Terpaksa Menikah Dengan Tuan Muda Buta

Terpaksa Menikah Dengan Tuan Muda Buta
Kebenaran


__ADS_3

George yang sedang menikmati makan siang dengan Diana teringat akan adiknya Gadis,dia ingin sekali memberitahu kabar yang di dapatkannya kepada Adiknya tersebut.


Namun sebelum dia melakukannya George lebih dulu mengetahui kalau ada notif pesan masuk dari Adiknya,dia segera membuka pesan tersebut.


Setelah membukanya senyumnya pun mengembang " Noni mungkin akan senang sekali jika dia dapat bertemu dengan kekasihnya,yang selama ini di rindukannya " gumam George.


" Noni Koko sudah mendapat kabar tentang Gean,besok rencananya Koko dan Diana akan menemuinya di Rumah Sakit "


Gadis yang melihat notif itu segera membalasnya.


" Benarkah Ko,oke aku tunggu kabar selanjutnya "


Gadis seketika meninggikan senyumannya tak lupa dia mengangkat kedua tangannya dan mengusapkannya ke wajah cantiknya.


" Ya Tuhan trima kasih kau bukakan jalan agar aku bisa kembali lagi dengan Gean kekasihku " ucap Gadis di dalam hati.


_________


Rumah Sakit


Kamis yang kesekian kalinya...

__ADS_1


Gean masih sabar dengan keadaannya dia mulai bisa berjalan tanpa alat bantunya,Meli dan Papanya selalu menemani Gean terapi di Rumah Sakit.


Saat Gean di dalam ruangan terapi,Papanya sengaja menemui Dokter yang menangani kesehatan Gean.


" Dokter Harun bisa kita bicara ? " pinta Ardi dengan tatapan mata serius.


" Bisa Tuan silahkan anda berbicara " ucap Dokter Harun dengan sopan.


" Bagaimana keadaan anak saya ? " tanya Ardi dengan cemas.


" Keadaan Gean sudah hampir pulih Tuan,sedikit lagi dia akan bisa berjalan dengan normal " jawab Dokter Harun lagi.


" Maaf Tuan kami belum menemukan donor mata yang cocok untuk Gean " Dokter harun merasa bersalah karna sampai saat ini pihak Rumah Sakit belum memberikan yang terbaik untuk pasiennya.


" Kami berjanji dalam waktu dekat akan segera menemukannya " ucap Dokter Harun lagi dia sangat takut kalau Ardi marah,karna Ardi adalah penyumbang donatur terbesar di Rumah Sakit tersebut.


" Baik saya tunggu kabar baiknya segera " Ardi menekankan kata segera karna tidak mau menunggu lebih lama lagi.


Ketika Ardi sedang berjalan menghampiri Gean tiba - tiba salah satu perawat meneriaki nama Ardi di belakangnya.


" Tuan Ardi,ada yang ingin berjumpa dengan anda " ucap salah satu Perawat.

__ADS_1


" Siapa ? " Ardi mengkerutkan keningnya.


" Ini Tuan " Perawat tersebut menunjuk seorang perempuan dan laki - laki di sebelahnya.


" Maaf Tuan saya mengganggu aktifitas anda " ucap George kepada Ardi dengan sopan.


Ardi mencoba mengingat satu persatu wajah di depannya tapi tidak menemukan jawabannya.


" Maaf anda siapa ya,sepertinya saya tidak mengenal Tuan dan Nona ?! " ucap Ardi masih dengan ketidak tahuannya.


" Kenalkan nama saya George dan wanita ini adalah tunangan saya " jawab George sambil mengulurkan tangannya.


Ardi masih bingung menatap George,dia menjabat tangan George ragu - ragu.


" Maaf Tuan saya adalah Kakak dari Gadis,dia adalah kekasih anak Tuan selama dia tinggal di London " ucap George mencoba memberitahu kebenarannya.


" Tapi anak saya tidak bercerita kalau dia mempunyai kekasih di sana,bahkan Gean baru saja menikah tiga hari yang lalu " fikiran Ardi langsung tertuju kepada Gean yang berada di dalam ruangan terapi,ingin sekali dia langsung menanyai putranya tersebut.


" Kalau begitu bisakah saya bertemu langsung dengan Gean Tuan ? " tanya George penuh harap.


" Baiklah mari ikut dengan saya " Ardi mengajak George dan Diana menuju ruangan terapi.

__ADS_1


__ADS_2