
jacob berlari mengambil motornya
kemudian dia pergi dari markas tanpa mengindahkan edward yang masih setia memandang nya dari dalam mobil...
edward menggelengkan kepalanya lucu...
jacob yang dulu selalu dapat menebak dan mengimbangi strategi edward,kini bisa kecolongan ...
apa yang sebenarnya ada dalam kepala anak itu...??
apa mungkin kerena dia sudah lama tak berperang..??
ya...kerena kecerdikan jacob,seluruh bisnis ilegal edward selalu aman,dia dapat menghandle tikus tikus kecil yang menghalangi nya...
apalagi terendus oleh pihak kepolisian...
maka dari itu mereka kini sudah jarang lagi berperang,mereka hanya bermain strategi dalam melarikan diri, sebelum ada pembantaian dan pertumpahan darah...
karena edward selalu berkata,sebisa mungkin hindari pertumpahan darah..
dan...
semuanya di serahkan pada jacob..
dan jacob bisa...
tapi kenapa hanya strategi kecil seperti ini jacob tidak bisa menebak nya..?
sepertinya kekuatan otak nya perlu di asah kembali...
dan inilah waktu yang tepat...
mencari siapa dalang dari penteroran yang terjadi kemarin di mansion...
dert....dert....dert....
edward mengambil handpone nya yang berada di dasbord mobil...
dia menurunkan kecepatan laju mobilnya dan menjawab nya...
"bos...aku sudah tau kemana orang itu pergi..."
edward tersenyum menyeringai...
__ADS_1
dia salah...
ternyata insting jacob masih berjalan sebagaimana mestinya...
"cari tau siapa mereka..."jawab edward dengan datar..
"siap bos.."
"selesaikan sendiri,atau bonus mu akan terbagi dua dengan mike..!"
sial ...!! lagi lagi mafia amatiran itu...!!
"huhft...oke bos...!!"
edward menaikan sebelah bibirnya mendengar jawaban jacob...
dia tau jacob tidak senang dengan kedatangan mike dalam lingkup mereka...
jacob kini berada di gudang kosong entah milik siapa...
dia menyalakan laptopnya dan memasang earpone di telinganya..
kini dia sedang mendengarkan percakapan pria yang telah mereka hajar tadi dengan orang yang di perkirakan adalah bos nya
pria itu menceritakan bagaimana dia bisa di tangkap oleh orang orang edward hingga dia babak belur seperti ini..
jacop tersenyum puas ketika dapat mendengar dan merekam pembicaraan mereka,
"hah...!! jacob di lawan...!!" dia menepuk dadanya sendiri dengan bangga..
beruntungnya dia tadi dapat mengejar tawanan yang di bawa oleh mobil dan menancap kan alat penyadap nya pada jaket tawanan nya yang masih pingsan...
hingga kini dia bisa mendengar semua..
coba kalau dia telat atau tidak bisa menebak rencana edward...
bisa malu dia di depan calon mafia amatiran itu...
pagi pun telah datang...
edward memutuskan kembali bekerja setelah melihat keadaan luna sudah baik baik saja..
padahal dia baru sampai di mansion pukul 02:00 pagi..
__ADS_1
tapi dia tetap memutuskan untuk tetap bekerja,selain dia memang masih banyak urusan yang harus dia tangani,di sana juga akan lebih leluasa membahas masalahnya dengan jacob....
ya... seperti biasa jacop akan melaporkan segala penemuan nya tadi malam...
"edward...kenapa banyak orang...??" luna bingung...
ketika dia turun untuk sarapan bersama edward,banyak orang yang berjaga di sana..
memang bukan di dalm mansion ,tapi keberadaan mereka sepertinya akan tetap menyulitkan luna..
"mulai sekarang mereka berjaga di sini,kalau ada apapun mereka akan memastikan nya terlebih dahulu sebelum sampai ke tangan mu..." edward menjelaskan sambil memakan sarapan nya...
"kau tetaplah di dalam,jangan kemana mana...keadaan nya sedang tidak baik untuk mu.."tambah edward..
"huhft...kenapa harus seperti ini..? aku kan bukan istri mafia yang nyawanya selalu dalam bahaya... kenapa kau lebay sekali edward. ."
edward berhenti mengunyah rotinya ketika mendengar penuturan luna,
memang luna belum mengetahui segalanya tentang edward,namun edward berjanji ,setelah masalah satu ini selesai ,dia akan menjelaskan segalanya pada luna...
segalanya...
"menurutlah tanpa membantah...semua ini untuk mu ...kau mengerti...?" edward bangkit dan memeluk tubuh luna..
luna pun akhirnya mengangguk ...
dia pasrah dengan segala perngaturan suami nya..
"god girl..." cup...
"aku berangkat..." edward pamit setelah dia mencium kening luna..
luna pun mengantar edward hingga ke depan mobil,dia memandang mobil yang semakin lama semakin tak terlihat jejaknya itu,
kemudian luna berbalik,melewati puluhan para penjaga yang menunduk hormat pada nya..
hah luna benar benar seperti burung yang berada dalam sangkar emas,dia berfikir apakah dia masih dapat menghirup udara bebas seperti dulu lagi..??
huhft...
sepertinya akan sulit...
di tambah lagi kini penjagaan di mansion di perketat...
__ADS_1
huhft... mustahil....
๐๐hepi reding...