Terpaksa Menikah Dengan Tuan Muda Buta

Terpaksa Menikah Dengan Tuan Muda Buta
Sebuah rencana


__ADS_3

Walaupun Gean dan Meli tau akan kematian Papanya,ia tak begitu saja percaya akan hal itu mereka tetap membawanya ke Rumah Sakit.


Mereka ingin tau penyebab kematian Papanya tersebut,di dalam perjalanan Meli dan Gean terus saja menangis.


Tak lama mobil pun sampai dan dengan segera Gean membawanya ke UGD agar Dokter segera memeriksa Papanya,sekitar lima puluh menit akhirnya Dokter keluar Gean tau apa yang akan di ucapkan oleh Dokter tersebut. Pasti tentang kematian Papanya.


" Dok apa bisa saya membawa jenazah Papa sekarang ? " tanya Meli sambil menangis,dan dalam dekapan Gean.


" Loh siapa yang meninggal ? " tanya Dokter yang menanganinya " Beliau masih hidup dan kesehatannya jauh lebih baik dari sebelumnya " Gean dan Meli tidak mempercayai hal tersebut dan segera berlari menuju ruangan yang di tempati oleh Ardi.


" Pa.. alhamdulillah Papa selamat,ini keajaiban Pa " Meli dan Gean memeluk tubuh renta tersebut.


" Mohon bersabar dan jangan membuat pasien lelah biarkan Papa kalian beristirahat,nanti kalau keadaannya lebih baik lagi saya akan segera memindahkan beliau ke ruang inap " ujar Dokter tersebut dan berlalu pergi.


" Tunggu Dok ada yang ingin saya sampaikan " Gean menahan Dokter tersebut.


" Ada apa,atau anda memerlukan bantuan saya ? " tanya Dokter.

__ADS_1


" Dok tolong rahasiakan kesehatan Papa saya,dan apakah saya boleh membeli mayat dari Rumah Sakit ini ?! " Gean berharap Dokter tersebut mengijinkannya.


" Tapi untuk apa kalian melakukan itu ?? " Dokter tersebut terkejut bahkan memikirkan hal yang tidak - tidak.


" Tolonglah Dok,karna Papa saya mempunyai musuh maklum keluarga kami adalah keluarga pembisnis. Tentu saja banyak di antara mereka yang tidak suka dengan keluarga kami,dan apabila ada berita kematian Papa,mungkin mereka akan bersorak gembira. Saya ingin melakukan penyelidikan kasus saya,jadi tolong bantu saya Dok ?!! " dengan penuh harap Gean sampai memegang kedua tangan Dokter tersebut.


Karna melihat kesungguhan dari mata Gean dan Meli,akhirnya Dokter tersebut berjanji akan membantu mereka merahasiakan hal tersebut. Dan akan mengijinkan mereka untuk membeli mayat dari Rumah Sakit itu.


" Tolong kuburkan mayat ini dengan layak,karna kami tidak mengetahui identitas korban " pesan dokter tersebut.


" Baik Dok,trima kasih atas bantuannya "


Banyak sekali pelayat yang datang memberikan penghormatan terakhir untuk Ardi,bahkan ada pula yang mengirim rangkaian bunga bela sungkawa juga.


Bahkan berita ini sudah sampai di telinga Burhan dan Daniel tentu saja berita itu datang dari anaknya Gadis.


" Burhan akhirnya musuhku mati juga,Ardi telah meninggal dan sebentar lagi Gean dan istrinya yang akan segera ku lenyapkan. Tapi sebelum itu kamu harus membeli saham mereka,agar aku bisa mendapatkan perusahaan Ardi sepenuhnya. Supaya keluargaku makin kaya dan terkenal se antero Dunia,bahkan tidak ada yang berani mengusik kehidupanku sekarang dan nanti " Daniel tertawa bersama Burhan dengan kerasnya.

__ADS_1


Calista yang mendengar obrolan para lelaki jahanam itu segera melaporkan kejadian tersebut kepada Noni,dan berita tersebut membuat Noni harus segera datang ke Indonesia.


*******


Malam itu juga Noni pergi ke Indonesia menggunakan pesawat jetnya sendiri,setelah menempuh perjalanan yang begitu lama akhirnya ia dan adiknya sampai di rumah Ardi.


Saat mereka baru sampai,Gean yang mengetahui kalau sepupunya datang langsung memeluk mereka berdua.


" Bang,benar Om meninggal ? " tanya Noni dengan sedihnya.


" Tidak Noni .. Nani.. " Gean membelai rambut mereka pelan.


" Lalu di mana Om,dan kenapa ini bisa terjadi ?! " tanya mereka berdua serempak,mungkin karna mereka kembar jadi apa yang di pikirkan kepala mereka,sama dengan apa yang akan mereka ucapkan.


Akhirnya Gean menceritakan semuanya kepada Noni dan Nani,dan setelah mendapatkan kejelasan dari Meli dan Gean akhirnya mereka berencana memasukkan seseorang untuk membantunya di kantor.


Dan tentu saja dia adalah Nani yang mereka pilih,ia yang akan memimpin perusahaanku. Kami akan bilang kepada semua media kalau kami mengalami kebangkrutan dan sekarang perusahaan itu menjadi tanggung jawabmu.

__ADS_1


" Kalau memang itu rencana kamu aku setuju Bang,aku akan membantumu bersama Kakakku tentunya " ujar Nani dan akhirnya mendapat kata sepakat dari mereka ber empat.


__ADS_2