Terpaksa Menikah Dengan Presedir

Terpaksa Menikah Dengan Presedir
histeris


__ADS_3

edward terus mondar mandir di depan ruang IGD,wajahnya penuh dengan kecemasan,


"mike..bongkar semua bathup dalam mansion,q tidak ingin ada satupun bathup di dalam kamar mandi..!!"


tut.....


edward mematikan panggilan sepihak..


sementara mike semakin heran dengan tuan nya itu,semakin hari tingkah nya semakin menjadi


dulu edward menyuruh mike memasang cctv di kamar luna ,namun di tengah pengerjaan,dia bing tidak jadi,sekarang menyuruh bathup semua di bongkar,sebenarnya apa yang terjadi dengan edward ?


pagi tadi mike datang menjemput edward,namun dia tidak ada,bahkan pelayan baru nya pun tidak ada,


mike bertanya kepada satpam katanya edward menjalankan mobil dengan tergesa gesa ,jadi dia fikir pasti tuan nya itu ada urusan penting dan mike pun memilih pergi ke kantor


namun kini mike merasa ada yang janggal apalagi tuan nya meminta mike membongkar seluruh bathup di mansion,dia harus menyelidiki semua nya ...


mike pergi ke mansion dan langsung menuju ruang cctv yang terletak di lantai dua


dia memutar ulang cctv kemarin,


"astaga tuan..."mike menggeleng gelengkan kepalanya ketika melihat edward mengendap endap membuka kamar luna di tengah malam..


.


fikiran mike mulai menemui titik terang ...jangan janga...


namun tidak lama dia melihat edward yang membopong tubuh luna masuk ke dalam kamarnya,


"tuan...apa anda sudah gila ...??" mike menghela nafas,dia semakin mengerti situasinya...


apalagi ketika melihat luna yang keluar dengan mengusap air matanya..


"kemungkinan ada dua,tuan melakukan nya dan tanpa izin dan nona marah,atau ....tuan melakukan dengan paksa pada nona luna..dan nona luna....."mike terus bergumam dalam hati,kini dia sedikit tau titik masalahnya..


apa lagi ketika melihat edward dengan cepat membopong tubuh luna yang terlihat basah dan lemas..


namun mike bukanlah orang bodoh ,dia tau ciri ciri wanita yang baru saja mengalami itu pertama kali,jadi kemungkinan besar tuan nya itu belum melakukan apa apa namun dia memanipulasi semuanya,sehingga membuat nona luna frustasi dan mencoba bunuh diri...


*****


"keluarga pasien ...?" dokter keluar dari ruang IGD


"saya suami nya.."jawab edward datar namun jelas kentara jika ada raut khawatir di sana


"beruntung anda membawanya tepat waktu,jadi pasien masih dapat selamat...sebentar lagi pasien akan di pindah ke ruang rawat,tunggulah beberapa saat dan kalian bisa pulang.."


edward menjatuhkan dirinya di kursi mendengar penjelasan dari dokter,dia lega luna baik baik saja...


kini edward sudah duduk di samping brangkar luna yang sudah di pindahkan di ruang vvip


kata suster yang mengantar luna,luna akan segera siuman...


dan benar ...edward mendengar luna melengguh ...


dia sadar...


edward berdiri dan memegang tangan luna...

__ADS_1


edward tersenyum ketika luna mulai membuka mata..


"akkkkhhh....!!! pergi ...!! pergi...!!"


luna berteriak histeris dan menjauhkan tubuhnya dari edward..


"hei...kau kenapa..?"tanya edward bingung..


"pergi...!! pergi...!!" luna terus berteriak ,dia menutup tubuhnya dengan selimut..


"akkkkhhh....!!!" luna histeris..dia menjambak jambak rambutnya..


"hei...apa yang kau lakukan ...!!"bentak edward


"tuan..."mike datang membawa dokter yang menangani luna..


dia mengagetkan edward...


ya...dari tadi mike sudah di sana,namun dia tidak berani masuk,tp ketika dia mendengar kegaduhan dari dalam ruangan,dia mengintip dan bergegas pergi memanggil dokter jaga..


dokter itu maju dan luna semakin mengamuk..


dia mencabut selang infusnya secara kasar dan turun dari ranjang..


"akkkhh...!! lepaskan...!!"luna semakin histeris kala dua orang perawat laki laki menengkap dan memegangi tangan nya...


"kau mau apa...!!tolong ...!! jangan bunuh aku ...!!"


luna semakin meronta ketika dia melihat dokter maju mendekatinya membawa alat suntik..


"tolong...jangan....jangan..."luna memohon dengan derai air mata..


namun sang dokter tetap maju dan menyuntik kan cairan penenang itu,tidak menunggu lama,luna sudah terkulai lemas dan di bawa ke brangkarnya lagi...


dan di balas dengan anggukan oleh edward


"baik ...mari ikut saya.."sang dokter melangkah keluar


"jaga dia ...!!"titah edward pada mike


"baik tuan..."jawab mike sembari membungkukkan badan..


dan kini edward sudah duduk di depan dokter yang tadi menangani luna..


"maaf tuan ...apakan pasien memiliki semacam trauma..?"tanya dokter to the poin


edward mengening ...dia tidak tau itu


"begini tuan...mungkin dulu pasien pernah mengalami kejadian mengerikan dalam hidupnya,dan kejadian tempo hari mampu mengingatkan dia akan kenangan buruk itu,maka dari itu ketika pasien siuman,dia histeris ,dan tidak dapat mengendalikan emosinya.."jelas dokter panjang lebar


"sebaiknya biarkan pasien sendiri dahulu,anda bisa memantaunya dari luar,agar ketika pasien sadar dia dapat menata emosinya terlebih dahulu.."saran dokter..


"ya...."jawab edward dingin...


dia merasa dia tau apa yang harus dia lakukan


edward menghampiri mike dan memberi titah pada nya agar dia menyelidiki latar belakang luna lebih lanjut..


dan edward duduk di depan ruangan luna,setia menunggu gadis itu siuman,dan dia akan melihat bagaimana reaksi gadis itu...

__ADS_1


sementara di tempat laìn..


jhustin kembali mengamuk kepada orang suruhan nya ketika memberi kabar luna sedang di rumah sakit,apa lagi ketika dia tau luna mencoba bunuh diri


emosinya membuncah,sejak edward masuk kedalam hidup luna,luna selalu dalam bahaya,


jhustin sudah mencoba beribu cara untuk mengajak luna bertemu,namun nihil ..semua hanya tinggal rencana


"kali ini ...q tidak akan biarkan kau menang lagi bajingan ...!!" jhustin mengeram kesal,dia menusuk foto edward dengan pisau


jhustin bangkit dan bergegas pergi..


****


tak...tak..tak...


suara sepatu menghentak terdengar nyaring di lorong rumah sakit


edward yang sedang memantau luna dari balik pintu pun menoleh...


tangan nya terkepal,giginya bergemeletuk menahan emosi ketika dia melihat jhustin sedang menghampirinya..


"mau apa kau kesini ...!!"tanya edward dingin


"oh ayolah tuan,tadi kebetulan saya lewat sini dan melihat anda...apakah anda sedang menunggu seseorang yang sedang sakit ..?"


jhustin pura pura tidak tau,


"bukan urusan mu....sebaiknya kau pergi dari sini..."


ya...beginilah edward...dia tidak akan segan segan kepada siapapun,sekali dia merasa terganggu,dia akan melayangkan tatapan dan ucapan dingin nya kepada lawan nya...


sekalipun itu adalah phatner bisnis nya


ceklek....


suara pintu di buka dari dalam membuyarkan suasana tegang antara edward dan jhustin


luna keluar,tampak dia memegangi pergelangan tangan nya yang mengeluarkan darah akibat sudah dua kali dia mencabut jarum infus secara paksa


"hei..kau mau kemana...?"tanya edward lembut,dia mencoba mencekal tangan luna tapi di tepis lembut oleh nya


"luna...?" jhustin pura pura terkejut..


luna menengok,dia tidak menyadari jika ada jhustin di sana


mata luna mulai berkaca kaca...


dia tidak ingin jhustin tau keadaan nya...


bagaimana pun juga,hanya jhustin yang selalu peduli padanya


luna menghampiri jhustin dan


hap...


dia memeluk jhustin...


jhustin membalas pelukan luna dan memandang edward dengan tatapan mengejek..

__ADS_1


emosi edward semakin menjadi,seperti ada bara api yang sedang membakar hatinya..


bug....!!!!


__ADS_2