Terpaksa Menikah Dengan Presedir

Terpaksa Menikah Dengan Presedir
tidak konsinten


__ADS_3

cup....


edward mengecup sekilas bibir luna...


luna memicingkan matanya,kali ini dia sadar telah memelototi singa di depan nya


sedangkan yang di pelototi bersikap santai seolah tak terjadi apa apa


semuanya telah selesai ,acara pernikahan yang hanya di hadiri oleh 3 orang itu berjalan dengan lancar tanpa hambatan...


kini mereka berada di dalam mobil saling diam,tidak ada yang ingin menanyakan kebenaran dan alasan terjadinya insiden ini...


luna menyandarkan kepalanya di jok mobil samping edward,dia menoleh menatap edward...


"apa..??" edward berkata entah pada siapa...


luna menaikan sebelah alis nya


edward menoleh dan pandangan mereka bertemu


deg...


"astaga...dia mengagetkan ku...!!"batin luna


luna memalingkan wajahnya...


huuuuuf....huuuuuf.....huuuuff....


"dia mulai lagi...!!astaga...!!" luna membatin sembari meremas baju pengantin nya..


dia mulai tak nyaman...


wajahnya sudah panas,dan keringat mulai menganak di sekitar pelipisnya


"kau kenapa ...?"tanya edward menyeringai


"t..tidak..!!"ketus luna


"berani kau berbicara seperti itu padaku hem ...?"edward berbicara dengan lembut


tangan nya menyentuh leher belakang luna dan


luna hanya bisa memejamkan matanya saja...dia terbuai oleh setuhan yang edward berikan


"yakin ingin tidur di kamar lain...?"


bluuussss.....


luna memalingkan wajahnya setelah edward membisikan kata dengan sedikit sensual...


edward tersenyum...hatinya senang...


sungguh dia tidak dapat menahan diri ketika berada di dekat luna..parasaan apa ini ...dia pun tak tahu..dia merasa sebal karena hatinya tidak dapat konsisten dengan misinya


****


sementara di sebuah ruangan...

__ADS_1


jhustin membanting segala yang ada di depan nya


dia marah mengetahui luna sudah menikah,orang suruhan nya berhasil menemukan luna di bawa oleh sebuah mobil,mereka mengikutinya,dan ternyata mobil itu menuju sebuah butik dan berakhir di sebuah gereja...


jhustin duduk dan mengambil foto foto pemberian dari orang suruhan nya...


jhustin menyeringai


"tunggu pembalasan ku edward...!!berapa kali kau akan menghancurkan hidup ku ...!!dan kini aku tidak akan diam..!!"


dia membawa semua foto itu ke sebuah ruangan yang hanya di terangi lampu kecil


dia pandangi foto2 yang tergantung di seutas tali...


"kau pasti terpaksa menikah dengan nya ..?"


"tunggulah aku...aku akan menyelamat kan mu..."


jhustin bermonolog sendiri sembari mengelus salah satu foto luna


di kecupnya foto yang terpampang di depan matanya...


dia melangkah mengambil gunting dan memotong foto pernikahan luna dan edward..


dia memotong foto edward tepat di leher nya,


sedangakn foto luna dia gantung bersama foto foto lain nya


ya....semua foto yang ada di ruangan itu adalah foto luna


sudah sejak lama jhustin menggilai luna,namun dia tidak pernah mengungkapkan perasaan nyA ,karena takut luna menjauh


jadilah sekarang museum foto luna...


namun semua ketanangan nya telah di usik oleh seseorang yang bernama edward arthur alexis,orang yang sama yang telah menghancurkan hidup keluarganya...


"akkkkkhhhhh....!!!!" jhustin berteriak histeris kala mengingat kembali kejadian itu...


****


luna dan edward telah masuk ke mansion ke dua ,di ikuti mike


"buka pintu kamar sebelahku mike...!!"titah edward


"baik tuan..."


mike mengambil kunci dan membukakan pintu sebelah kamar edwar


"tunggu !!katanya semua kamar ada yang menempati..?kenapa kamar ini bisa di buka ..?"


luna mencekal tangan mike dan bertanya katika mike akan pergi


pemandangan itu tak luput dari pengawasan edward


mike menoleh dan mendapati tatapan tajam dari tuan nya


seketika keringat mengucur deras di seluruh tubuhnya,mike takut dengan pandangan mematikan edward

__ADS_1


"sebaiknya anda bertanya kepada tuan edward nona..."mike membungkukan badan dan berlalu pergi


dia memilih aman saja...


"permisi tuan.."dia menoleh ketika melewati edward


"mana aku berani bertanya kepada singa ini..!!"dasar kau..!!"luna membatin dalam hati


sebelum masuk kamar dia di kagetkan oleh suara edward


"ganti baju ,dan segera siapkan aku air mandi...!!" edward masuk kamar dengan raut wajah dingin


luna masuk kamar dan berniat ingin mengganti gaun nya


namun naas...gaun yang di pakai luna menggunakan kancing pengait yang harus ada orang yang membantunya jika gaun itu akan di lepas...


"akkkhh dasar menyebal kan..!!"


luna menghentak hentak kan kakinya kerena merasa kesal dengan gaun nya


bukan hanya gaun sebenarnya,situasi dan keadaan ini pun membuat luna merasa sangat kesal...


sudah setengah jam luna berusaha membukakancing itu dengan susah payah,namun hanya mampu melepas 3 kancing saja...


ceklek...


'kanapa kau ----" omelan edward terjeda kala melihat luna sedang kesusahan membuka gaun nya..


luna seketika membalik menghadap edward


dia menunduk takut


edward maju...


"matilah aku...!"batin luna


edward berdiri menatap luna


"apa kau akan menyiapkan air dengan gaun ini ?"edward berkata santai


"tidak..."jawab luna masih menunduk


"lalu kenapa kau tidak melepasnya..?"tanya edward lagi yang kini bersidekap dada..


"apa mau aku bantu ..?"edward berbisik tepat di telinga luna


edward menjulurkan kedua tangan nya ke punggung luna,di rabanya tubuh bagian belakang luna


"t..tuan..."luna memejamkan matanya takut


huuuff.....


edward meniup belakang telinga luna


deg...deg...deg...


😙😙

__ADS_1


klik like plis


__ADS_2