Terpaksa Menikah Dengan Presedir

Terpaksa Menikah Dengan Presedir
aneh


__ADS_3

"hei...bagun...!!"namun luna tidak bergeming...


seperti biasa ,setelah mereka melakukan aktifitas panas nya setiap malam,luna selalu bagun kesiangan...


bagaimana tidak...


edward menggempur luna hingga pukul 3 pagi..


tidak hanya satu ronde..bisa sampai berkali kali,bahkan ketika luna sudah tak berdaya lagi pun edward masih asik bergoyang sendiri...


uh....


keterlaluan kau edward...!!


"dasar kerbau..." edward mencubit hidung luna gemas...


"kau bahkan tidak pernah menyiapkan keperluan ku luna... bagaimana jika--


"hiks..hiks..


terdengar isakan lirih di sana..edward terkesiap,dia membuka selimut luna dengan kasar..


"apa..?? kenapa...?? " dia panik sendiri..


"luna...?? katakan ...kenapa..??"


"hiks...


"hei...jangan membuatku khawatir.." edward meraih tubuh luna agar terduduk


dia memeluknya ..


setelah di rasa tenang,edward pun mulai bertanya ..


"apa ada yang sakit..??" tanya nya lembut..


luna mengangguk..


"mana..? bagian mana..?? aku akan panggil mike.."


"tidak..."


jawaban lemas luna menghentikan pergerakan edward yang hendak bangun meraih ponsel nya


"tidak apa maksudnya luna...!! kau bilang sakit..!! jangan bertele tele.."


akh... edward marah ketika luna membantahnya..


suara meninggi edward mampu membuat luna yang terisak menjadi diam...


dia merasa sedih,kenapa edward tak pernah berubah..


"katakan apa mau mu.."


"aku tidak tau..." lirih luna


"ck..!! tidak tau...?? apa maksudnya luna..?? ayolah...kau membuang buang waktuku...!!"

__ADS_1


deg....


seketika air mata luna jatuh menetes begitu deras,dia tidak menyangka edward akan berkata seperti itu..


"jika kau terus saja menangis ,silahkan...!! aku pergi..!!"


"ya...!! pergi sana..!! pergi...!! pergi.... edward...!!" luna meraung membentak edward..


dia tidak dapat mengendalikan dirinya...


entah kenapa...


biasanya edward selalu membentak bahķan memaki luna dan luna tidak papa,tapi kenapa seperti ini sekarang..??


edward mwnghentikan langkah nya...


dia sedikit kaget dengan kelakuan luna..


tidak seperti biasanya...


"diam di sana edward...!! "


luna menatap edward dengan tajam,dia turun dari kasur dan mendekati edward yang masih mematung melihat kelakuan luna..


bug...!!


"kau pria terjahat yang pernah aku kenal edward...!!" bentak nya setelah memukul dada edward


"kau mengatakan aku kerbau ha..!! kau tidak sadar ?? kau bahkan seperti harimau setiap malam..!!"


"dan kau bilang aku membuang waktu mu..!! bahkan kau yang membuatku buang buang waktu telah menerima hidup bersama mu edward...!!"


deg...!!


jantung edward bergemuruh ...


baru sekali luna mengatakan itu,hati edward sudah serasa teremas kuat,apa kabar luna yang setiap hari mendengar kata kata kasar edward..


edward mulai berfikir..


apa kata katanya tadi begitu menyakiti lunanya..??


oh sungguh dia tidak bermaksud seperti itu,bukanya dia mulutnya selalu pedas..??


"huek..." luna menutup mulutnya dan segera berlari ke kamar mandi..


dor...dor...dor...


edward menggedor pintu kamar mandi dengan keras ,dia khawatir kerena terus mendengar luna muntah muntah di sana


"luna...buka...!!"


dor...dor...dor..


"luna...!"


ceklek...

__ADS_1


nampaklah wajah wanita ayu yang kini telah berubah pucat..


"kau kenapa..??" edward menghapus keringat yang menganak di pelipis luna..


"huek....!!" lagi...


perut luna bergejolak kuat,menuntut luna untuk memuntahkan segala isi perut nya..


edward masuk dan memijat lembut tengkuk luna..


namun luna menggeleng meminta edward untuk keluar,


edward fikir luna masih marah pada nya,dia mendekat lagi dan "huek...!! " lagi lagi luna memuntahkan isi perut nya..


"pergi ...!!"


luna kesal sendiri,setiap edward mendekat kenapa dia selalu muntah..??


edward pun menuruti perintah luna,dia pergi dari kamar mandi dan duduk di sofa menunggu luna...


"kita ke dokter..."


edward bangkit hendak mendekati luna..


"stop...!! aku tidak ingin muntah lagi..cukup..."


"tapi kau--


"sudahlah edward...aku baik baik saja ..."


"pergilah ..aku tidak ingin kau membuang waktumu hanya untuk ku ..."


deg...


lagi...


luna mengungkit itu lagi...


"luna...bukan--


"sudahlah edward...kau boleh pergi.."


edward menatap luna...


dia benar benar heran dengan sikap aneh luna...


apakah edward memang bersalah..??


dan lihat...


kau..kau...


apa itu...??


akh... edward frustasi,dia memilih meninggalkan luna untuk meredam dan berfikir lebih jauh lagi...


like mana like...??

__ADS_1


__ADS_2