Terpaksa Menikah Dengan Presedir

Terpaksa Menikah Dengan Presedir
perasaan edward


__ADS_3

"aakkkhh edward..."


belum sempat luna meredakan keterkejutan nya karena ucapan edward barusan,edward sudah menarik kain berbentuk segi 3 yang sudah basah karena tangan nakal edward...


edward pun berdiri dan membuka seluruh pakaian nya dengan tergesa gesa...


matanya tertuju pada satu titik yang di apit oleh kaki luna...


brak...!!


"edward...!!''


luna berteriak ketika edward melompat menuju kasur di mana luna masih tidur terlentang di sana...


ah sungguh betapa takut nya luna melihat kelakuan edward..


dia bagai orang gila yang menemukan mainan nya...


tatapan nya mengerikan ,dan coba dengar nafasnya...


sudah seperti baru selesai lari maraton...


"edward...!!" teriak luna lagi ketika edward menyentuh kedua kakinya yang masih rapat..


dia bangkit dan memundurkan dirinya mentok ke sandaran kasur..


hatinya berdetak tak karuan...


bukan karena suasana syahdu namun karena luna takut..


"hiks...hiks...edward...ku mohon .."


dia memeluk lututnya dan mulai terisak karena saking takut nya...


"edward....jangan...ku mohon..." lirih luna di sela sela tangis nya...


dia benar benar takut...


kelakuan edward sungguh seperti orang gila ...


"hahaha....luna....luna...luna..."


edward tertawa dengan berkacak pinggang..


luna semakin terisak...


orang seperti apa yang di depan nya ini...?


sungguh luna telah salah memilih jalan...


brak...!!


lagi...


edward melompat dan duduk di samping luna...


luna semakin beringsut menjauhi edward...


"apa kau takut...?" tanya edward pelan.. dia memandang luna dengan menopang dagunya

__ADS_1


luna mengangguk..


"luna...taukah kau...??


"seperti itulah perasaan ku ketika kau terus berusaha menghindar dari ku...aku seperti orang gila luna,bahkan ketakutan ku lebih dari yang kau rasakan sekarang..."


edward menghela nafas pelan...


kini dia menunduk...


"kau seperti bulan yang menerangi di malam gelap ku luna...kau memberiku cahaya dan keindahan hingga membuat ku terlena..."


" namun...ketika aku ingin menjangkau mu..kenapa kau seperti semakin menjauh dari ku..??"


edward menunduk sedih...


entah dia dapat dari mana kata kata itu...


dia hanya mencoba mengexpresikan perasaan di hatinya saja...


"aku salah telah memaksa mu... maaf...sekarang semua terserah pada mu.. kau boleh pergi..."


apa...!!


bukan ini mau luna...


dia hanya ingin menata hatinya saja..


tapi apakah sikap nya selama ini telah melukai hati edward..??


dia sungguh tidak pernah memikirkan itu..


luna mendongak manatap edward ..


edward terlihat begitu sedih...


wajahnya lesu...


edward bangkit dari kasur dan hendak melangkah pergi..


hah...!!


dia sudah tidak bersemangat lagi karena mengatakan perasaan nya...


dan yang lebih berat ...dia mencoba merelakan luna jika dia benar benar ingin pergi...


edward sudah tau luna menaruh hati padanya ,tapi cinta saja tidak cukup bukan..??


buktinya luna selalu menghindar dari nya..


"edward..." luna menarik tangan edward...


mencoba menahan lelaki itu agar tidak pergi


greb...


seer....


jantung edward kembali berdesir hebat ketika luna menubruk kan tubuhnya di punggung edward...

__ADS_1


apa lagi ketika dua bukit luna menyentuh kulit belakang edward...


oh astaga...


senjata edward yang tadinya sudah tertidur kini kembali menggeliat di dalam sana..


"aakkkhh sial..!! kenapa kau bangun..!!"


edward mengumpat senjatanya sendiri dalam hati..


sementara si pembuat ulah masih saja memeluk nya...


tangan nya mendekap erat perut edward..


darah edward terasa semakin panas...badan nya semakin tak karuan menahan terpaan hasrat yang menerpa dirinya...


akhh... edward sungguh sudah tak tahan lagi..


dia berbalik dan langsung menyerang bibir luna...


menahan tengkuk luna dengan tangan nya...


sementara tangan satunya telah bergerilnya ke mana mana...


membelai setiap inci tubuh yang telah neked sempuna..


bug...


dia mendorong tubuh luna sehingga kini luna jatuh di atas kasur..


"apa kau benar benar siap...?"


luna meremang ketika edward membisikan nya tepat di telinga luna..


edward memulai pemanasan nya dengan kembali mengecup leher luna...


kali ini sangat lembut hingga luna terbuai dengan segala sentuhan nya..


"eekkhh..." ******* luna tertahan karena dia menggigit bibirnya sendiri..


edward naik dan kembali mencium luna...


"eeuummhh ..."


tangan satu tangan dia gunakan untuk memainkan coco cips yang semakin mengeras


dan satu tangan lagi memegang tangan luna menuntun nya untuk melambaikan tangan kepada senjatanya...


mata luna seperti ingin keluar dari tempatnya ketika dia menyentuh keras dan padat


edward menuntunya dari bawah ke atas..


semakin melotot saja mata luna ketika dia merasakan betapa besar dan panjang nya benda itu...


edward melepas tautan nya dan berkata...


"lihat dia dan say hai padanya..."


mata edward menuntun mata luna melihat aset satu satunya dia..

__ADS_1


"aaaaa ..."


like comen vote...


__ADS_2