
Dua hari di rumah Ibu,tubuh Meli menjadi segar kembali dia yakin sudah sehat sekarang. Di saat dia,Tika dan Ibunya sarapan pagi tiba - tiba Gean datang mengetuk pintu rumah mereka.
Karna semua anggota keluarga terkejut akhirnya Tika yang berinisiatif membukakan pintu.
" Biar aku saja yang buka,kalian lanjut makannya " ucap Tika sambil berlari ke arah pintu,karna pintunya terus saja di ketuk membuat Tika geram.
" Siapa juga yang pagi - pagi udah bikin rusuh " batinnya dalam hati.
Setelah pintu di buka Tika melihat Gean bersama seorang wanita,Tika mengernyitkan dahinya " Siapa wanita ini,kenapa bersama Kak Gean ?? " Dia terus saja memandangi wanita tersebut.
" Kenapa,ada yang aneh dengan penampilanku ?! " ucap Gadis dengan jutek.
Karna masih sibuk melamun Tika di kejutkan dengan suara Gadis lagi.
" Ehemm... ada orang lo di sini,kenapa ada tamu gak di suruh masuk sih !! " Ucap Gadis yang langsung menyelonong masuk sambil menuntun Gean dan anehnya Gean hanya mengikutinya patuh tanpa ada satu kata pun yang keluar dari bibirnya.
__ADS_1
Karna merasa ada yang aneh Ibu dan Meli beranjak dari duduknya dan berjalan menuju ruang tamu,begitu terkejutnya Meli saat yang di lihatnya itu Gadis bersama suaminya.
" Kau !!,kenapa kau kemari ? " tanya Meli sambil membulatkan matanya,ia sangat takut kalau Ibunya mengetahui hubungan Gadis dan Gean.
" Kenapa aku tidak boleh kemari,aku hanya ingin mengatakan kalau kau besok boleh datang ke pernikahan Kak George dan Diana itu saja " Ucap Gadis sambil tersenyum licik.
Hati Meli sungguh lega dengan penuturan Gadis,kalau sampai Gadis mengatakan kalau besok dia juga menikah bisa mati berdiri Meli dan Ibunya.
" Ibu dan Adikmu juga boleh datang " ucap Gadis sambil tersenyum kembali menatap Meli.
" Ibu kenalkan ini adalah Gadis sepupu Mas Gean " Meli sengaja membohongi Ibunya agar Ibunya tidak menaruh curiga.
" Hem,ternyata dia kelemahanmu Mel. Akhirnya aku bisa membalasmu lewat Ibu dan Adikmu " gumam Gadis sambil mencebikkan bibirnya.
" Ohh... benarkah Nak kau sepupu menantuku Gean,kau cantik sekali siapa namamu dan di mana kau tinggal Ibu tak pernah melihatmu di akad nikah Gean dan Meli waktu itu ??! " tanya Ibu sambil menghampiri Gadis dan duduk di sebelahnya.
__ADS_1
" Namaku Gadis,aku tinggal di London dan waktu itu aku gak datang karna tidak ada yang memberi tahuku. Aku tidak tau sebenarnya itu sengaja atau tidak " ucap Gadis dengan angkuhnya.
Ibu merasa jawaban Gadis aneh tapi dia berusaha berfikir positif,mungkin karna pernihannya mendadak jadi banyak pihak keluarga ada yang tertinggal untuk di beri tahu.
Karna sudah capek berbasa basi akhirnya Gadis ijin untuk pulang kepada Meli dan Ibunya.
" Mel besok pagi aku akan menjemputmu " ucap Gean sambil mengambil tangan Meli dan di genggamnya erat.
Meli yang tau maksut Gean hanya menganggukan kepalanya " Aku menunggumu menjemputku besok Mas " kemudian tersenyum kembali.
Gadis yang melihatnya segera menjauhkan tubuh Gean dari tangan Meli, " Ingat ya besok acaranya jam 9 pagi dan ku harap kau tidak datang terlambat " ucapan Gadis sungguh menohok perasaan Meli.
Setelah melihat tamunya pergi Meli langsung berlari ke kamarnya dan menangis sejadi - jadinya di sana,ia bahkan berfikir apakah besok bisa melihat Gean dan Gadis mengucapkan janji suci di hadapan semua orang.
Hati Meli sungguh teriris memikirkannya,ingin rasanya dia mengakhiri hidupnya saja tapi itu tak di lakukan mengingat Ibunya yang sudah renta dan dengan penyakit yang di deritanya.
__ADS_1
Dia terus saja menangis,sampai akhirnya dia kelelahan dan tertidur sampai siang hari.