
"akh...."
kali ini bukan ******* yang keluar dari mulut luna ,namun pekikan rasa sakit yang tiba tiba menjalar lagi di perut bagian bawah nya..
"akh edward...!!" semakin lama rasa itu bukan nya menghilang malah semakin menjadi..
edward panik...
baru juga 5 menit dia istirahat setelah meledak kan kepalanya ,kini badan nya kembali panas akibat khawatir pada luna...
hap...
edward membopong luna hendak membawanya ke rumah sakit..
"edward...turunkan aku ..!!"
"jangan banyak bicara luna...!!" bentak edward sembari terus berjalan menuju pintu kamar
edward berfikir masih saja sok kuat padahal dia sudah kesakitan...
"edward...!!" luna tak kalah meninggikan suara nya
"apa lagi...!! menurut lah ..!!"
"apa kau mau pergi ke rumah sakit dengan keadaan seperti ini ..!!"
deg...!!
edward berhenti melangkah,dia melirik pantulan dirinya di cermin,astaga....!!"
dia baru tersadar jika dia masih dalam keadaan neked,
akh...!!
rasanya dia ingin sekali memaki kebodohan dirinya sendiri,andai ada mike ,sudah pasti mike lah yang jadi sasaran empuk edward
edward kembali lagi menuju kasur ,meletakan luna dengan sangat lembut..
"akh...edward...sakit...!!" ucap luna lirih namun mampu mengoyak hati yang mendengarnya
"tunggu sebentar" balas edward sembari memunguti dan memakai baju yang teronggok di lantai..
setelah selesai dia bergegas keluar kamar dan berlari menuju pintu keluar..
"buka pintunya...!!!" teriakan edward menggema di dalam mansion ...
semua pelayan yang memang belum menyelesaikan pekerjaan nya pun bergegas membukakan pintu
mengingat ini masih pukul 8 malam,jadi semua pelayan dan satpam masih terjaga..
braak...!!
pintu mobil di tutup secara kasar oleh edward,bukan maksud hati berbuat seperti itu,namun kepanikan yang membuat dia menjadi reflek menutup pintu dengan kasar
"ssshhh... edward..." terdengar rintihan luna dari jok belakang..
akh..!! bodohnya edward... kenapa dia tidak menggunakan supir??
"bertahanlah luna...kita sebentar lagi sampai..." ucap nya dengan nada tergesa..
akhirnya setelah menempuh perjalanan selama 15 menit ,luna dan edward sampai di rumah sakit
"SUSTER....!!!!" lagi...
__ADS_1
edward menjadi bahan tontonan bagi siapapun yang ada di sana,kapanikan nya,wajah tampan nya...semuany yang ada di diri edward mnjadi tontonan bagi mereka
suster suster jaga maju dan mengerti jika pasien kali ini hendak melahirkan,mereka dengan sigap membantu dan mendorong brangkar luna menuju ruang persalinan..
"edward...." panggilnya dengan tangan ingin meraih edward
"aku akan ikut ke dalam.." ucap edward tegas
"tapi tuan --
suster itu tidak jadi menghalangi edward kala dia melihat pria ganteng bertubuh tinggi besar itu manatap nya dengan tatapan mengintimidasi nya..
akhirnya mereka pun mengijinkan edward menemani luna..
"ssshh...edward .." edward terus mengenggam tangan luna sembari menghapus keringat yang menganak di pelipis wanitanya itu
hatinya tidak tega melihat luna merintih kesakitan..
"apa yang sedang kalian lakukan...lakukan sesuatu..!!"
edward kesal karena dari tadi para suster dan dokter bersalin itu hanya menonton luna tanpa melakukan apapun..
"sabar tuan...kita tunggu saat nya..." jawab dokter cantik itu dengan berani..
"cih...!! sabar kau bilang...!! kau tidak lihat...!! istriku kesakitan...!!"
akh...
selain emosian kau ternyata bodoh juga edward...!!
"tapi ini memang prosesnya tuan..."
"proses apa..!!" bentak nya lagi..
dia memberi tatapan memohon pada edward..
akhirnya edward merendahkan emosinya dan duduk kembali di samping luna..
"apa masih sakit..??" tanya edward..
dia mencium kening luna memberi kekuatan lewat sentuhan nya
luna mengangguk namun tersenyum tulus di sana..
"akh...!!" lagi ...
rasa itu kembali lagi..
kini semakin kuat..
"pembukaan penuh...kita lakukan sekarang..."ucap salah satu dokter yang mengecek keadaan luna
semua suster maju mengambil bagian masing masing...
"baiklah nyonya...lakukan dengan perlahan..tarik nafas dan hembuskan..ketika ada dorongan dari dalam ..barulah anda boleh mengejan..."
"apa anda mengerti...??" lanjut dokter itu
luna mengangguk dan mengikuti setiap instruksi dari dokter yang membantu nya..
sementara edward...
dia tidak mampu berkata kata melihat perjuangan luna mengeluarkan anak nya..
__ADS_1
hatinya teremas setiap luna mengejan dan seolah kehabisan nafas...
tak lama kemudian..
"oooeekk.....oooeekk...oooeekkk..."
seorang bayi yang masih di lumuri darah di angkat oleh dokter di depan luna..
"selamat nyonya...bayi anda perempuan..."
luna tersenyum...
dia melihat raut wajah edward...
mencari gurat kecewa di sana...
namun..
luna tidak menemukan nya..
dia melihat edward tersenyum dan meneteskan air matanya...
cup...cup...cup...
"i love you luna.."
cup...
"aku berjanji akan membuat mu menjadi wanita terbahagia di dunia..."
cup cup cup...
di ciumi semua permukaa wajah luna,dia tidak mwngindahkan tatapan banyak mata yang ada di sana..
yang dia tau...
dia merasa sangat bersyukur dan senang...
TAMAT....
****
makasih makasih makasih....
atas suport dan dukungan para readers semua ya...
kira kira di lanjut gak nih cerita nya..??
season 2..
bercerita tentang kehidupan selanjutnya edward dan luna setelah anak anak mereka lahir..
dan ...masih tentang papa edward yang semakin mencintai dan posesif pada mama luna..
mohon comen nya ya...
karena ...
comen kalian bener bener jadi penyemangat othor...
mengingat othor belum dapet gajian dari novel toon...
😚pokoke suwun lah...
__ADS_1
salam dari temanggung...