
Sementara di tempat lain Romi sedang menunggu kedatangan kekasihnya siapa lagi kalau bukan Gadis.
Romi mengikuti Gadis untuk ikut bersamanya ke Indonesia,Gadis tau kalau selama dia berada di Indonesia pasti ada saja masalah yang membuatnya marah. Maka Gadis meminta Romi untuk ikut dengannya.
" Sayang kamu di mana ? " tanya Gadis dalam telponnya. Dia sudah berada di depan Apartemen milik Romi.
" Aku di dalam Sayang,masuk saja karna pintu tidak terkunci. Aku sudah menunggumu " jawab Romi.
Setelah mengakhiri panggilan tersebut Gadis masuk ke dalam Apartement,tapi sebelum dia masuk Gadis mengecek bahwa tidak orang yang mengikuti atau melihatnya berada di sana dengan seorang laki - laki.
Setelah yakin dengan keadaan akhirnya dia tersenyum dan masuk ke dalam Apartement itu untuk menjumpai Romi.
Gadis langsung saja menuju kamar milik Romi di sana terlihat Romi telah menunggunya.
" Sayang kau lama sekali aku sudah menunggumu sejak tadi " Romi menepuk sisi ranjangnya agar Gadis duduk di sebelahnya.
" Kamu benar sekali di Indo Gean memilih untuk bersama dengan Istri pertamanya terus dan aku selalu tersisihkan " Gadis memeluk Romi dengan manjanya.
" Sudah jangan sedih lagi aku di sini bersamamu,tadi sebelum kau ke sini ada orang yang melihatmu tidak ?! " tanya Romi sambil membalas pelukan Gadis.
" Tidak ada yang mengikuti bahkan melihatku Sayang " Gadis melepaskan sejanak pelukannya.
" Selalu berada di sini karna aku memerlukanmu,Meli hamil dan aku ingin merencakan sesuatu agar kehamilannya terganggu " Gadis merencanakan sesuatu.
__ADS_1
" Baiklah aku selalu membantumu tapi dengan satu syarat kau harus menjadi milikku " Romi memberikan segelas wine untuk menemani malam panjangnya untuk kali ini.
" Apa pun akan ku berikan asal kau bisa membantuku " Gadis tersenyum dan menenggak wine yang di berikan Romi kepadanya.
Malam ini kembali Gadis dan Romi melakukan kegiatan olah raga ranjang,tanpa mereka sadari bahwa CCTV yang berada di balik korden itu telah mengintainya.
Ya sebelum Apartement itu di huni,salah satu karyawan yang bekerja untuk Gean telah menyelipkan kamera tersebut di beberapa titik sudut tak lupa mereka juga meletakkan alat penyadap suara juga.
Gean yang berada di rumahnya pun bisa memantau kegiatan Romi dan Gadis di dalam Apartement tersebut tanpa harus mencyduk mereka berdua.
Flasback kepulangan Gadis
Dua hari setelah Gadis mengabarkan kalau Ia akan pulang ke Indonesia,salah satu teman Gean Alexa membuntuti Romi dan Gean yang sedang menghubungi seseorang untuk mencarikan tempat tinggal untuk Romi selama dia di Indonesia.
Jangan panggil Alexa kalau dia tidak bisa meretas telpon Romi dan siapa yang di hubunginya.
Orang itu mengabarkan kepada Alexa kalau ada seseorang yang berasal dari Luar Negeri mencari Apartement,dan setelah mengetahui Apartement yang ingin di beli orang tersebut di perintahkan Alexa untuk menaruh alat sadap dan kamera CCTV.
Tentu saja itu tidak mudah karna orang suruhan Alexa itu harus bisa merayu penjaga Apatement agar mau membuka kamar tersebut.
" Pak bisakah kau membantuku ? " tanya Cessa kepada penjaga tersebut.
" Ada apa Nona? " jawab penjaga tersebut sambil melihat ke arah Cessa.
Cessa memasang wajah menggoda agar si penjaga menuruti kemauannya " Pak aku tertarik pada kamar Apartement ini,bisakah kau membukakannya untukku aku mau melihatnya "
__ADS_1
" Tapi kamar ini sudah ada yang membelinya,Nona " penjaga itu berterus terang.
" Ayo lah Pak aku hanya ingin melihatnya saja sebentar "
" Tidak bisa Nona ini melanggar aturan di sini dan saya bisa di pecat " jawab penjaga tersebut.
Cessa tak kehilangan akal dia membuka tasnya dan memperlihatkan uang berwarna merah sepuluh lembar di dalam sebuah amplop.
" Masih tidak mau nih !! " Cessa memberi penawaran.
" Em,em kalo begitu ikut saya Nona. Saya akan membukakan pintu untuk anda,tapi janji anda cuma melihat isinya kan ?! " ujar penjaga khawatir.
" Memangnya aku ada tampan pencuri,cepat bukakan pintunya dan tunggu aku di luar lima menit hanya lima menit " perintah Cessa.
Akhirnya penjaga tersebut membuka pintu dan meninggalkan Cessa di dalam,dan kesempatan itu di gunakan oleh Cessa dengan cepat dan rapi hampir apa yang di lakukan tak meninggalkan jejak.
Karna merasa waktu yang di berikan habis penjaga kembali masuk ke dalam kamar tersebut,saat itu juga pekerjaan Cessa selesai.
" Maaf Nona waktu anda sudah habis dan silahkan anda keluar karna besok kamar ini akan segera di tempati " ujar penjaga sambil membuka pintu Apartement dengan lebar agar Cessa bisa keluar.
" Iya aku keluar,dan trimakasih atas bantuannya " Cessa pergi sambil menghubungi Alexa.
" Semuanya sudah beres Kak " ucap Cessa setelah sambungan telponnya di terima.
" *Oke Sa trimakasih atas bantuanmu "
__ADS_1
" Iya Kak,kapanpun kau perlu bantuan aku siap membantumu* "
Akhirnya mereka mematikan sambungan telponnya,sedangkan Alexa menghubungi Gean bahwa pekerjaannya sudah di laksanakan.