
Leo masih setia menunggu Cheona membuka matanya, dia sangat khawatir dengan keadaan Cheona saat ini yang begitu tidak baik-baik saja. Bahkan dia juga benci dengan kenyataan Cheona yang sedang hamil, siapa lagi pelakunya kalau bukan Danny, bisa di pastikan jika lelaki itu tidak akan pernah tanggung jawab dengan kehamilan Cheona. Leo mengepalkan kedua tangannya, andai saja dia bisa menjaga Cheona dari lelaki brengsek itu pasti kejadiannya tidak akan pernah seperti ini.
“Brengsek kau Danny,” umpat Leo dalam hati, jika dia bisa melakukannya maka dia akan memperlakukan Danny dengan buruk namun sayangnya dia bukan siapa-siapa.
Cheona membuka matanya, saat itu juga tatapannya tepat pada manik mata Leo, bahkan lelaki itu tersenyum manis pada Cheona karena telah membuka matanya.
“Cheona, are you okay or maybe I need to call a doctor?” tanya Leo.
Cheona menggelengkan kepalanya, “Tidak usah Leo, aku baik-baik saja. Bagaimana bisa kamu ada di sini dan kenapa aku bisa berada di sini,” ucap Cheona sambil memijat kepalanya karena masih pusing.
“Kamu kelelahan Cheona dan kamu juga terlalu setres, seharusnya kamu jaga dirimu dan janin yang ada diperut kamu dengan baik,” ucap Leo.
__ADS_1
“Thank you Leo sudah perhatian padaaku, dan kamu juga sudah terlalu banyak menolong. Bahkan aku merasa tidak enak padamu,” ucapnya.
Leo hanya mengangguk, bahkan dia sama sekali tidak keberatan, dia ikhlas membantu Cheona. Dia melakukan semuanya karena dia sangat menyayangi Cheona namun cintanya harus bertepuk tangan karena wanita yang ada di depannya mencintai lelaki lain dan bahkan mengandung anaknya, sungguh miris sekali kisah percintaannya.
Saat ini Leo merawat Cheona dengan sepenuh hatinya, bahkan saat ini dengan sabarnya Leo menyuapi Cheona bubur untuk meminum obatnya. Bahkan sesekali Leo juga mengatakan hal-hal yang lucu sehingga membuat Cheona tertawa hingga membuat beban pikiran wanita yang ada di depannya saat ini hilang.
“Leo, sekali lagi aku sangat berterima kasih padamu. Selama ini mungkin aku selalu membuatmu repot atau bahkan yang lainnya. Leo jika tidak ada kamu mungkin aku telah tiada,” ucap Cheona, dia bahkan tersenyum kecut. Akhir-akhir ini dia menjalani hidupnya dengan penuh kesulitan, kisah percintaannya bersama dengan Danny kini menjadi rumit.
Di sisi lain Almeta bersama dengan Danny, mereka sedang menghabiskan waktu mereka di atas ranjang. Almeta memeluk erat Danny, dia tidak mau Danny meninggalkannya, dia sudah nyaman berada di samping Danny. Selama dia sakit Danny yang selalu perhatian dan mengurusnya dengan tulus, Almeta sadar jika Danny juga yang menyakitinya namun Almeta juga tahu jika Danny juga memiliki hati yang tulus.
“Honey, mungkin besok aku akan pergi ke Nice, apa kamu tidak apa-apa?” tanya Danny, tentu saja Danny berbohong, dia akan menemui Cheona dan terpaksa dia melakukan ini.
__ADS_1
“Berapa lama? Apa kamu ada pekerjaan di sana?” tanya Almeta balik.
“Ya, aku tidak bisa memastikannya karena di sana sedang terjadi kekacauan,” ucap Danny.
Almeta sedikit berpikir, sebenarnya dia tidak ingin di tinggalkan akan tetapi dia juga tidak bisa mencegah Danny karena ini menyangkut tentang pekerjaan. “Pergilah, aku di sini akan baik-baik saja. Lagi pula ada Lea yang selalu bersama denganku.”
Danny hanya mengangguk, dia merasa sedikit lega karena Almeta bisa ditinggal dan Almeta juga tida merasa curiga padanya jika sebenarnya dia ing bertemu dengan Cheona. Selama ini dia selalu mengabaikan Cheona, bahkan dia juga tidak tahu keadaan Cheona saat ini apakah baik-baik saja atau sebaliknya. Danny juga sedang memikirkan sesuatu bagaimana dia memberi tahu semua orang jika Cheona menggandung anaknya sedangkan dia sudah menikah dengan Almeta.
“Apa yang sedang kau pikirkan?” tanya Almeta lembut, dia dapat melihat suaminya ini memikirkan sesuatu.
“Tidak,” ucap Danny tersenyum, dia belum siap memberi tahu Almeta di saat Almeta baru saja pulih dari sakitnya. Dia bahkan tidak ingin melihat Almeta seperti dulu yang ketakutan bahkan sering mengamuk padanya, walau kata Reva jika Almeta memang sedang terganggu secara mental namun dia juga yang berusaha membuat Almeta sembuh.
__ADS_1