Terpaksa Menikah Karena Hutang

Terpaksa Menikah Karena Hutang
Bab 24


__ADS_3

" E-eh siapa ya mbak? " Tanya Cahaya ramah.


" Ah aku mantan kekasih Alex " ucap wanita itu.


" M-mantan? "


" Ya salam kenal aku Elyra Ranstono " Ucap Elyra sembari mengulurkan tangan nya.


" Oh kenalin Cahaya " ucap Cahaya yang menjabat tangan Elyra.


" Oh saya sudah tau. Cahaya bukan? " Tanya Elyra yang memotong pembicaraan Cahaya.


" Ck tidak usah sok baik, apa mau mu berbicara dengan istriku? Mau cari masalah?! " Tanya Alex dengan wajah datarnya.


" Mas jangan seperti itu " bisik Cahaya.


" Aku tidak ingin mencari masalah kok, aku cuman cari baju buat dia, " ucap Elyra ssmbari memegang perut nya yang sudah buncit.


" Oh di mana suami mu? Apa kau hamil di luar nikah? " Ucap Alex dengan terkekeh kecil.


" Jangan asal bicara! Saya suaminya " ucap Seorang pria yang bernama Zyan.


Alex menatap pria tampan itu, ia menggunakan jas berwarna biru tua dengan sepasang celana panjang berwarna biru tua. Ia berjalan mendekat ke arah Elyra dengan gaya cool nya.


" sudah cari toko yang tepat? " Tanya Zyan yang langsung merangkul pundak Elyra.


" Udah, tu ada toko sepatu " ucap Elyra dengan nada sok imut nya.


CUP!


" Ayo kita kesana " ucap Zyan yang mengecup pipi mulus Elyra.

__ADS_1


" Ayo sayang " ucap Elyira


Tidak tau ada apa dengan Elyra, ia menjadi lembut setelah menikah padahal dulu ia sangat kasar karena ia dulu pembunuh bayaran.


" Ck apa mereka ingin membuat ku iri? " Batin Alex.


" Baby, ayo kita cari sepatu yang bagus " ucap Alex sembari merangkul tangan Cahaya.


" A-ayo mas " jawab Cahaya.


" Mii!! Ini cepatu nya baduss " Ucap Arlenzo yang menunjuk salah satu sepatu.


" Iya Tuan muda, ini keluaran baru dan limited adicion " Ucap salah satu karyawan wanita.


" Atu ndak nanya " jawab Arlenzo pada karyawan itu dengan wajah datarnya.


" A-aa__ ma-maaf Tuan, " jawab karyawan itu yang langsung menundukkan kepalanya.


" Iyah, pilihan suami saya ini memang bagus muach! " Ucap Elyra yang mengec*p pipi Zyan.


Alex yang melihat hal itu sangat jijik. Ia melihat orang lain bermesraan di hadapan nya, Alex tidak diam ia langsung mendekati Cahaya.


" Baby, kita cari sepatu satu lagi ya, " ucap Alex.


" Iya ayo.Tolong bungkusin sepatu yang di pilih anak saya ya, " pinta Cahaya terhadap karyawan itu.


" Baik buk " jawab pelayan itu


" Jangan panggil saya Bu dong, umur saya masih muda " ucap Cahaya malu di pa-nggil dengan sebutan Bu.


" Ma-maaf bu- eh nyonya " ucap Karyawan itu

__ADS_1


" Mii ayo cepet pilihin " pinta Arlenzo.


" Iya baby mami " ucap Cahaya yang mencubit pipi gemes Arlenzo.


>>>><<<<


Cahaya, Alex dan Arlenzo sudah di mansion Alex. Wakktu sudah menunjukkan pukul 21.12 malam sedangkan Arlenzo sedang di kamar nya,cbegitu juga dengan Alex ia sedang di kamar nya dengan Cahaya yang tengah di kamar mandi.


" Baby apa masih lama di kamar mandi nya? " Tanya Alex yang tengah duduk di atas ranjang dengan celana panjang berwarna hitam dan tidak mengenakan baju.


" Sebentar mas! " Ucap Cahaya.


Cklek


Keluar lah Cahaya yang mengenakan piyama tidur nya dan menampilkan kesan yang indah dengan rambut di gurai dan wajah tanpa make up membuat dirinya tampak cantik.


" Ayo tidur " ucap Alex yang menepuk kasur di samping nya.


Cahaya langsung beranjak ke arah kasur dan membaringkan tubuh nya di samping Alex yang tengah duduk di atas kasur itu.


" Mas Alex gak ikut tidur? " Tanya Cahaya.


" Ini juga mau tidur " ucap Alex yang mematikan lampu kamar itu dan menidurkan badan nya.


Mereka memejamkan mata nya masih masing dengan gaya tidur Cahaya memeluk tubuh kekar milik suaminya Alex, saat mereka tertidur ada seseorang yang mengetuk pintu kamar mewah mereka.


Tok!


Tok!


Tok!

__ADS_1


__ADS_2