Terpaksa Menikah Karena Hutang

Terpaksa Menikah Karena Hutang
Bab 53


__ADS_3

Beberapa hari pun berita pernikahan Cheona dan Leo sudah tersebar di berbagai internet. Pernikahan mereka akan diadakan hari ini, pesta pernikahan yang diadakan begitu megah dan menggundang dari banyaknya kalangan atas. Memang baik Cheona atau pun Leo berasal dari keluarga berada, walau begitu Cheona terus berusaha mendapatkan Danny bukan karena harta akan tetapi dia sudah terlalu dalam mencintai Danny.


Saat ini Cheona yang sedang duduk manis dan di make up oleh perias, dia hanya bisa pasrah dan tidak bisa kabur dari pernikahan ini. Semalaman bahkan dia sudah mencoba kabur namun sayangnya Leo tahu dan berakhir dirinya jatuh kepelukan Leo bahkan semalam Leo juga memaksanya untuk berhubungan intim.


“Nona, sangat terlihat cantik,” ucap salah satu wanita.


Cheona hanya bisa tersenyum hambar, entahlah perasaannya hari ini sangat kacau dan bahkan kalau bisa dia ingin mengakhiri hidupnya.

__ADS_1


Banyak tamu undangan sudah hadir dan ingin melihat pengantin wanitanya datang. Saat ini Cheona yang sedang digandeng oleh papanya menuju altar dimana Leo sudah menunggunya. Ingin rasanya menangis namun dia menahannya semampunya. Leo pun meraih tangan Cheona dari papanya. Kini mereka berdua sudah siap mengucapkan janji suci pernikahan.


Antara banyaknya tamu undangan, di sanalah ada Danny dan Almeta. Ya, secara langsung mereka mendapatkan undangan dari orang tua Leo dan Cheona. Itu adalah salah satu kehormatan Danny pada mereka, sebenarnya dia tidak ingin datang. Danny yang sedari tadi memeluk pinggang Almeta begitu posesif.


“Cheona, sangat cantik,” puji Almeta dimana tatapan matanya tertuju pada Leo dan Cheona yang sedang mengucapkan janji suci pernikahan.


“Kamu lebih cantik dan menggoda,” bisik Danny, bahkan dia juga mencium leher Almeta yang membuatnya kegelian.

__ADS_1


Danny hanya bisa tersenyum, entah kenapa dia lebih suka jahil pada istrinya sekarang. Bahkan dia juga tidak ingin kehilangan Almeta atau bahkan membuat istrinya sedih.


Setelah Danny dan Almeta memberikan selamat kepada pasangan penggantin. Mereka langsung kembali pulang ke rumah Papa dan Mama, Danny. Malam ini mereka ingin menginap karena pulang ke rumah mereka terlalu jauh dan hari juga sudah semakin malam.


“Aku harap dengan Cheona menikah dengan Leo, dia tidak akan pernah menganggu kita,” ucap Almeta.


“Ya, aku harap juga begitu honey,” ucap Danny, dia juga mencium punggung tangan Almeta dengan lembut.

__ADS_1


Almeta berharap jika ini adalah akhir dari semuanya, dan seterusnya dia akan hidup bahagia bersama dengan Danny. Almeta juga selalu berdoa pada tuhan agar dirinya dan Danny segera memiliki anak. Bahkan Almeta juga mengajak Danny untuk program hamil, sebenarnya Danny juga tidak mempermasalahkan itu semua. Mereka punya anak atau tidak bagi Danny sama saja karena yang terpenting dia bisa hidup bersama dengan dirinya selamanya.


Karena sesungguhnya pernikahan itu terjadi karena saling mencintai, menerima kita apa adanya dan saling melengkapi kekurangan satu sama lain. Namun ada sebagian orang menganggap pernikahan itu untuk mendapatkan keturunan dan melanjutkan usaha keluarganya. Jika begitu kenapa dia harus menikah? Kenapa dia tidak tidur dengan wanita lain dan membayar wanita itu nantinya jika sudah melahirkan anaknya. Bukankah anak itu sebuah anugerah yang diberikan oleh tuhan. Lalu kenapa kita sebagai manusia selalu menuntut untuk bisa hamil dan melahirkan, walau sebenarnya kita sudah berusaha namun tuhan punya rencana lain.


__ADS_2