
Hallo All,selamat siang maaf baru bisa update lagi karna ada sedikit kesibukan dan up sempat tertunda beberapa hari terakhir,insyaallah bakal crazy up ya meskipun gk banyak tapi bisa mengobati kerinduan akan Gean dan Meli.
°°°°°°°°
Setelah Gean mengantar istrinya pulang,ia bergegas menghampiri Papanya yang sedang berada di taman belakang rumah.
" Pa.. Papa lagi apa? " Gean berjalan ke arah Ardi dengan membawa roti kesukaan Papanya.
" Papa sedang melihat burung dan ikan yang di pelihara oleh si kembar [ maksutnya Noni dan Nani ],oiya kamu bawa apa itu,dan mana istrimu?? " tanya Ardi yang bingung karna tak mendapati sosok menantunya.
" Meli sedang mandi Pa,katanya dia kepanasan karna terlalu lama di luar rumah. Dan ini Gean bawakan mufin Pa,di makan ya biar Gean buatkan teh untuk Papa " Setelah meletakkan roti di atas meja,Gean bergegas pergi untuk membuatkan teh Papanya.
Pada saat bersamaan Meli keluar dari kamarnya dan berjalan menuju dapur " Sedang apa Mas? " tanya Meli sambil menenggak minuman yang berada di tangannya.
" Buat teh untuk Papa,ayo sayang kita ngobrol bareng sama Papa " Gean mengajak serta istrinya untuk saling mengobrol,karna hari ini memang hari minggu jadi Gean tidak berangkat ke kantor.
°°°°°°°°
Kali ini James melangkah lebih dekat untuk menghancurkan perusahaan dan perdangan senjata ilegalnya,karna anak buah Burhan sudah bergerak menuju markas gudang milik Daniel tentu saja dengan bantuan orang yang di selundupkan ke dalam kantor Daniel sebelumnya.
Sedangkan Renata ia juga sudah mengetahui kode rahasia dari tombol lift antara angka 9 dan 10.
__ADS_1
Flashback on
Sabtu sore Renata beserta karyawan lain bersiap untuk pulang,mereka sibuk mengemas dan membereskan meja masing - masing.
Tapi Renata meninggalkan Tabnya di sana dengan tujuan akan kembali di malam hari,ia sengaja melakukannya karna masih penasaran dengan pintu rahasia menuju gudang rahasia milik Daniel.
Sekitar pukul sebelas malam ia kembali ke kantor,namun sebelum masuk ia di tahan oleh satpam yang berjaga di depan kantor.
" Selamat malam Bu,ada keperluan apa anda kembali ke kantor malam - malam begini? " tanya Satpam tersebut namun tidak menaruh curiga sedikit pun.
" Tab saya ketinggalan Pak,sekalian mau ambil dokumen yang berada di ruangan Pak Daniel. Karna besok ada meeting penting jadi saya harus mengambilnya " jawab Renata dengan datar karna ia tak mau berlama - lama bicara dengan Satpam tersebut.
" Apa mau saya temanin Bu? " tawar satpam,dengan semangat.
Ia juga terlihat memasuki Lift yang akan membawa dirinya menuju lantai 10 di sana memang terdapat ruangan Daniel dan dirinya,namun sesuatu terjadi saat ia memencet angka di antara 9 dan 10.
Renata yang tak sengaja memencet nomor di antara tombol tersebut bingung,karena ada suara nyaring yang mengatakan bahwa ia berada di ruangan rahasia. Renata hampir tak percaya dengan temuannya ini,ia mencoba menunggu lift ini berhenti.
Dan akhirnya pintu lift terbuka.
TING...
__ADS_1
Renata keluar dari lift tersebut dengan hati - hati,ia melihat sisi kanan dan kiri yang gelap dan hanya ada satu lorong yang panjang ke arah dalam ruangan.
" Tempat apa ini kenapa begitu menyeramkan " gumamnya,sesekali ia melihat ke belakang takut kalau ada orang yang melihat.
Setelah mengikuti lorong tersebut agak lama,akhirnya ia melihat setitik cahaya di ujung lorong tersebut. Di sana ada penjaga dan sebuah pintu yang tertutup rapat,Renata menghentikan langkahnya. Mengendap - ngendap mengamati sekitar mereka.
" Jadi di sini tempat itu,sudah lama aku mencarinya akhirnya ku dapatkan juga " Ujar Renata dalam hati.
Ia bergegas kembali menuju ruangan yang akan di tujunya tadi,dengan melepas sepatu flatnya terlebih dahulu lalu berlari ke arah lift.
Tak menunggu lama,Renata kini sudah keluar dari pintu rahasia tersebut dengan memencet tombol di antara angka 9 dan 10 tersebut.
Flasback off.
Burhan yang telah mengetahui tempat itu dari Gean dan James akhirnya menggerebek tempat tersebut,ia mengambil seluruh senjata api dan obat - obatan terlarang tersebut. Setelah itu meringkus semua anak buah Daniel dan membakar gedung tersebut sampai habis tak bersisa.
Sedangkan Renata di bantu oleh Gean untuk mengacaukan perusahaan dengan mengirim berita kepada wartawan, bahwa sebenarnya Daniel sedang menekuni bisnis terlarang demi menaikkan kekayaannya yang berkedok perusahaan bergerak di bidang perdagangan dan industri.
Tentu saja hal yersebut membuat heboh para pengusaha yang lainnya di seluruh Dunia,bahkan banyak pemegang saham menarik saham yang di tanamnya.
Mendengar kabar tersebut tentu saja membuat George yang berada di Bangkok murka,hal yang di rahasiakannya bersama dengan Papi dan adiknya akhirnya terbongkar.
__ADS_1
Lili yang sedang menemani Daniel ke Eropa juga langsung pingsan mendengar perihal yang menimpa keluarganya,ia amat terpukul karena selama ini suaminya bergelut dengan Mafia dunia bawah yang terkenal begitu kejam dan beringas.