Terpaksa Menikah Dengan Presedir

Terpaksa Menikah Dengan Presedir
menuju persalinan


__ADS_3

hari demi hari telah terlalui ,setelah kejadian luna mengalami flek tempo lalu,edward benar benar mati matian mencegah dirinya,walaupun kadang luna menggoda edward,namun edward tak menanggapi nya..


dia benar benar takut luna ataupun bayinya terluka ...


hari ini adalah jadwal terakhir luna memeriksakan kandungan nya...


karena usia kandungan nya yang sudah menginjak 9 bulan lebih 10 hari namun belum megalami tanda tanda kontraksi,maka di putuskan luna akan menjalani oprasi cecar esok hari..


kini mereka sedang berada di dalam mobil untuk pulang kembali ke mansion setelah semua persiapan telah rampung di siap kan..


"kau kenapa..??" tanya edward lembut ,dia mengenggam tangan luna yang terlihat sangat cemas


"edward... jika esok hari terjadi sesuatu yang tidak ---


cekiiit..!!!


"edward..!!" luna berteriak kaget karena tiba tiba edward mengerem mendadak


edward meremas kemudi dengan kuat hingga otot otot di tangan nya terlihat menonjol


raut wajahnya berubah menyeramkan dalam seketika..


"edward..." luna mulai ketakutan


"jangan pernah berkata yang tidak tidak luna.. !! ucap edward penuh dengan tekanan


"tapi aku hanya bilang seandainya terjadi sesuatu .."


"maka aku akan membunuh siapapun sebelum semuanya itu terjadi,jadi jangan pernah berbicara tidak tidak ..!!


akh...baru pertama kali luna melihat sisi menyeramkan edward...


dia biasa membentak atau mengancam ,namun tidak semenyeramkan ini...


dan luna mulai sadar...


jika jiwa mafia edward belum lah hilang...


luna tertunduk lesu ,dia sedih ...


"jangan bersedih...kita sambut anak kita dengan hati gembira dan positif,jangan pernah berfikir macam macam..!!"


edward melajukan mobilnya kembali,dengan kecepatan sedang..


edward tau ...


dia telah menyakiti luna dengan sikap nya...


namun dia tidak pernah bermaksud menyakiti hati luna,itu semua hanya bentuk penegasan nya saja ,agar luna tidak pernah berfikir macam macam


sesampainya di mansion ,luna masuk mendahului edward..


dia memang kecewa pada edward,tapi itu bisa di maklumi..


namun dia lebih kesal lagi pada edward karena sudah tau dia menyakiti luna namun tidak meminta maaf ..


akh... entahlah...


luna benar benar merasa kacau hari ini..


braak....!! terdengar suara pintu di banting keras dari lantai atas..


edward tau itu luna...


dia berjalan ke dapur dan mengambil segelas air putih,menenggaknya dan mengisi lagi dengan yang baru..


semua mata pelayan yang ada di dapur menatap heran pada tuan nya itu..


sungguh pemandangan yang sangat sangat langka terjadi..

__ADS_1


bahkan ada pelayan yang baru kali ini melihat edward mengambil minuman nya sendiri..


edward berjalan membawa air itu ke atas ,di bukanya pintu kamar luna dan dia masuk secara perlahan


terlihat luna sedang berdiri di balkon dengan pandangan lurus ke depan...


edward membuka jasnya dan mendekati luna..


"minum lah...kau pasti haus.." edward menyodorkan segelas air putih pada luna..


"aku tidak haus...!" jawabnya dengan ketus


edward mundur dan meletakan gelas itu di meja kemudian dia berdiri dan mendekap luna dari belakang,di sandarkan nya kepala edward di bahu luna


"maaf..." edward mengucap kan nya dengan sangat sangat tulus..


dia sadar dia salah..


dan..


dia benar benar berharap dengan dia melakukan itu mood luna dapat kembali membaik


"maaf jika aku menyakiti mu...aku benar benar tak sengaja,aku hanya tidak ingin kau kerkata yang tidak tidak..itu membuat ku takut..."


deg...


benarkah ...??


benarkah yang edward katakan??


dia takut..??


beribu pertanyaan berkecamuk dalam benak luna..


sedikit tidak percaya jika edward yang di kenalnya keras dan arogan memiliki rasa takut..


"luna..." edward membalikan tubuh luna..


kali ini dengan expresi sedih..


dia tau...


hati luna selembut sutra,jadi mana tega luna membiarkan edward..


greeeb...


benar kan...


"jangan bersedih...aku sudah memaafkan mu..."ucap luna dengan memeluk tubuh edward..


dia mengelus elus rambut luna dari belakang..


sungguh seperti seorang ibu yang sedang menenangkan anak bayi nya..


namun kali ini adalah bayi bongsor,brewokan pula 😂


"benarkah..??" tanya edward..


luna mengangguk..


cup...


di kecupnya dengan sayang kening luna..


"ayo..aku akan membantumu untuk membersihkan diri.."


edward menuntun luna ke dalam kamar mandi...


memang begini edward ,dia selalu mbantu aktifitas luna jika dia sedang tidak sibuk,hanya membantu,dia tidak berani macam macam...

__ADS_1


takut kejadian tempo lalu terjadi lagi...


setelah selesai membantu luna mandi,edward menyuruh pelayan membawakan makanan ke kamar,mengingat besok luna harus menjalani cecar,maka edward tidak mau luna kelelahan,jadilah seperti ini...


luna hanya duduk dengan manis di kasur ,dan edward yang melakukan semuanya...


malam pun menjelang,kini luna hanya sediri di dalam kamar nya,edward sedang di ruang kerjanya menyelesaikan kerjaan perusahaan yang terbengkalai akibat seharian dia terus melayani luna..


"edward..." luna membuka pelan pintu ruang kerja edward


di luhatnya pria tampan berkaca mata sedang serius menatap layar komputer nya..


"apa kamu tidan lelah..??"


luna meletak kan secangkir kopi panas di samping edward..


"hei...kenapa kau bangun ..? kau membutuhkan sesuatu..??" edward meletak kan kaca mata nya..


dia mengambil cangkir itu dan menyeruput nya..


puk..puk..


"duduk lah.." ucap edward seraya menepuk paha nya..


memberi isyarat agar luna duduk di atas nya..


"kau butuh sesuatu..??" tanya edward ,dia menghirup dalam dalam aroma tubuh istri nya


luna mengangguk..


"apa..?"


cup...


"katakan..."


akh... edward... mana bisa kamu menahan nya jika kamu terus menciumi luna..??


"kamu..." ucap luna dengan sedikit mendayu..


dia pun rindu dengan sentuhan dari suami nya..


"jangan pernah meminta sesuatu yang kau sendiri tau ..aku tidak akan memberikan nya.."


"sekali saja...besok aku akan oprasi...jadi butuh waktu 40 hari lagi aku dapat merasakan nya kembali..."


akh...


di taruh di mana urat malu mu luna..??


luna benar benar menjalankan aksinya..


dia membuka 3 buah kancing baju tidur edward dan memutar mutar kan jarinya di dada bidang berbulu milik edward..


"sshhh luna.."


kepala edward benar benar serasa ingin pecah..


dengan menghirup aroma tubuh luna saja edward sudah kewalahan menahan nya,di tambah lagi luna terus menggoda nya..


"akh...!!"


"jangan pernah menyesali nya...!!"


bab bab terakhir ya readers...


tapi tenang...akan othor lanjut jika readers minta..


jadi jangan kendor dukung othor ya...

__ADS_1


baca juga novel othor yang berjudul "rasa " dan "siapalah aku "


lop lop sekebon jagung pokok nya...


__ADS_2