
luna terus memukul mukul dada edward yang masih setia mendekap nya..
edward membiarkan luna meluapkan segala emosinya,dia tau ...
dengan begitu beban fikiran luna akan sedikit berkurang..
"hiks...hiks... kamu jahat..." suara luna mulai melemah
dia lelah ....
"awas...!!" luna mendorong kasar tubuh edward..
entah kerasukan setan dari mana sehingga dia bisa berlaku seperti itu pada pria yang sangat galak ini
"kau mau kemana...?" edward berkata lembut seraya mencekal pergelangan tangan luna
luna tak menjawab,dia masih kesal pada pria di sampingnya itu
edward maju dan meraih kepala luna kemudian
cup...
dia mencium kening luna dalam
"maaf...."
deg...deg...deg...
jantung luna berpacu dengan cepatnya...
dia tidak mengira singa PMS ini akan berlaku manis seperti ini..
oh astaga.....
entah sudah seperti apa wajah luna...
dan apa tadi...??
maaf...??
sudah dua kali edward mengucapkan maaf pada luna,dan itu rasanya sangat emejing...
pria galak yang tak pernah terdengar minta maaf meski dia bersalah itu kini meminta maaf pada seorang luna...??
oh kau hebat luna...
dapat di pastikan jika mike tau..dia pasti akan tersedak ludah nya lagi...
edward menuntun luna menuju kasurnya lagi,di rebahkan tubuh itu di kasur dan edward pun berbaring di sampingnya..
lagi...
__ADS_1
edward mengarahkan kan kepala luna agar berbantalan tangan kirinya...
kemudian dia bawa tubuh mungil itu dalam dekapan hangat nya...
"tidurlah...."
cup...
kembali edward mencium kening luna dan mengelus surai panjang nan hitam milik gadis itu...
dan tak menunggu lama,suara dengkuran halus dan nafas teratur terdengar dari kedua insan yang saling memberi kehangatan itu...
mereka tertidur dengan keadaan damai...
***
pagi pun menjelang ...
namun luna masih terlihat nyenyak dalam tidurnya
sementara edward sudah terbangun dari tadi...
ada sesuatu yang sangat mengganjal di sana,padahal setiap pagi pun dia mengalami itu,dan dia akan mengatasinya dengan mandi air dingin...namun entah...
dia sudah mandi air dingin namun sesuatu di sana masih saja berdiri tegak menantang langit...
akhirnya untuk ke dua kalinya edward bermain solo di dalam kamar mandi ,dari pada kepalanya pusing akibat menahan sesuatu yang sangat dia ingin kan...
fikir nya....
dia menopang kepalanya dengan satu tangan
di lihatnya gadis yang telah sanggup menghadirkan segala rasa yang belum pernah edward rasakan...
muka bantal itu sangat damai...
dengan mulut yang mengerucut di atas bantal guling...
terdapat cairan bening yang keluar dari sana..
"eeeeuummm...."
"sluuurrp..."
luna merenggangkan otot dan mengusap iler yang rembes lewat pinggir bibirnya..
namun anehnya edward tidak risih atau jijik sedikit pun melihat pemandangan itu
malah dia tersenyum senyum sendiri karena merasa lucu dengan tingkah luna
"dasar kerbau...!!" umpat edward sambil tersenyum
__ADS_1
"hei...bagun...!!" edward memencet mencet hidung luna
"eeeuuhh...!!" luna menyingkirkan tangan edward dan berbalik membelakangi edward
"hei...!!" edward membalik kan paksa tubuh luna
luna yang merasa kaget pun membuka matanya lebar lebar
luna melotot melihat wajah edward berada tepat di atas wajah nya..
"astaga....ada apa ini..??" gumam luna dalam hati..
jantungnya sudah berdetak dua kali lebih kencang dari biasanya
"e..tu..tuan...ap..apa..yang ..sedang anda lakukan...?"
tanya luna bingung,dia masih berusaha mengumpulkan seluruh nyawanya..
"apa...?"tanya edward balik tanpa merasa bersalah
tidak taukah edward...tubuh luna kaku dalam posisi seperti ini..
"t..tuan ---
"eeeuummm...!!"
mulut luna tidak dapat melanjutkan ucapan nya karena keburu di sosor oleh edward..
sebentar...hanya sebentar edward mengecup bibir luna...
hanya kecupan...
itu pun sudah membuat luna gelagaban...
"sekali lagi kau panggil aku dengan sebutan itu...maka habis lah kau...!!"
seketika wajah luna yang tadinya merona merah kini berubah menjadi pucat mendengar ancaman edward...
kenapa dia selalu keceplosan sih..!!
"dasar bodoh...!!" umpat luna pada dirinya sendiri..
"mandi sana...!! tidak lihat ini sudah jam berapa..!! kau membuang buang waktu ku..!!"
edward menarik tangan luna agar terduduk dan mendorong pelan tubuh luna...
luna yang masih bingung pun hanya menuruti saja perintah lelaki yang semalam tidur memeluknya itu..
"ah sial...!!"
lagi lagi edward uring uringan ketika merasakan pusaka nya sudah kembali berdiri tegak...
__ADS_1
bersambung...
like comen vote...