
Nani yang sedang dia antar pulang oleh James langsung menemui Kakaknya,ia memeluknya dengan erat.
" Nani kau kenapa ? " Noni begitu kawatir dengan adiknya.
" Tadi aku menceritakan semua kepada James Kak,tentang Kakek dan juga Ibu " ujar Nani sambil terus menangis.
" Lalu !! " tanya Noni.
" James akan membantu kita "
" Baiklah besok kita atur pertemuan dengan James,aku ingin dia menjebak Daniel dan menumbangkannya " Ucap Noni ber api - api.
******
Kantor Daniel.
__ADS_1
Karna Renata dan Daniel tidak ada di tempat,Calista yang berada di kantor pun menjalankan aksinya. Dia menaruh kamera pengintai tepat di atas pintu ruangan Daniel dan tertutup oleh sebuah foto pajangan di sana,dia sedang mengotak - atik labtop miliknya untuk mengetahui letak pintu rahasia lantai 20.
Pintu itu adalah tempat menuju lift rahasia,dan di sanalah para anak buah Daniel dan pabrik senjata serta barang haram lainnya di sembunyikan.
Namun itu semua belum berhasil di temukan,pada saat yang bersamaan Daniel datang bersama dengan Burhan. Terdengar suara tawa seneng mereka memekik di telinga Calista.
" Sepertinya hari ini kau bahagia sekali Bos " gumam Calista,namun di balik itu semua sudah terancang sebuah rencana untuk Daniel.
Akhirnya sampai juga Daniel di depan meja Calista.
" Nona Calista bisa anda masuk ke ruangan kami " ujar Daniel dan langsung di ikuti Calista dari belakang mereka berdua.
" Karna misi kita berdua berhasil,aku ingin menggelar pesta kecil di sini Nona " ujar Daniel dan di sertai tawa kecil yang tak ada habisnya.
" Pesta seperti apa yang Tuan mau,saya akan segera melaksanakan perintah Tuan Daniel " jawab Calista dengan tegas.
__ADS_1
" Bisa kah kau menyewa wanita untukku dan sahabatku Burhan ??,kalau pun itu sulit bagimu bagaimana kalau kau saja yang melayani kita berdua. Kau akan ku bayar sepuluh kali lipat dari gaji yang kau terima sekarang " Daniel berencana melecehkan wanita di depannya.
" Maaf Tuan Daniel yang terhormat,dengan segala ketulusan dan rasa hormat saya,saya tidak bisa melakukan hal tersebut. Dan saya berjanji akan mencarikan wanita penghibur untuk kalian berdua... " belum selesai ia berbicara bodyguard Burhan sudah masuk ke dalam ruangan Daniel dan mengancam Calista dengan pistol tepat di belakang kepalanya.
" Kali ini rencana mereka begitu licik,bahkan aku pun tak sempat berpikir kalau mereka akan berbuat selicik ini. Baiklah aku akan mengikuti rencananya dan mengorbankan diriku,agar aku bisa mengetahui semua rahasia Daniel dan Burhan " suara hati Calista.
" Baiklah Tuan - tuan aku akan melakukan apa yang anda minta tapi dengan satu syarat ?!! " jawab Calista sambil duduk di antara Daniel dan Burhan,kali ini Calista mempunyai ide sangat cerdik.
" Apa syaratnya cantik ?! " Burhan bertanya sambil memegang dagu Calista.
" Jadikan aku wanita simpananmu Tuan Daniel,selain itu kau juga boleh mendekatiku " dia menunjuk ke arah Burhan.
" Wah kau sudah mulai mengelurkan wajah aslimu ya,bahkan kau lebih ****** dari wanita di luaran sana !! " jawab Daniel dengan tertawa penuh cacian terhadap Calista.
" Hanya itu syaratnya,apa Tuan - tuan bersedia " tanya Calista kepada kedua pria tersebut.
__ADS_1
" Oke karna kau sangat cantik dan begitu menggoda aku akan menjadikanmu wanita yang sangat beruntung bisa dekat denganku,Daniel sang pemilik perusahaan terbesar dan juga pabrik senjata yang sangat besar se Negara London " Daniel keceplosan berbicara namun itu tak di hiraukan olehnya,dia sedang asik mencumbui wajah Calista.
Calista yang merasa jijik dengan kedua orang tersebut hanya bisa pasrah demi bisa mendapatkan semua informasi tentang Daniel dan pabrik ilegalnya.