Terpaksa Menikah Karena Hutang

Terpaksa Menikah Karena Hutang
Bab 52


__ADS_3

Pagi harinya Almeta dan Danny pergi bersama untuk liburan. Ya, Danny sengaja mengajak istrinya untuk liburan agar Almeta tidak merasa bosan hanya di apartemen terus. Danny menggandeng erat tangan Almeta, mereka berjalan di tepian pantai sambil bercanda.


“Honey,” panggil Danny.


“Hm,” dehem Almeta menoleh ke arah Danny, dan sejenak menatap wajah tampan milik suaminya itu.


Danny tersenyum dan satu tangannnya mengusap-usap puncak kepala istrinya. “Aku ingin beberapa hari ini menghabiskan waktu bersama denganmu, dan aku harap tidak ada yang menganggu.”


“Aku harap juga begitu, dan aku juga berharap jika nenek sihir itu tidak mengikuti kita,” ucap Almeta, begitu juga dengan Danny. Tentu saja nenek sihir yang Almeta maksud adalah Cheona karena memang wanita itu selalu saja menguntit Danny kemana pun seperti tidak ada pekerjaan lainnya.

__ADS_1


Karena hari sudah menjelang siang Danny mengajak Almeta kembali ke hotel, namun sebelum itu mereka pergi ke restoran lebih dulu untuk makan siang bersama di restoran hotel yang mereka tinggali.


Di lain tempat Cheona sedang kesal karena dia tidak bisa menghubungi Danny, bahkan saat pergi ke apartemen lelaki itu tidak ada yang membukakan pintu sama sekali dan sialnya sampai saat ini nomor handphone Danny tidak aktif sama sekali.


“Argh! Brengsek!” umpat Cheona.


“Buat apa kamu harus marah Cheona, dia bahkan lebih memilih istrinya dibandingkan kamu,” ucap lelaki yang saat ini sudah ada di belakangnya.


Leo menghela napasnya, dia berjalan mendekati Cheona dengan kedua tangannya masuk ke dalam kantong saku celananya. “Sadarlah Cheona, dan jangan pernah berharap kamu akan mendapatkan dia kembali. Dia sudah membencimu Cheona, dia sudah tidak menginginkan kamu kembali.”

__ADS_1


“Aku tidak ingin mendengarkan kamu bicara panjang lebar, lebih baik aku pergi,” ucap Cheona.


Namun saat Cheona baru melangkahkan kakinya pergelangan tangannya sudah dicekal oleh Leo lebih dulu. “Kamu tidak akan pergi Cheona, kamu tetap di sini dan bersamaku. Kamu milikku Cheona bukan milik Danny. Lelaki itu sudah milik wanita lain, ayo kita pergi bersama dan menikah.”


“L-lepaskan aku, Leo. Aku tidak sudi menikah denganmu,” ucap Cheona, bahkan dia juga memberontak agar cekalan Leo terlepas namun sepertinya tidak ada harapan sama sekali bisa terlepas dari cekalan Leo.


“Jangan bodoh Cheona, cukup sudah dengan semua yang aku lakukan. Aku terlalu sabar dan santai menghadapi semua sikapmu, namun ternyata aku salah. Untuk kali ini aku tidak akan melepaskan kamu, kita akan kembali dan menikah,” ucap Leo. Bahkan dia juga menyeret Cheona keluar dari apartemennya. Ya, Leo sudah memesan tiket pesawat untuk kembali ke Hamburg. Leo juga sudah menyiapkan pernikahannya bersama dengan Cheona dan tentu saja orang tua Cheona ikut andil dalam pernikahan anaknya, bahkan Leo sudah sejak lama mendapatkan restu akan tetapi Cheonanya saja yang terus berharap bisa menikah dengan Danny.


Cheona hanya bisa diam dan tidak bisa berbuat banyak, karena hanya percuma saja dia memberontak. Cheona yang duduk di samping Leo hanya diam membisu, bahkan saat Leo bertanya pun Cheona tidak menjawabnya sedikit pun.

__ADS_1


“Cheona, aku harap saat kita nanti tiba di rumah sikapmu akan lebih baik,” ucap Leo, akan tetapi Cheona tentu saja tidak akan pernah mendengarkannya.


Entahlah, sikap yang diambil oleh Leo benar atau tidak yang pasti dia hanya ingin menikah dengan Cheona dan bertanggung jawab atas semuanya. Dia tahu Cheona bahkan melakukan dosa besar dengan mengugurkan anak mereka namun jika nanti mereka kembali memiliki anak maka Leo akan menghalangi Cheona melakukan kesalahan untuk kedua kalinya.


__ADS_2