Terpaksa Menikah Dengan Presedir

Terpaksa Menikah Dengan Presedir
pernikahan tak di inginkan


__ADS_3

luna terus meremas jemarinya karena dia kini merasa sangat khawatir,kepalanya terus tertunduk...dan hatinya terus merapalkan doa...


mobil berhenti di sebuah butik,edward turun dan luna pun mengikutinya


"selamat datang tuan..."


manager butik itu mempersilahkan edward masuk dengan sopan..


"ini pesanan anda tuan,silahkan di coba"


manager itu memperlihatkan sebuah setelan jas berwarna hitam lengkap dengan sepatu pantofel dan dasinya,


sedangkan satu kariawan di dekatnya memegang baju pengantin berwarna putih,penuh dengan payet dan batu berlian di area dada,jika di pakai akan memperlihatkan sedikit bagian dada yang terbuka,namun tidak terlalu fulgar...


sungguh sangat elegan namun terlihat berkelas...


"ya... berikan riasan terbaik kalian sekarang juga..!!" edward memberi perintah dengan tegas...


"baik tuan..."


manager itu menunduk pada edward dan menghampiri luna...


"nona ...mari ikut saya..." ucap salah satu kariawan...


luna melongo ,dia tidak tahu harus bagaimana,


"mari nona..."kariawan itu mempersilahkan luna sekali lagi...


"ikuti mereka jika kau masih mau melihat hari esok...!!edward mengancam dengan tegas..


akhirnya luna pun mengikutinya...


setelah beberapa saat luna berada di dalam sebuah ruangan akhirnya dia keluar juga


edward yang sedang memandangi ponsel nya pun mendongak mendengar pintu di buka...


dag dig dug dag dig dug...


seketika hatinya berdebar melihat pemandangan di depan nya...


sesosok wanita cantik dengan menggunakan gaun panjang berwarna putih,lengkap dengan hiasan rambut yang menambah kecantikan nya


riasan yang sangat natural namun mampu memancarkan kecantikan yang terpendam...


oh...sungguh nikmat tuhan mana lagi yang kau duatakan...


untuk sejenak edward terpesona ,namun demi gengsinya dia tak berkata apa pun...

__ADS_1


edward berdiri dan menatap luna...


"ikut dengan ku...!!"titahnya tegas


luna bingung,kenapa dia di beri pakaian seperti ini,dan kenapa dia harus ikut dengan nya...??


namun dia harus mengikuti tuan nya itu kan,,akhirnya dia pun mengekor di belakang edward...


mike mengendarai mobil dengan kecepatan sedang,tidak ada perbincangan apapun di dalam mobil,hening....


mereka tenggelam dalam fikiran nya sendiri sendiri


mobil berhenti dan mike turun..


"silahkan tuan..."mike membukakan pintu untuk edward..


luna mendongak dan betapa kagetnya dia karena dia berada di sebuah gereja...


belum juga rasa kagetnya sirna,dia sudah di kagetkan lagi dengan suara mike yang mempersilahkan dia turun...


luna gemetar namun tetap turun dari mobil...


"m..ma..af tuan...apa kita akan menghadiri pernikahan ...? "tanya luna kepada edward yang sudah menunggu nya...


"ya...."jawab edward santai..


"karena kau adalah pengantinya...!!"


duuuuarrrr...!!!!


bagai tersambar petir di siang hari...


luna melotot menatap edward,dia reflek menggenggam tangan edward,dan edward pun menoleh


"santai saja,dan jangan mencoba kabur..!!"


luna menoleh,tanpa mengatakan apapun luna menereskan air mata...


"huuuuhf..."edward menghela nafas,entah...melihat air mata luna membuat hatinya berdesir


"hapus air mata mu..."edward berkata dengan lembut


di rasakan tangan luna yang sudah mulai dingin...


"kau akan mendapatkan keuntungan lebih jika mau menikah dengan ku,hutang mu tinggal 500 juta...!!"edward mencoba bernego


luna masih diam

__ADS_1


fikiran nya buntu...dia tidak dapat berfikir


"ayo kita masuk ..!!"edward mencoba menarik tangan luna,namun luna tidak bergerak sedikit pun


"tuan...hiks hiks..." luna menangis


edward membatu mendengar isakan luna


dia berbalik,ingin rasanya dia memeluk tubuh kecil itu,sungguh hatinya seperti di remas melihat wanita di depan nya ini...


hah...!! padahal dia sudah bertekat ingin bertindak kejam pada luna...namu apa ini...??? melihat luna menangis saja dia sudah lemah!! tidak...ini tidak bisa terjadi...!!


sreeek ...!!


edward menggendong tubuh luna seperti menggendong sebuah karung


"akh....tuan...!!jangan...!!jangan...!!"


luna memukul mukul pundak edward


"diam !!atau aku akan terus memaksamu ...!!"


"ya...ya....saya akan diam...tapi turunkan saya...!!"


akhirnya edward menurunkan luna...


"dengan satu syarat...!!"teriak luna


edward mengeryit,dan dia menganggukan kepala nya tanda setuju


"aku tidak akan tidur sekamar denGan tuan...!!"


edward tersenyum sinis,dia fikir luna akan meminta sebuah apartemen mewah atau konpensasi uang yang banyak ,atau apalah yang akan menguntungkan dirinya...namun dia malah mengajukan syarat yang menurut edward sangat ringan,oh sungguh edward tidak habis fikir dengan jalan fikiran luna...


akhirnya mereka pun melangkah menuju altar


luna sungguh sangat tidak menyangka


menikah dengan cara ini,sungguh bukan sebuah pernikahan impian nya ...


edward tersenyum setelah mengucapkan janji sucinya di depan pendeta,namun luna masih tetap diam,dia melamun...


"baiklah....silahkan cium mempelai wanita nya.."kata pendeta setelah luna pun mengucap janji nya


edward memiringkan kepalanya membelakangi pendeta,


"bersiap lah...!!"

__ADS_1


__ADS_2