
kini edward sudah berada di depan meja kerja perusahaan nya,dia membaca berkas dan sedikit sedikit tersenyum mengingat gadis di rumahnya
dia penasaran ,reaksi seperti apa yang akan di tunjukan oleh gadis itu,dia sungguh sangat sangat penasaran hingga dia memepercepat acara kerjanya,sehingga dia bisa pulang lebih awal...
tok ...tok...tok...
"masuk...."edward menjawab tanpa mengalihkan pandangan nya dari kertas yang ada di depan nya
mike masuk dan memberikan sebuah berkas...
itu adalah berkas dari perusahaan mutakhir di negara A tuan,dia mengajukan kerja sama,dan ingin meminta waktu anda untuk bertemu...
"kapan ?" tanya edward datar
"siang ini tuan ..."
edward menghela nafas,itu artinya dia tidak akan pulang cepat...
"mike..."panggil edward
"ya tuan ..."jawab mike menunduk
"pasang cctv di kamar ku ,lakukan tanpa sepengetahuan gadis itu..."
mike mengeryit ,dia heran dengan tuan nya,ada apa sebenar nya ...??
namun tak urung mike pun menyanggupi perintah edward...
edward beranjak pergi di ikuti mike di belakang nya
mereka berjalan membelah jalanan ramai ibu kota ,
di tengah terik matahari yang menyengat kulit itu edward melihat sesosok gadis sedang duduk dan menyedot minuman yang di letak kan di dalam plastik putih
edward menajamkan matanya dan dengan cepat menggelengkan kepalanya
"kenapa semuanya berubah jadi wajah gadis itu ???"edward bergumam dalam hati seraya mengusap wajahnya frustasi
__ADS_1
sungguh ini benar benar di luar kendali nya,
akhirnya dia sampai di restoran mahal yang menjadi tempat pertemuan mereka...
edward masuk dan di lihatnya sudah ada dua orang berkebangsaan negara A sedang duduk menunggunya...
"hallo mr.edward..." orang itu berdiri dan menyalami edward...
edward hanya tersenyum sekilas dan duduk di antara mereka ,sedangkan mike dia berdiri di belakang edward
"baik kita mulai pertemuan nya..."edward berbicara dengan bahasa inggris
"oke,ini berkasnya ,bisa anda pelajari dahulu..."pria yang di kenal dengan sebutan mr.janson itu menyodor kan map ke hadapan edward...
edward menerimanya dan membacanya dengan teliti...
****
di tengah panasnya matahari luna sedang duduk dan meminum es teh yang baru di belinya...
sesampainya di mansion luna bergegas membersihkan diri dan bersiap meracik untuk makanan nanti malam
karena waktu masih menunjukan pukul 15.00 luna memutuskan merebahkan tubuhnya sebentar di sofa ruang tivi
dia berfikir pasti edward akan pulang sekitar jam 5 atau lebih ,jadi bisalah dia merebahkan diri sebentar...
tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 4 sore,namun luna masih asik bermimpi di atas sofa...
tuk tuk tuk...
luna merasaka kening nya di ketuk 3 kali ,namun dia menepis dengan tangan nya dan beralih memiringkan tubuhnya mencari kenyamanan lagi...
"apa tidurmu sangat nyenyak ha ...?"rey berbisik di dekat telinga luna dan seketika membuat luna bangun dan berdiri di hadapan pemuda dingin itu...
edward tersenyum sinis dan memandang luna,
"enak sekali kau ya....?"nada bicara edward mengalun
__ADS_1
"ma...maaf tuan...."luna menunduk...
edward melempar paper bag yang di pegang nya di atas sofa dan berkata
"ganti bajumu...dan buang semua baju ku yang kau pakai ,aku tidak mau kulitku alergi karena memakai baju bekas dirimu...."edward memutar tubuhnya dan berjalan menuju kamarnya...
sementara luna lagi lagi melonggo di buatnya,dia pikir luna punya penyakit kulit ?
dan lihat ,baru jam berapa ini ?kenapa dia pulang cepat ...!!
luna bergegas mencuci muka dan pergi ke dapur
dia memasak masakan sederhana dari olahan daging namun di jamin mampu membuat orang yang melihatnya ngiler....
dia terus berkutat di depan kompor tanpa menyadari ada seseorang yang sedang memandangnya dari kejauhan,
siapa lagi kalau bukan edward,dia terus memandangi luna yang dengan sangat terampil memainkan alat alat dapur yang ada di hadapan nya...
untuk sekejab edward terpana akan kepandaian luna,di jaman yang sudah maju seperti ini ,masih ada gadis yang mau berkutat dengan alat alat dapur
namun sedetik kemudian edward tersadar,dia berusaha menepis kekaguman itu,karena tujuan nya adalah balas dendam pada luna....
"yeeees ....!!akhirnya jadi...!!"
teriakan luna membuyarkan lamunan edward ,dia menoleh dan melihat luna sedang mengepalkan tangan nya ke atas...
luna maju dan menghidangkan masakan nya,
"silahkan tuan ...."luna berbicara seraya tersenyum pada edward...
edward memandang luna...
"kau lupa tugasmu ...?"
"hah ...???"
bersambung ...
__ADS_1