
Karna hari pernikahan akan di adakan seminggu kemudian Gadis memutuskan untuk tinggal dengan Diana di Jakarta,sedangkan George dan kedua orang tuanya pulang ke tempat tujuan masing- masing.
George tidak dapat meninggalkan pekerjaannya lama - lama,karna dia adalah seorang CEO dan terpaksa Diana sendiri berhenti menjadi Dokter di Hospital Kuala Lumpur dia berniat akan tinggal bersama George di Bangkok.
" Kak Diana bisakah kau menolongku ? " tanya Gadis di sela - sela makan siang mereka.
" Temani aku untuk datang ke rumah Gean " Diana memandang kedua mata Gadis,dia tau ada perasaan rindu di hatinya.
" Kamu yakin,Gean sudah menikah Noni " jawab Diana khawatir.
" Noni gak papa Kak,Noni bisa menerima Gean dengan semua keadaannya " Diana terkejut dengan apa yang di maksut menerima keadaan.
" Maksut kamu apa Non ? " tanya Diana kali ini dia sangat menghawatirkan calon adik iparnya tersebut.
" Aku ingin menikah dengannya Kak,dan aku juga ingin merawatnya. Dan membawa Gean kembali ke pelukanku kembali,aku juga gak papa apabila Gean menjadikanku istri keduanya " ujar Gadis sambil menangis sesenggukan.
" Tapi kamu akan terluka Noni Sayang " Diana memeluk tubuh Gadis dan membelai punggungnya dengan lembut.
__ADS_1
" Selesaikan dulu makananmu,habis itu aku akan mengantarmu ke rumah Gean " jawab Diana berusaha tersenyum kepada Gadis,dia sangat bersedih dengan keputusan yang di ambil oleh Gadis.
Dia berfikir apakah Istrinya Melisa membiarkan suaminya agar menikah kembali,rasanya itu tidak mungkin.
Diana menggelengkan kepalanya pelan sambil menghabiskan sisa makan siangnya.
_______
Rumah kediaman Ardi
Terdengar suara ketukan pintu rumah Ardi,asisten yang sedang berada di dapur langsung berlari ke depan.
" Baik Nona " jawab Bibi asisten rumah tangganya.
Ceklek...
Pintu terbuka dan Meli mempertanyakan siapa yang telah bertamu ke rumahnya.
__ADS_1
" Iya,dengan siapa ya ? " tanya Meli setelah melihat Gadis di depan pintu.
" Aku Gadis dan ini Kakak iparku Diana " jawab Gadis sambil menatap wajah Meli dari atas sampai bawah,di dalam fikirannya " Ohh ini istri Gean,cantik tapi tak semodis diriku " cicitnya dalam hati. Begitu juga dengan pikiran Meli " Emm, ini ternyata wanita yang sangat di cintai suamiku dia sangat cantik dan penampilannya begitu elegan. Aku tidak bisa seperti dia,dia ibarat permata yang indah pasti Gean serasi sekali apa bila bersanding dengannya " gumamnya.
" Siapa yang datang Mel ? " tanya Papa Ardi dengan mencoba melihat karna terhalang oleh tubuh Meli.
" Oiya ini Pa,kekasih Mas Gean yang datang " ucap Meli dan Ardi yang mendengar itu langsung melebarkan kakinya menuju pintu rumahnya.
" Benar kamu kekasih Gean,Gadis ?? " tanya Ardi dengan melihat penuh tanya.
" I iya Om,saya Gadis " jawab Gadis gugup,dia berfikir jadi mereka semua tau akan statusku.
" Masuk dulu,aku ingin bicara kepadamu,Mel tolong panggil Gean kemari " ujar Ardi kepada Meli dan langsung diangguki olehnya.
Meli menahan air matanya dan menuju kamar Gean,dia amat bersedih karna kekasih Gean yang sebenarnya sudah datang dan dia sudah berjanji apa pun yang terjadi untuk kebahagiaan suaminya. Dia rela apa bila Gean menikah kembali dengan wanita kekasih masa lalunya.
" Mas ada Gadis datang " Ucap Meli sambil bergetar menahan air matanya,mendengar ucapan Meli Gean langsung membelalakan matanya.
__ADS_1
" Gadis " Gean terperangah kaget mendengarnya " Apa yang di lakukannya di sini ? " tanyanya kembali.