafas..
"oh astaga...kenapa panas sekali..!!" luna uring uringan dalam hati...
sepertinya ini akan menjadi malam yang panjang bagi luna
sungguh tak seperti biasanya...malam ini luna merasakan udara sangat panas,padahal ac kamar pun sudah menyala seperti biasanya...
sreeek....
luna merasakan kasur nya bergerak
deg...deg...deg...
hati luna berdetak kencang,dia semakin mengenggam kencang selimut nya
mengantisipasi kemungkinan serangan mendadak dari arah belakang
namun...sudah sedikit lama luna berada dalam posisi siaganya tidak ada pergerakan apa pun dari arah belakang
"huuuhfff.." luna menghela nafas lega
luna berbalik mencoba melihat pria itu sedang apa
"ternyata tadi dia hanya berbalik ..dasar bodoh...!!" luna memaki dalam hati sembari menepuk jidatnya sendiri
dan kini posisi mereka saling berhadapan..
"dasar singa PMS..!!" luna memaki edward dengan lirih
kemudian dia terkikik geli sendiri
"hei pria galak...!! tau gak !!kamu tuh galak ..tapi....tetep galak..!!"
reflek luna menunjuk nunjuk hidung edward kerena saking antusiasnya dia memaki lelaki di depan nya itu
"hihihi...!!" lagi...luna terkikik geli karena ulah nya sendiri
dia menutup mulutnya agar edward tak mendengar tawanya..
dia senang dapat mengumpat edward..
entah kenapa semenjak bertemu dokter dwenty dia seperti sedikit kembali kepada dirinya sendiri,dia yang ceria namun manja ,dan dia yang tidak takut siapa siapa kecuali ayahnya..
luna membalik kan badan nya dan menatap wajah edward dengan intens
"apakah di sini terlalu banyak fikiran sehingga kamu selalu pusing dan terus marah marah ..?" luna mengetuk ngetuk kening edward pelan
dia menelusuri kening yang sedikit terlihat ada garis kerut di sana..
tidak heran jika lelaki itu sudah sedikit memiliki garis halus di wajahnya,selain sering marah marah yang menyebabkan wajahnya cepat menua dia juga memang sudah hampir berusia 31 tahun...
jadi wajar kan jika dia memiliki itu...??
jemari lentik luna turun membelai halus hidung mancung edward dan sedikit menekan nekan di ujung pangkal hidung mancung itu
"hahaha lucu..."luna geli sendiri
hingga mata luna melihat sebuah pahatan dua buah daging kenyal berwarna merah tua sedikit kecoklatan, yang sekitarnya telah di tumbuhi sedikit bulu halus yang menambah kesan **** nya
di rabanya bibir yang terlihat sangat menggoda itu
glug...
luna susah menelan ludahnya sendiri...
kemarin ,hampir saja dia dapat merasakan bibir itu,namun dia tolak,kenapa sekarang sepertinya luna tertarik ...??
oh Tuhan...setan apa yang merasuki luna sehingga dia dapat berfikir kotor seperti itu
luna menggeleng gelengkan kepalanya guna menghilangkan fikiran tak senonoh yang sempat mampir di otak nya
"huhf...kau membuat ku susah tidur ..!!" luna berbalik memunggungi edward dan mencoba lagi untuk terlelap
greb....
tubuh luna mematung...
__ADS_1
dia tidak bergerak sedikit pun...
namun sedetik kemudian dia tersadar dan mencoba melepas tangan kekar yang membelit perut nya
"diam...atau kau mau aku menghitung lagi kerugian ku...?"
apa...!!
mata luna melotot...
dia kaget ketika edward mengeluarkan suara nya..
apa itu artinya dia belum tidur ...??
"akkkkkhhh...!!! matilah aku...!!" jerit luna dalam hati
semakin resah saja dia...
"diam...!!" bentak edward lagi ketika luna terus berusaha menyingkirkan tangan edward
"hadap sini kau...!!" perintah edward tegas namun tangan nya masih bertengger di perut luna
luna pun membalik tubuhnya pelan menghadap edward..
"apa dia mengigau...?"
alis luna berkerut ketika mendapati edward ternyata memejamkan matanya
"huuuhf...."
srek...!!
baru saja luna menghela nafas lega,edward sudah mengagetkan nya dengan menarik tubuh luna dalam dekapan nya
di pegangnya kepala luna dan di letak kan di tangan edward yang berada bi dawahnya
kini posisi luna telah berbantalan tangan edward dan wajahnya telah menghadap dada edward yang sedikit terlihat agak menonjol...
luna tau ...pasti itu karena edward yang rajin ber olah raga,makanya dia memiliki dada yang bidang dan montok
"hihihi..." luna terkikik dengan fikiran nya sendiri
cup...
"jika kau terus menggangguku ,buka hanya kening yang akan aku cium..."
hah...!! berarti benar edward belum tidur...?
sebenarnya edward tadi sempat terlelap saking capeknya,namun pergerakan luna yang terus terkikik dan menelusuri wajah edward dengan jarinya mampu membangunkan edward,bahkan umpatan yang luna ucapkan pun edward mendengarnya...
edward sengaja membiarkan luna bermain main karena ingin mendengar sejauh mana dia menilai edward...
pelan.....
sangat....pelan....
luna menengadahkan kepalanya melihat apakah edward mengigau atau memang belum tidur
mata edward tertutup tapi kenapa dia bisa berkata seperti itu...?
apa dia ackting..?
"syut...hei...apa ---
cup...
eeeuummm..!!
luna memukul mukul dada edward ketika tiba tiba edward mencium bibir nya
tangan edward mencengkram kuat tengkuk luna,kini dia sudah tidak sabar lagi...
luna terus mengganggu tidurnya..
tadi mempermainkan hidungnya,dan kini dia menoel noel pipi nya...
dia tidak suka itu,maka dari itu dia harus memberi pelajaran untuk gadis di depan nya ini..
__ADS_1
edward terus melahap habis bibir yang di rasanya sangat berisik itu
dia tidak peduli jika sang empunya bibir tidak membalas dan masih terus mencoba melepaskan diri
edward terus memagut bibir itu dengan kasar dan dalam
edward sungguh di luar kendali
"eeeuuummh... eeeuummmhhh...!!"
tanga luna mulai lemas..
dia sudah sulit bernafas...
edward menyadarinya dan segera melepas tautan nya
"hah...hah...hah...kau gila...!!"
nafas luna tersengal sengal
edward hanya tersenyum tak menanggapi luna
di bawanya lagi kepala luna dalam dekapan nya,dia tak menghiraukan luna yang sedang gusar karena ulah nya
"tidurlah....jika kau tak ingin aku mencium yang lain nya..."
"jika kau masih saja menggangguku...kau tau akibat nya...!!"
bug...!!
"berani kau ya...!!"
mata edward melotot memandang wajah luna..
dia mencekal tangan yang barusan memukul pelan dadanya
"awas...!! aku tidur di luar saja...!!" luna mendorong pelan dada edward
"hei...!! kenapa jadi kau yang marah...!!"
edward tak habis fikir,dari mana datangnya keberanian gadis itu
kemana luna yang selalu dengan mudah dia tindas..??
oh astaga...!!luna telah berubah...
luna tak menghiraukan teriakan edward,dia terus melangkah menuju pintu
"satu langkah kau keluar...!!aku tidak akan mengantar mu besok...!!"
"aku akan pergi bersama mike...!!"
apa...!!
dia sudah berani menjawab..
"baiklah jika itu mau mu...besok pagi kau akan lihat mike terbaring di rumah sakit...!!"
luna membalik menatap sengit edward...
"kenapa kau selalu mengancam ha..!! tidak bisakah bicara baik baik..!! hiks..."
luna terisak,hatinya sakit dari tadi terus di ancam...
memang dia merasa nyaman dengan edward,tapi bukan berarti dia juga nyaman di ancam dan terus di bentak...
entah...luna merasa kini emosinya tidak pernah stabil,dia tidak dapat mengontrol dirinya sendiri...
ah sial...!!
edward pun maju dan menghampiri luna...
dia membawa tubuh luna dalam dekapan nya...
"hiks...hiks.. kau jahat..."
bersambung...
__ADS_1
maaf...othor ngantuk...😧