Terpaksa Menikah Karena Hutang

Terpaksa Menikah Karena Hutang
Bab 41


__ADS_3

Sudah ada satu minggu Danny berada di kota Nice, dia


bahkan belum ada rencana untuk kembali ke apartemen. Dia bahkan beberapa hari


ini sering di telepon oleh Almeta dan dia menjawab jika dia sedang sibuk dan


untuk kembali pulang belum bisa dipastikan dan tentu saja semuanya itu bohong,


hanya saja untuk saat ini memang Danny tidak ingin bertemu dengan Almeta.


Danny yang sedang duduk di balkon dengan menikmati


kopi buatan Cheona dan tangannya yang sedang memegang ipad, dia sedang kerja


dan bahkan dia sedari tadi sangat sibuk. Danny menghandle semua pekerjaan


melalui ipad yang selalu dia bawa, jika pekerjaan itu penting maka dia hanya


akan menyuruh orang kepercayaan atau dia terpaksa akan datang ke kantor karena


dia harus terjun sendiri dan tidak mau apa yang selama dia bangun saat ini


hancur begitu saja.


“Sampai kapan kamu akan sibuk Danny, bahkan kamu


selalu mengabaikanku pagi ini. Padahal hari masih pagi akan tetapi kamu terlalu


sibuk dengan dirimu sendiri dan pekerjaanmu, apa aku tidak sepenting untukmu


Danny?” tanya Cheona yang sudah berada di samping dengan kedua tangannya berada


di depan dada.


 Danny seketika

__ADS_1


menghentikan aktifitasnya dan menoleh ke arah Almeta, dia menghembuskan napas


panjang, “Kenapa? Apa ada terjadi sesuatu, sebelumnya kamu tidak pernah masalah


dengan apa yang aku lakukan Cheona kenapa saat ini kamu begitu mempermasalahkan


semuanya. Apa yang selama ini aku lakukan padamu kurang, bahkan aku selalu


menuruti apa yang kamu inginkan tapi apa, bahkan saat ini kamu sudah mulai


memberontak Cheona.”


“Jelas aku melakukan itu Danny, karena saat ini kamu


sudah berubah dan bahkan kamu lebih mementingkan istri kamu dari pada aku yang


saat ini sedang mengandung anak kamu Danny!” teriak Cheona.


“Plakkk! Diam, sudah cukup Cheona, aku selama ini


selalu sabar tapi kamu selalu melebihi batasan kamu. Jika memang kamu tahu dari


memberikan kamu, tapi sekarang kamu hanya petaka buatku saja,” ucap Danny, bahkan


dia sudah dipenuhi dengan kabut gelap, dia sudah habis kesabarannya.


 Cheona hanya


bisa menangis sambi memegangi pipi yang terasa panas dan perih, apa yang


dilakukan Danny sudah keterlaluan dan untuk saat ini bahkan Danny berubah


menjadi harimau yang ingin segera memakannya. Namun apa yang dia lakukan adalah


kebenaran dan memang seharusnya Danny mempertanggung jawabkan semuanya, mereka

__ADS_1


berdua melakukannya tanpa ada paksaan dan dari awal memang Danny ingin


menikahinya bukan? Namun karena wanita yang bernama Almeta itu datang dan


menikah dengan maka semua impianya hancur begitu saja dan posisinya yang


dianggap sebagai pelakor.


“Kamu benar-benar keterlaluan Danny dan saat ini kamu


berani melakukan kekerasan padaku Danny, kamu memang bukan Danny yang aku kenal


sebelumnya kamu orang lain yang bahkan aku sendiri tidak mengenalmu,” ucap


Cheona, lalu setelah itu Cheona pergi dari hadapan Danny, sedangkan Danny masih


terdiam di tempatnya dia juga masih syok dengan apa yang sudah dia lakukan. Untuk


ke dua kalinya dia melakukan ini pada Cheona dan dia memang benar-benar sudah


kelewat batasnya.


Danny mengusap wajahnya dengan kasar, “Arrgghh! Kamu memang


bodoh Danny, padahal ini semua adalah perbuatan kamu sendiri, andai dari awal


kamu tidak pernah melakukan kebodohan maka kejadiannya tidak akan serumit ini.”


Dari awal memang dirinya yang sudah memutuskan, namun


kenapa kali ini dia bahkan merasa bimbang akan perasaannya. Bahkan dia juga


semakin tidak tega dengan Almeta yang jelas sudah menjadi istri sahnya, akan


tetapi ada Cheona kekasihnya yang sedang menggandung buah hatinya dan dia juga

__ADS_1


tidak bisa menelantarkan Cheona begitu saja atau ini semuanya hanya akan


menjadi boomerang untuknya.


__ADS_2