Terpaksa Menikah Dengan Presedir

Terpaksa Menikah Dengan Presedir
hidup yang berwarna


__ADS_3

hari demi hari pun berlalu...


kini hidup edward benar benar berwarna,dulu dia menjalani hidupnya hanya untuk bekerja bekerja dan bekerja...


menjaga apa yang telah ayahnya tinggalkan untuk nya...


tidak pernah memikirkan cinta apa lagi wanita...


tidak pernah terlintas sedikit pun...


"aku berangkat...hati hati di rumah .."


cup...


edward berpamitan seraya mengecup kening luna...


ya...


itu sudah menjadi kebiasaan baru bagi nya...


dari bangun hingga tidur lagi kini semua sudah ada yang melayani...


dan yang terpenting ... dia selalu merasa terbakar setiap malam...


seperti biasa...


edward berangkat bersama mike...


sekertaris sekaligus asisten pribadinya...


tok...tok..tok...


"tuan..." mike mengetuk pintu ruangan edward sebelum dia masuk...


mengetahui yang datang mike ...edward menjawabnya dengan deheman saja..


dia tetap fòkus pada kertas di depan nya...


"permisi tuan...ini hasil penyelidikan nona luna..."


edward menghentikan kegiatan nya...dia memandang map yang di sodorkan mike...


astaga...


saking berwarnanya hidup edward kini,dia sampai lupa telah menyuruh mike menyelidiki latar belakang luna ...


edward menerimanya dan mulai membacanya...


hingga raut wajah edward yang semula tenang berubah menjadi tegang...


tangan nya terkepal...


"apakah semua ini benar mike...?!!" tanya edward dengan dingin...


"maaf tuan...itulah kebenaran nya...saya bisa bawa saksi mata jika tuan membutuh kan nya..."

__ADS_1


mike berkata dengan sedikit takut,namun dengan keyakinan penuh...


karena dia sendiri lah yang turun tangan menyelidiki itu semua...


ya...


semenjak dia menjadi sekertaris edward,dia semakin tau sepak terjang edward,merasa tidak aman jika dia menyerahkan pekerjaan nya pada bawahan nya,maka dia menjalankan semua perintah tuan nya itu sendiri...


dia ingin masuk semakin dalam ke dalam kehidupan edward...


meskipun dia tau...


ada sekertaris edward yang lain jika menyangkut urusan gelap edward...


namun mike tetap berusaha sekuat tenaga agar bisa mendapat kepercayaan lebih dari sang tuan..


edward menyandarkan bahunya dan memijit pelipis nya yang terasa sedikit berdenyut...


dia tidak menyangka...


masa lalu ayah nya yang di kiranya tidak akan menghambat jalan nya,ternyata kini akan sedikit mengusik kebahagiaan yang baru dia dapatkan..


mike masih berdiri di sana menunggu titah dari sang tuan..


dia benar benar ingin ikut andil terjun dalam hidup edward...


dert....dert...


handpone mike berbunyi..


dia merogoh ponsel nya tertera nama satpam di mansion edward..


"maaf tuan...terjadi kegaduhan di dalam mansion...ada yang mengirim paket kepada nona luna,dan setelah menerimanya nona luna histeris.. "jelas mike setelah dia menutup telfon nya


"siapkan mobil..."


edward berdiri dan melangkah dengan langkah lebar nya..


tidak ada raut muka khawatir atau pun panik...


dia tetap seperti biasa.. dingin dan menyeramkan..


walaupun mike tau...sekarang suasana hati edward sedang tidak baik baik saja..


karena bagi edward...


kini luna lebih penting dari segalanya..


mike menggelengkan kepalanya..


sungguh hebat tuan nya itu bisa menyembunyikan segala perasaan nya...


edward mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi,wajar...


hatinya sedang panik...

__ADS_1


namun...


tidak ada sedikit pun wajahnya menyiratkan perasaan nya...


dia tetap berwajah dingin dan terlihat tenang...


begitu edward sampai mansion terlihat satu satpam dan satu pelayan wanita sedang menunduk ketakutan...


edward melayangkan pandangan nya ke segala arah...


barang barang dan beling dari pecahan vas berserak di mana mana...


dia tau...trauma luna kembali kambuh...


namun ini terbilang cukup parah...


terkadang luna memang kambuh namun efeknya tidak sampai seperti ini...


apa yang menyebabkan luna hingga sampai seperti ini..?


"dimana dia...??" suara bariton edward terasa menyeramkan..


mengagetkan dua orang yang sedang sangat tegang..


"no..nona ada di kamar tuan...dia..dia..terjatuh dan..pingsan.." jawab pelayan itu dengan suara terbata..


sungguh dia merasa sangat takut ..


bahkan tangan nya pun sudah gemetar ..


edward melayangkan tatapan tajam nya..


rahang nya bergemeletuk...


andai dia bukan wanita...


edward sudah tembak kepala nya sekarang juga..


edward berlari menuju kemarnya,dan melihat tubuh wanita yang sangat dia cintai sedang tergolek tak berdaya...


dia maju dan duduk di samping luna..


dia amati wajah yang terlihat sangat cemas itu...


"huhft...."


edward membuang nafas nya kasar...dia mengepalkan tangan nya ketika melihat kening luna yang lebam..


sungguh dia tidak akan mengampuni orang yang telah membuat wanita nya seperti ini..


luna melengguh dan membuka matanya ..


greb...


"edward....hiks...hiks..."

__ADS_1


jangan lupa...klik like comen vote...


😚😚😚


__ADS_2