
kini edward sudah duduk di kursi kebesaran nya...
dia baru saja sampai...tapi sudah melihat tatapan menjengkelkan dari jacob
ya...
pagi pagi sekali jacob sudah berada di sana...
sebenarnya dia tadi sempat heran pada edward,biasanya kalau ada kasus yang sedikit serius edward akan selalu berada di perusahaan,dan itu sudah terjadi selama dia menggantikan posisi ayah nyà ..
maka dari itu dia datang pagi sekali,berfikir edward pasti berada di perusahaan
namun ...jacob kecewa...edward tidak ada di sana...
bahkan edward baru datang jam 10 siang...
huhf...
entah apa yang membuat lelaki kejam itu betah berada di mansion...
srak...
cekrek..krek...
edward mengambil pistol nya dalam laci ,mengokang nya dan menodongkan pada jacop dari jarak jauh...
"eist...eist...eist... apa apaan ini bos..??"
jacob gelagaban dan mengangkat tangan nya..
"kendalikan tatapan mu...!! atau peluru ini akan menembus kepalamu.."
"ck...!! harusnya aku yang marah..!!" jacop meninggikan suaranya ...
dia tidak terima..
dor.... prank... sebuah vas yang berada di dekat jacob pecah berhamburan
"oke...oke...!! fix kau menang..!!"
edward menurunkan senjatanya dan menyeringai...
"ingat batasan mu jacob...!!"
"ck...!! ya... kau lah pemilik nya... dan kau selalu menang..!!"
__ADS_1
jacob menjawab dengan kesal..
sungguh pria di depan nya ini tak pernah berubah...
dari dulu hingga kini..tetap saja kejam..!!
dan ingin menang sendiri...
jacob maju dan menyerahkan sebuah rekaman pada edward..
"putar itu...ku jamin setelah mendengarnya kau akan berterima kasih pada ku.."
edward menerimanya dan memandang acuh jacob...
"dasar mafia kurang ajar..!! tidak tau berterima kasih.."
gumam jacob kembali mendudukan pantatnya di sofa..
sementara edward hanya mengedikan bahunya saja ketika mendengar gumaman jacob..
ya...
kebersamaan mereka sejak kecil membuat hubungan antara tuan dan asisten itu menjadi lebih dari hubungan kerja
edward yang sudah mengerti watak jacob pun tak pernah mengindahkan umpatan nya...
ya... walaupun bisa di bilang kurang ajar...
tapi itulah mereka...
saling terkait...
"jhustin...??" edward menyebutkan satu nama setelah dia mendengar seluruh rekaman itu
pantas saja dia seperti pernah melihat tawanan mereka kemarin...
ternyata dia adalah asisten pribadi dari jhustin...
edward mengembangkan senyum devil nya...
ternyata jhustin mau main main dengan edward...
edward merogoh ponselnya yang masih berada di dalam saku jas nya...
"mike... hubungi jhustin ,katakan aku ingin bertemu..."
__ADS_1
tut...
edward mematikan sambungan telfon nya...
mengingat jhustin adalah anak dari sahabat ayah nya dulu,edward akan mencoba membicarakan nya dengan cara baik baik...
apa sebenarnya yang di ingin kan nya sehingga dia melakukan teror itu...
tapi jika jhustin mau,apa boleh buat...
dia akan menemani anak itu bermain...
"sepertinya kau benar benar harus membaginya dengan mike jac...!!"
"huhf....!!" jacob membuang nafas kasar...
dia pergi meninggalkan ruangan edward dengan hati yang kesal..
pertama kesal pada edward,yang kedua kesal karena calon mafia amatiran itu...
kenapa harus selalu di sangkut pautkan dengan dia batin jacob...
sementara itu di mansion...
luna sedari tadi hanya mondar mandir saja tidak ada pekerjaan ,dia bagaikan pengangguran yang sedang galau...
mau bekerja tidak boleh ,mau keluar apa lagi..
huhf....
akhirnya dia menemukan sebuah ide...
dia akan membuat kue untuk edward...
pasti edward senang...
beruntung luna kemarin menitipkan kepada asusten rumah tangga nya untuk membeli buku resep ,jadi itu sangat berguna...
setelah menyiapkan segala bahan yang di perlukan,luna pun mulai membuat nya...
dia mengikuti semua instruksi yang ada daĺam buku,tanpa kesulitan...
tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 4 sore,luna yang sedang memanggang kue nya pun tidak menyadari jika sudah ada mata elang yang menatapnya dari kejauhan..
"apa yang kau lakukan...!!"
__ADS_1